Ada siswa terkena OTT menggunakan HP disekolah. Disita, dicek isinya ekses pornografi. Memprihatinkan.
Sekolah membuat kebijakan melarang siswa membawa HP saat kesekolah. efektifkan kebijakan tersebut?
Diera modern saat ini, kebutuhan manusia terhadap akses informasi begitu tinggi. Gadget banyak dikembangan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pemerintah juga menggenjot program akses informasi melalui jaringan internet hingga ke pelosok-pelosok.
Namun demikian, terjangkaunya Gadget , dan semakin baiknya akses internet ditengah-tengah masyarakat khususnya didaerah pelosok, tidak dibarengi dengan sikap penggunaan alat tersebut secara positif dan membangun.
Beberapa siswa ditemukan menggunakan gadget untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Justru cenderung merugikan. Ada yang menggunakannya hanya untuk menyebarkan informasi yang tidak jelas, menggunakan untuk membuka muatan pornografi, hingga melakukan kejahatan dunia maya.
Showing posts with label artikel. Show all posts
Showing posts with label artikel. Show all posts
Wednesday, October 21, 2015
Tuesday, March 17, 2015
Nongkron Di L'Cost
Dapat undangan makan, Di L'Cost. Jam 8 malam. Hm.. udah lama takmir ga kayak gini. Well, sejak kuputuskan menarik diri dari gegap gempita kegiatan kepondokan, segalanya jadi lebih segar. Tapi yang terakhir dalam pertemuan. Karena esok aku 'good by'.
Review dulu makanannya.
L'Cost, jalan gejayan, masuk jembatan merah, 50 m kanan jalan. Tempatnya luas dan asyik buat nongkrong. Rumah makan spesial makanan laut (seafood). mulai dari udang, kepiting, sampai gurameh dan patin.
Menyelidik list menu satu persatu. Biasalah.. kalau masa traktiran kayak gini prinsip milih makananannya.. mana yang belum pernah dimakan, mana yang paling mahal. hehe..
Jatuh pilihan pada menu Patin Tim bawang, dan sup asparagus ayam, sambel goreng tomat segar, dan minumnya es teh ajalah..
Beberapa teman yang lain total bersebelas, ada yang pesa gurameh, nasi goreng, dan udang. es jeruk dan juz..
Rasanya standardlah.. maksudnya memenuhi standar lidah nak kos, kosan. berapa total biayanya hanya kasir, bendahara dan Tuhan yang tahu... Yang pastinya cukuplah buat kita-kita.
Review dulu makanannya.
L'Cost, jalan gejayan, masuk jembatan merah, 50 m kanan jalan. Tempatnya luas dan asyik buat nongkrong. Rumah makan spesial makanan laut (seafood). mulai dari udang, kepiting, sampai gurameh dan patin.
Menyelidik list menu satu persatu. Biasalah.. kalau masa traktiran kayak gini prinsip milih makananannya.. mana yang belum pernah dimakan, mana yang paling mahal. hehe..
Jatuh pilihan pada menu Patin Tim bawang, dan sup asparagus ayam, sambel goreng tomat segar, dan minumnya es teh ajalah..
Beberapa teman yang lain total bersebelas, ada yang pesa gurameh, nasi goreng, dan udang. es jeruk dan juz..
Rasanya standardlah.. maksudnya memenuhi standar lidah nak kos, kosan. berapa total biayanya hanya kasir, bendahara dan Tuhan yang tahu... Yang pastinya cukuplah buat kita-kita.
Monday, March 16, 2015
Kota yang Kutinggalkan
Dua hari menjelang keberangkatan menuju Rumah. Rumah yang menjadi tempat berlindung, tumbuh dan berkembang pada masa kecil dan remaja dahulu.
Aku pulang, tapi tak membawa kemenangan. Kota ini, tempat yang akan kutinggalkan, Mengalahkanku dalam berbagai pertempuran.
