Showing posts with label #Wwt #Hnr. Show all posts
Showing posts with label #Wwt #Hnr. Show all posts

Friday, November 15, 2013

Labirin kota tua

Sudah dua ratus empat puluh waktu hari sejak pertama ku jejakkan kakiku di kota tua, kau tak pernah memberi senyum padaku. Ku tahu kau marah, waktu itu aku tak datang dimalam paling sakral dalam hidupmu.

Ku bacakan seribu alasan kau tak hiraukan, ku nyanyikan seribu lagu untuk membujukmu kau tak dengarkan, ku bacakan seribu bait puisi untuk luluhkanmu kau tak bergeming. Lalu kubawakan mawar seribu rupa agar terhibur hatimu tapi kau tetap bisu. Begitu besar marahmu padaku.

Labirin kota tua, ku tak menemukan jalan bersua denganmu.

#Wwt


Gadget Minimalis A28

Gadget-ku Cross A28.  Wujud fitur-fitur mewah ponsel pintar dalam sebuah keterbatasan. Menghadirkan sentuhan-sentuhan ponsel mewah dengan dengan spesifikasi yang rendah. fitur-fiturnya cukup high-end, Touch screen, 3G, Dual-SIM, ICS Android. cukup berkelas pada masanya. Lantaran ditopang dengan spesifikasi perangkat keras yang rendah, harus rela berduet dengan berbagai persoalan yang ada. Sering hang, gangguan jaringan 3G, lamban mengirim SMS, lamban dalam beroperasi, gagal loading program, seringnya restart, dll. Sebuah resiko kemewahan yang dihargai murah.

Tuesday, September 10, 2013

Balada mahasiswa tingkat akhir ++

Sdh tahun ke tujuh aku menginjakkan kaki di perguruan tinggi ini, itu artinya nafasku tinggal dua kali tarikan nafas untuk segera bermetamorfosa,. Menjadi kumbang yg terbang, atau kupu2 tanpa sayap. Ya,, keluar begitu saja. Dengan gelar sarjana yg tertinggal dibelakang. Ini pertaruhan terakhir. Tapi terkadang aku merasa tak punya pilihan. Pesimis?, barangkali aku tengah diserang gelombang gelap akut. Dan anehnya aku seperti menikmati proses ini.
Ngampus buatku bukan lagi soal menuntut ilmu, tapi bagaimana caranya bisa lulus normal. Walau akhirnya terpaksa belajar jg. Tapi kalau dipikir2 mahasiswa saat ini memang lebih banyak dituntut lulus lebih cepat, lebih cepat bekerja, lebih cepat menikah setelah dapat kerja, semua serba lebih cepat. Tapi tidak lebih cepat dewasa. Dalam hal ini mungkin aku salah.
Oke,.. apapun itu the fact, aku mahasiswa tingkat akhir dengan berbagai masalah personality yg membingungkan. Less confidence, beban harapan, dan failled love.
You know,. Mungkin kita sangat ingin hidup dengan orang yg kita cintai, tapi perlu diketahui terkadang cinta tak selalu melahirkan kebersamaan. Namun semoga kebersamaan dapat selalu melahirkan cinta.
Well, next will be the last fight. But its not the last choise!
Pilihan terkhirku hanya benar ketika ragaku membeku kehilangan hangatnya. Sepanjang aku menunggu itu terjadi padaku, aku akan tetap berjalan meski dengan pilihan2 yg terkadang menurutku tak banyak.
Lulus, making money, married, making house, being old and die. Oh.. betapa rendahnya tujuan2 duniawi ini.
Aku ingin memiliki kekuatan untuk meyakini tujuan hakiki, hidup dengannya dan memperjuangkannya seperti dalam epik sejarah orang-orang salih. Tapi itu serasa jauh, dari diriku..
WWT (write without thinking). Hope No Body Read.