Showing posts with label qurban. Show all posts
Showing posts with label qurban. Show all posts

Saturday, October 4, 2014

Menyikapi Perbedaan hari Raya Qurban.

Seorang ahli ilmu, kalau benar ijtihadnya, dapat dua pahala. Kalau salah Ijtihadnya dapat satu pahala. Keputusan yang diperoleh melalui jalan Musyawarah, Sangat dekat dengan ketakwaan. Meski boleh jadi keputusan itu salah. Lalu bagaimana dengan Keputusan yang dilakukan oleh ahli ilmu melalui musyawarah?.~~
Disebabkan oleh perbedaan waktu antara Indonesia dan Mekkah, menyebabkan perbedaan dalam menentukan waktu Pelaksanaan 'Idul Qurban. Tetapi Perbedaan itu sama-sama dihasilkan melalui jalan Ijtihad. Dengan rasionalisasi hukum yang sama-sama benar.

Saya, termasuk yang 10 Dzulhijahnya tanggal 4 Oktober. Hanya saja kalau dipikir2 ya.. seandainya saya berada pada zaman dimana teknologi belum secanggih sekarang ini, mungkin saya akan Berhari Raya Qurban pada tanggal 5 Oktober. Lho kok bisa? iya soalnya pada saat tanggal 29 Dzulqoidah, menjelang tanggal 1 Dzulhijah bulan ga keliatan. Jadi sesuai petunjuk Nabi, Genapkan jadi 30. sehingga tanggal 10 Dzulhijah bertepatan pada tanggal 5 Oktober. Tapi sekarang teknologi canggih, biisa tahu informasi dari mana saja. Jadi ya.. yang berpuasa pada tanggal 4 Oktober adalah hasil dari ijtihadnya para ilmuwan ('Ulama).

Wednesday, November 7, 2012

Kalam rabu, kakalahan uhud

.::Seri memburu harta karun::.

Rabu (7/11) kalam mujahidin bersama Ust Sholihun, berkesempatan menjawab beberapa pertanyaan dari jama'ah masjid Al Mujahihin UNY.

Kesempatan seperti ini memang jarang terjadi. kurun waktu yang lalu biasanya Ust Sholihun sebemlum masuk materi inti menjawab pertanyaan terlebih dahulu dari jama'ah. tapi karena pertanyaan jama'[ah yang kadang banyak, menyebabkan materi inti tidak optimal disampaikan. Sehingga fokus kajian bebarap waktu terakhir difokuskan pada penyampaian materi. sedangkan pertanyaan ditangguhkan atau ditampung. semoga Allah memberi kesempatan beliau untuk menjawab pertanyaan jama'ah diwaktu yang lain.

Kajian yang dihadiri oleh puluhan peserta ini membahas beberapa poin. Yang pertama adalah perbedaan antara Aqiqah dan Qurban. Ust. Sholihun menjelaskan bahwa keduanya memiliki perbedaan yang mendasar baik dalam kerangka ibadah, maupun pelaksanaannya dilapangan. Aqiqah adalah semacam kewajiban bagi orang tua terhadap anaknya, dan seorang anak sama sekali tidak memiliki kewajiban untuk mengaqiqohi dirinya sendiri, walaupun dimasa lampau orang tuannya tidak mengaqiqohi dirinya. beda dengan qurban, dia adalah perintah yang dikenakan kepada individu. walaupun ada keluarga yang berkurban atas nama dirinya, jika dikesempatan lain telah mampu maka dianjurkan untuk berkurban.