Disini, dimana harapan dan keinginan untuk menapaki impian dan cita-cita kandas. Rintangan, hambatan, persoalan, beban, dan lawan terlalu tangguh untuk kutundukkan. Atau barangkali aku tak punya Bahu yang kokoh untuk mengangkat beban, lengan yang kekar untuk mengalahkan lawan. dan insting yang kuat untuk menjinakkan ganasnya kehidupan.
Kedepan, Entahlah.. Masa depan seperti apa yang akan kudapatkan. Kuserahkan seluruhnya pada pencipta kehidupan.
Kalau kita bertemu lagi waha kota, kuingin kita esok berkawan. Kau dan aku, pada jalur persahabatan.
Aku pulang, tapi tak membawa kemenangan. Kota ini, tempat yang akan kutinggalkan, Mengalahkanku dalam berbagai pertempuran.
Disini, dimana harapan dan keinginan untuk menapaki impian dan cita-cita kandas. Rintangan, hambatan, persoalan, beban, dan lawan terlalu tangguh untuk kutundukkan. Atau barangkali aku tak punya Bahu yang kokoh untuk mengangkat beban, lengan yang kekar untuk mengalahkan lawan. dan insting yang kuat untuk menjinakkan ganasnya kehidupan.
Kedepan, Entahlah.. Masa depan seperti apa yang akan kudapatkan. Kuserahkan seluruhnya pada pencipta kehidupan.
Kalau kita bertemu lagi waha kota, kuingin kita esok berkawan. Kau dan aku, pada jalur persahabatan.
Sunday, December 28, 2014
The Wonderfull Tarbiyah
It's wonderfull, that we know that Tarbeyaa are really wonderfull..Hanya sebuah ungkapan. Tarbiyah adalah satu proses yang tak akan hilang, selama ada jejak keimanan dalam diri seseorang.
Membina seterusnya mengajak manusia mengenal Alloh, meninggikanNya dan berIslam secara benar dengan utuh.
Kalau ada sebuah ungkapan untuk menggambarkan tarbiyah, kurang lebih seperti ini.
"Sedikit sekali orang yang tahu ketika salah seorang Al Akh keluar dari tempat kerjanya pada Kamis sore, tiba-tiba sudah berceramah di Al-Miniya pada saat 'Isya. Di hari Jum'at ia menyampaikan khutbah Jum'at di Manfaluth, Jum'at sorenya kedapatan berceramah di Assyuth, dan setelah Isya' pada hari itu sudah berdakwah di Suhaaj, baru kemudian pulang. Pagi-pagi buta di keesokan harinya ternyata ia sudah berada di tempat kerjanya di Kairo, bahkan mendahului karyawan lainnya. Empat forum dakwah secara beruntun di berbagai kota yang berjauhan bisa dijangkau oleh seorang Al Akh dalam waktu tiga puluh jam, lalu kembali ke tempat semula dengan tenang dan dengan stamina yang prima, seraya memanjatkan puji ke hadirat Allah atas taufiq yang dianugerahkan kepadanya. Tidak ada orang yang bisa merasakannya kecuali mereka yang mendengarnya dan turut dengan langkah-Iangkahnya." (Risalah Pergerakan)-----
Sungguh kerdil diri ini. Menganggap telah berlelah-lelah. Padahal apa yang dilakukan seolah tak lebih dari butiran debu, yang segera terhempas dikala angin berhembus. Dibanding dengan mereka yang memiliki efort dan daya yang dalam 24 jam harinya diisi dengan kebaikan dalam menyeru manusia. Dan dia, seolah dia seperti manusia umumnya.
Terimakasih wonderfull Tarbiyah. Terimakasih Lutfi yang keukuh mengajak..!
Indahnya, Ketika Saatnya Tiba..
"Sah!?...."
"Sah..!" Sambut seluruh tamu undangan.
