| Sumber gambar : galeri.uny.ac.id |
Masjid kampung, memilki jama'ah yang relatif tetap. Orang-orangnya yang beribadah dimasjid kampung adalah mereka yang berdomisili di wilayah tersebut. sehingga daris segi pembinaan sebenarnya memudahkan dalam mencanangkan target-target pembinaan terhadap jama'ah. contoh yang paling real adalah masjid Jogokariyan. Berkembang dan bertumbuh membina jama'ah selama duapuluh-an tahun, dan saat ini bisa kita lihat hasilnya. dikenal sebagai salah satu masjid yang konsisten jumlah jama'ahnya bahkan cenderung meningkat. dari segi fungsi juga semakin berkembang. tidak sekedar tempat ibada mahdhoh semata, tapi bentuk pelayanan yang diberikan juga beragam. mulai persoalan kesahatan, sampai percetakan buku.
Sedangkan Masjid Kampus, jama'ahnya adalah jama'ah yang berganti ganti dalam kurun waktu yang sangat singkat. disamping itu, mereka tidak tetap dalam menggunakan masjid. Sehingga dari segi pembinaan hal ini cukup memberi tantangan yang besar. tetapi disinilah letak keunikannya. menantang. menuntut model pembinaan jama'ah yang cocok dan sesuai dengan karakter masjid kampus. belum lagi karakter jama'ah yang dihadapi juga beragam.