Showing posts with label cinta qur'an. Show all posts
Showing posts with label cinta qur'an. Show all posts

Sunday, April 17, 2011

aku mencintaimu ibu

Apakah engkau masih teringat ketika ibumu berkisah tentang bagaimana perasaannya ketika kabar bahagia yang telah ia dapatkan, suatu kabar yang seluruh ibu di seluruh penjuru negeri sangat memahami maknanya dengan baik, suatu kabar yang merupakan awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik seorang ibu dan suatu kabar yang sekaligus merupakan secerca harapan besar yang telah dipersiapkan olehnya. Benar, tidak lain kabar tersebut adalah kabar bahwa akan terlahirnya dirimu ke dunia.

Menunggu dirimu yang masih berada di dalam kandungan merupakan sutu kenangan dan kebahagiaan yang tiada batas oleh ibu. Suatu kebahagian yang memadamkan seluruh rasa lelah, letih serta payah dan suatu kenangan indah yang saat ini masih dikenang indah olehnya.

Tahukah engkau saat usiamu di dalam kandungannya telah mencapai 120 hari, yaitu pada saat Allah mengutus malaikat-Nya untuk meniupkan ruh ke dalam jasadmu dan sekaligus menetapkan kebahagiaan serta kesedihanmu ketika berada di dunia dan di akhirat sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Nabi shalallahu ‘alahi wa salam,

إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ.

Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘Alaqoh (segumpal darah) selama itu juga lalu menjadi Mudhghoh (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan untuk menuliskan 4 kata : Rizki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. (H.R. Bukhari dan Muslim).

Wednesday, March 23, 2011

MTQ meningkatkan budaya cinta Qur’an

Allah SWT telah menurunkan risalah kehidupan kepada umat manusia, sebuah risalah yang menjelaskan tatacara hidup yang mulia dan terhormat. Itulah Al Qur’an, yaitu kitab yang mengandung ragam hokum bagi manusia, yang dengannya manusia dapat menemukan makna kebebasan sejati.
Setelah Al Quur’an diturunkan, maka umat manusia memiliki satu kegiatan baru, yaitu mempelajari Al Qur’an. Beragam usaha yang dilakukan untuk mempelajari Al Qur’an sebagagi wujud kecintaannya pada kitabullah itu. Tidak sekedar membacanya saja, tapi juga usaha-usaha yang dipandang perlu untuk menumbuhkan kecintaan pada Al qur’an itu sendiri.

Suatu hari, dikisahkan bahwa rasulullah sangat menyukai bacaan seorang sahabat, karena kemerduan suara yang dimilikinya. Hal ini member I inspirasi kepada umat Islam agar membaca al qur’an dengan suara yang bagus..

Disisi lain, juga satu jenis karya seni lukis yang menampilkan ayat-ayat al qur’an dengan begitu indahnya. Ditelaah kandungannya, menjadi hikmah dan pelajaran bagi manusia, sehingga Al Qur’an bias menjadi penyejuk kalbu, menghidupkan hati yang gersang. Member kabar gembira bagi orang-orang yang beriman.
Satu usaha yang dilakukan untuk menumbuhkan kecintaan umat Islam kepada Al Qur’an adalah Musabaqoh Tilawatil Qur’an. Semoga semakin banyak geliat untuk mendekatkan diri dengan kitabullah ini. Dan menjadi insan yang mulia.

Mari hidup mulia dengan Al Qur’an