Selamat berbahagia Rizki Setiawan dan Ife. Menempuh hidup baru dalam ikatan suci pernikahan. Menjadi pelengkap satu dan yang lainnya, saling berbagi cinta, saling berkasih sayang. membelai lembut.
Semoga dari kalian, tercipta keluarga dakwah yang dapat memberi sumbangsih bagi kemenangan dakwah. melahirkan putera-puteri pejuang Islam, yang bergelora untuk menegakkan Dien di muka Bumi ini. menjadikan Islam sebagaimana karakternya yang mulia, rahmatan lil 'alamin..
Teruslah berjuang wahai sahabatku.. setelah ini, separuh hidup yang akan datang, bagimu adalah perjuangan untuk melengkapi risalah Islam.
Ini nasihat dari sahabat diujung jalan. Yang tak terlalu kuat mengikat persahabatan, yang tak pandai memberi tumpangan, yang kurang peka pada kesusahan. Hanya saja dia masih punya setitik cahaya iman, yang darinya terus menumbuhkan harapan. Bahwa kebahagiaan kalian, memantik bahagia dalam sudut hati.
Mencintailah sahabatku, dakilah puncak kebahagiaan. Ciptakan sejuta impian, bersama kekasihmu. itu lho,.. yang disampingmu. (RMD)
And for the last.. This Song is for U. Ife.. Its has nothing to do with the situation in the song. Its Just Youre beautiful in side of my friend. Take care of him, will y..
"You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true."
Saturday, December 13, 2014
Urgensi Pemilwa
Pemilwa sebentar lagi digelar, sebuah ajang tahunan untuk memilih dan mengangkat pemimpin baru organisasi mahasiswa dikampus tertentu.
Layaknya pemilu, Pemilwa menjadikan suara mahasiswa menjadi penentu suksesnya seseorang menduduki jabatan kepemimpinan tertentu. Yang menjadi pemenang dan layak menduduki jabatan kepemimpinan adalah mereka yang meraih suara mayoritas.
Karena penentu keberhasilan adalah suara mayoritas, maka penting bagi peserta pemilwa untuk memetakan strategi meraih dukungan sebesar-besarnya dari mahasiswa.
Layaknya pemilu, Pemilwa menjadikan suara mahasiswa menjadi penentu suksesnya seseorang menduduki jabatan kepemimpinan tertentu. Yang menjadi pemenang dan layak menduduki jabatan kepemimpinan adalah mereka yang meraih suara mayoritas.
Karena penentu keberhasilan adalah suara mayoritas, maka penting bagi peserta pemilwa untuk memetakan strategi meraih dukungan sebesar-besarnya dari mahasiswa.
Monday, November 3, 2014
Tugas Kekholifahan Untuk Jokowi
| gambar : Presiden RI 2014/2019 Ir. H. Joko Widodo |
Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Perkasa atas segala sesuatu.(Q.S 3: 189)
Ayat diatas menegaskan bahwa tidak ada kekuasaan melainkah itu adalah milik Alloh Swt. Namun demikian, Alloh menjadikan bentuk-bentuk pelaksanaan kekuasaan administratif diantara manusia dengan cara memutuskan pada salah seorang diantara mereka untuk menjadi pemimpin. Sebab itulah tujuan manusia diciptakan, selain sebagai seorang hamba yang menyembah hanya kepada Alloh Swt, manusia juga diciptakan sebagai kholifah.
Menurut bahasa, Khalifah (خليفة Khalīfah) merupakan mashdar dari fi’il madhi khalafa , yang berarti : menggantikan atau menempati tempatnya.
Sedangkan dalam pengertian syariah, Khalifah digunakan untuk menyebut orang yang menggantikan Nabi Muhammad SAW (setelah beliau wafat) dalam kepemimpinan Negara Islam.Khalifah juga sering disebut sebagai Amīr al-Mu’minīn (أمير المؤمنين) atau “pemimpin orang yang beriman”.
Ayat diatas menegaskan bahwa tidak ada kekuasaan melainkah itu adalah milik Alloh Swt. Namun demikian, Alloh menjadikan bentuk-bentuk pelaksanaan kekuasaan administratif diantara manusia dengan cara memutuskan pada salah seorang diantara mereka untuk menjadi pemimpin. Sebab itulah tujuan manusia diciptakan, selain sebagai seorang hamba yang menyembah hanya kepada Alloh Swt, manusia juga diciptakan sebagai kholifah.
Menurut bahasa, Khalifah (خليفة Khalīfah) merupakan mashdar dari fi’il madhi khalafa , yang berarti : menggantikan atau menempati tempatnya.
Sedangkan dalam pengertian syariah, Khalifah digunakan untuk menyebut orang yang menggantikan Nabi Muhammad SAW (setelah beliau wafat) dalam kepemimpinan Negara Islam.Khalifah juga sering disebut sebagai Amīr al-Mu’minīn (أمير المؤمنين) atau “pemimpin orang yang beriman”.
Saturday, October 4, 2014
Menyikapi Perbedaan hari Raya Qurban.
Seorang ahli ilmu, kalau benar ijtihadnya, dapat dua pahala. Kalau salah Ijtihadnya dapat satu pahala. Keputusan yang diperoleh melalui jalan Musyawarah, Sangat dekat dengan ketakwaan. Meski boleh jadi keputusan itu salah. Lalu bagaimana dengan Keputusan yang dilakukan oleh ahli ilmu melalui musyawarah?.~~
Disebabkan oleh perbedaan waktu antara Indonesia dan Mekkah, menyebabkan perbedaan dalam menentukan waktu Pelaksanaan 'Idul Qurban. Tetapi Perbedaan itu sama-sama dihasilkan melalui jalan Ijtihad. Dengan rasionalisasi hukum yang sama-sama benar.
Saya, termasuk yang 10 Dzulhijahnya tanggal 4 Oktober. Hanya saja kalau dipikir2 ya.. seandainya saya berada pada zaman dimana teknologi belum secanggih sekarang ini, mungkin saya akan Berhari Raya Qurban pada tanggal 5 Oktober. Lho kok bisa? iya soalnya pada saat tanggal 29 Dzulqoidah, menjelang tanggal 1 Dzulhijah bulan ga keliatan. Jadi sesuai petunjuk Nabi, Genapkan jadi 30. sehingga tanggal 10 Dzulhijah bertepatan pada tanggal 5 Oktober. Tapi sekarang teknologi canggih, biisa tahu informasi dari mana saja. Jadi ya.. yang berpuasa pada tanggal 4 Oktober adalah hasil dari ijtihadnya para ilmuwan ('Ulama).
Disebabkan oleh perbedaan waktu antara Indonesia dan Mekkah, menyebabkan perbedaan dalam menentukan waktu Pelaksanaan 'Idul Qurban. Tetapi Perbedaan itu sama-sama dihasilkan melalui jalan Ijtihad. Dengan rasionalisasi hukum yang sama-sama benar.
Saya, termasuk yang 10 Dzulhijahnya tanggal 4 Oktober. Hanya saja kalau dipikir2 ya.. seandainya saya berada pada zaman dimana teknologi belum secanggih sekarang ini, mungkin saya akan Berhari Raya Qurban pada tanggal 5 Oktober. Lho kok bisa? iya soalnya pada saat tanggal 29 Dzulqoidah, menjelang tanggal 1 Dzulhijah bulan ga keliatan. Jadi sesuai petunjuk Nabi, Genapkan jadi 30. sehingga tanggal 10 Dzulhijah bertepatan pada tanggal 5 Oktober. Tapi sekarang teknologi canggih, biisa tahu informasi dari mana saja. Jadi ya.. yang berpuasa pada tanggal 4 Oktober adalah hasil dari ijtihadnya para ilmuwan ('Ulama).
Monday, July 28, 2014
Pendewasaan diri
Kita dilahirkan ke Dunia sama sekali tak membawa apa-apa, demikian juga ketika mati, tak membawa apa-apa, melainkan apa-apa yang telah ditetapkal oleh Allah sebagai bekal yang layak untuk kita, berdasarkan apa yang telah kita lakukan selama hidup di Dunia.
"Tua itu pasti, tapi dewasa adalah pilihan". Begitu kira-kira yang sering kita dengar. Manusia lahir, tumbuh dewasa, menjadi tua dan mati. adalah Sunnatullah yang tak bisa dibantah. setiap organisme yang ada di Dunia ini mengalami fase yang sama. Lahir, tumbuh dan lalu mati. Kecuali Jin, mereka ditakdirkan hidup selamanya hingga pada saatnya nanti kiamat akan datang. tapi biarlah, mereka tidak masuk dalam pembahasan "organisme" kali ini.
"Tua itu pasti, tapi dewasa adalah pilihan". Begitu kira-kira yang sering kita dengar. Manusia lahir, tumbuh dewasa, menjadi tua dan mati. adalah Sunnatullah yang tak bisa dibantah. setiap organisme yang ada di Dunia ini mengalami fase yang sama. Lahir, tumbuh dan lalu mati. Kecuali Jin, mereka ditakdirkan hidup selamanya hingga pada saatnya nanti kiamat akan datang. tapi biarlah, mereka tidak masuk dalam pembahasan "organisme" kali ini.
Wednesday, May 7, 2014
Islam Ditengah Peradaban Dunia
Saya melihat, perkembangan Dunia Islam saat ini, Islam sedang berada ditengah kekacauan yang besar dan global. Islam dibeberapa belahan Dunia menjadi musuh bersama yang harus diberantas, atau dikontrol keberadaannya.
Tetapi disisi lain, Islam pada akhirnya akan senantiasa menunjukkan sifat alaminya. Menyatu dan berseiringan dengan fitrah manusia. Itulah sebabnya Islam banyak diterima oleh berbagai kalangan diberbagai negara. Ketika manusia semakin dalam mengenali dirinya dan berfikir tentang kejadian alam, maka semakin tipislah sekat yang yang membatasi dirinya dengan Islam. Sehingga banyak kita temui, mualaf-mualaf yang muncul di negara-negara barat adalah para sarjana, Doktor dan Profesor. Mereka dengan ilmunya mampu menguak tabir kebenaran hakiki tentang dirinya, tujuan hidupnya, dan kekuatan besar yang mengatur semesta. Dan mereka temukan kesamaan-kesamaan bukti itu dalam Islam.
Islam dimarginalkan, namun Islam juga menemukan momentum kebangkitannya. Dan kelak ia akan benar-benar menjadi peradaban yang besar sekali lagi. Begitulah keyakinan kita.
Untuk mengakselerasi kebangkitan Islam tersebut, perlu ditetapkan tahapan-tahapan mempersiapkan Ummat, melaksanakan kerja-kerja yang sistematis, serta mengerahkan segala daya upaya untuk meraih tujuan tersebut.
Mencari Netbook yang Cocok
Kalau di hitung, berarti ini kali ketiga saya akan memiliki Komputer Jinjing. Pertama kali, saya membeli Netbook merek HP, saya lupa seri dan spesifikasinya. Baru beberapa bulan ternyata hilang, saat dibawa kakak magang di Jakarta. yang kedua miniLaptop, Axioo 12'. Second. meski tak baru, tapi nyaman digunakan, karena ukurannya yang tidak besar hingga tidak terlalu berat, tapi juga tidak terlalu kecil jadi sangat mudah dibawa kemana-mana. Kalau yang kedua ini, raib juga. Dibegal saat sepulang kerja. Kebetulan memang waktu itu ada lembur, pulang agak larut malam, ditambah waktu itu hanya mengendarai sepeda. Jadi sangat rentan jadi sasaran begal.
Yang ketiga rencananya saya akan beli Netbook. Karena pertimbangan mobilitas dan Massanya yang tidak terlalu besar. Jadi akan mudah dibawa kemana-mana.Selain itu karena saya tidak terlalu suka yang berat-berat. Kalau bisa seringan mungkin. Tapi berat tidaklah menjadi pertimbangan yang paling utama. Tentu akan jadi masalah kalau asal ringan, tapi ternyata spesifikasinya rendah atau tidak sesuai dengan kebutuhan.
Pada dasarnnya membeli dalam memilih sebuah gadget atau tool, sangat penting untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Akan sangat menyusahkan kalau Netbook yang akan dibeli nantinya ternyata tidak mampu menyesuaikan aktifitas atau memenuhi kebutuhan. Tapi akan sangat sia-sia pula jika Netbook yang akan dibeli nanti ternyata terlampau canggih dari yang kita perlukan, sehingga banya fitur yang justru tidak digunakan dengan baik.
Monday, May 5, 2014
Rame-Rame Nikmati Kemenangan
Alhamdulillah suatu tahapan jihad siyasi telah usai, dalam pertempuran wajar bila mengalami kekalahan, juga terjadi kemenangan. Di suatu wilayah memperoleh kemenangan dan di wilayah lain barangkali ada yang kalah. Namun dalam dua kondisi itu akan selalu menjadikan pribadi muslim senantiasa menjadi pribadi yang baik di hadapan Alloh SWT.
Menghadapi kemenangan seketika itu pula kita bersyukur, sebab Alloh Swt dengan sebab-sebab yang mengiringinya telah memberikan kemangan atas perjuangan ini. Kemenangan itu adalah karunia yang sangat besar. Ketika kemenangan itu hadir, jiwa ini serasa meraih kenikmatan tertinggi usai perjuangan. Namun tak lupa kita beristighfar, sebab hasil kemenangan dalam perjuangan ini adalah Amanah, yang artinya sebuah tanggungjawab.
Menghadapi kekalahan, kita perlu bersabar. Barangkali masih ada celah dan salah bagi diri kita sehingga Alloh Swt menunda kemenangan itu. Kesiapan, perjuangan yang tidak total, kerapian rival atau faktor lain. Namun dengan situasi ini pula kita harus sadar, bahwa Alloh Swt tengan mempersiapkan diri kita untuk kemenangan-kemenangan lain yang lebih besar InsyaAlloh.
Dalam situasi apapun yang kita hadapi menang atau kalah, pada akhirnya kita perlu bersyukur, Sebab hasil akhir yang kita peroleh sebagai sebuah jama'ah, dengan dengan segala kondisinya, kita adalah pemenang. Kita menang atas berbagai persoalan yang mendera kita, kita menang atasu berbagai prediksi para prediktor, kita menang atas himpitan media mainstream yang memojokkan. kita menang dalam membina kader-kader dakwah, kita menang dalam menumbuhkan kesadaran mewujudkan persatuan ummat, kita menangn dalam membuat basis-basis baru masyarakat dakwah. Dan itu, kemenangan itu, kita nikmati bersama.
Semoga Alloh Swt senantiasa memberikan hidayahnya kepada kita, sehingga kita tetap teguh dan sabar dalam menjalankan aktivitas dakwah.
Tuesday, April 29, 2014
Soekarno & Inggit Garnasih
Inggit Garnasih : Kusnoku, kuantar kau ke Gerbang
Ramadhan K.H., Mengisahkan dengan indah perjalanan politik Soekarno dari sudut pandang seornag wanita. Seorang wanita yang merupakan tempat mencurahkan seluruh isi hati dan buah pikiran Soekarno. Gagasan mengenai kemerdakaan Indonesia, serta kesatuan tekad untuk membebaskan diri dari cengkraman kolonialisme dan pendudukan penjajah.
Ramadhan K.H secara apik menampilkan romantisme sebuah keluarga dan kisah cinta yang berliku. Sukarno muda, kuliah di Bandung sebenarnya telah memiliki seorang istri, anak gurunya, seorang yang banyak mempengaruhi pola pemikiran dan semangat perjuangan Sukarno. Salah satu pahlawan nasional, pemimpin Sarekat Ilsam, HOS Tjokroaminoto.
Namun karena terpaut usia psikologis yang besar, Sukarno merasa tak cocok dengan Utari Tjokroaminoto. Waktu itu sukarno telah terlibat dalam pergerakan, serta dalam usaha-usaha meraih kemerdekaan. Ramadhan K.H menuliskan, dalam curhat Sukarno kepada Inggit Garnasih (Ibu Kos), bahwa Utari terlalu kekanak-kanakan, itulah sebabnya Sukarno tak berhasrat kepadanya. Bahkan karena sifatnya tersebut, Utari oleh Sukarno dianggapnya adik.
Saturday, April 12, 2014
Bahagia, kita ciptakan sendiri
![]() |
| Happines is Ours |
Kita menghadapi tahun-tahun yang berat, kita diuji oleh banyak persoalan yang mendera. Dan sangat wajar jika merasakan sakit, sebab kita manusia biasa. Namun, bahwa kita masih dapat me-rasa-kan, itu artinya kita masih memiliki kesempatan untuk terus berjuang, dan memenangkan pertarungan.
Sedih ketika membaca informasi yang beredar digroup Whatsapp. Tentang siswa Sekolah Dasar yang menangis tersedu, ketika melihat perolehan suara PKS sangat kecil oleh lembaga survey ditelevisi. Dan pastinya ini sangat menyesakkan dada setiap kita. Partai dakwah, yang menjadi sarana dakwah siyasi kita, yang selama ini memperjuangkan hak-hak ummat Islam, mencoba menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, serta tempat kita saling bersinergi untuk membangun peradaban yang di ridhoi Alloh Swt.
Tidak hanya televisi, semua media mainstream dinegeri ini selalu mencitrakan negatif partai dakwah ini. Beberapa secara terbuka menyerang dengan tidak adil, menciderai wajah partai ini, dan secara massive mendemarketisasi kebaikan partai dakwah ini.
Wednesday, April 9, 2014
Realitas Politik kita
writing on Mobile:.
Seberapa kuat aturan undang-undang mengikat warganegara? Jawabannya tidak begitu kuat, kecuali hanya kepada warganegara yang lemah, rakyat bawah, wong cilik.
Sedang kaum penguasa dan para pemilik modal seringkali keluar dari ikatan undang-undang. Hukum tak mampu menyentuh mereka, sebab hukum dinegeri ini begitu mudah untuk dibeli.
Wong cilik berbuat salah, tak ada ruang bagi mereka membela diri, sanksi terberat kerap menjadi keadilan bagi mereka.
Sedang yang punya kuasa, seringkali lolos dari jerat hukum. Kalaupun terhukum, hanya yang paling ringan. Sebab keadilan telah dibeli.
Keadilan hukum seperti ini imbas dalam aktivitas politik, politik menjadi sangat menyeramkan, mengerikan. Banyak orang menjadi alergi dan takut politik.
Imbasnya lagi, jika orang sudah takut berpolitik, maka hal ini akan sangat menguntungkan orang-orang yang menjadikan politik sebagai sarana untuk menghancurkan hak-hak kemanusiaan, menodai negara, merusak sistem, dan menghancurkan peradaban.
Kalau sudah seperti ini, jadilah negara mafia. Negara yang menyebabkan malapetaka yang sangat besar ditengah-tengah masyarakat. Kelak hak pertama yamg dicabut adalah kebebasan berpendapat, lalu setelah itu merembet pada pencabutan hak-hak yang lain. Hingga negara akan benar-benar memperbudak rakyatnya sendiri. Kalau rakyat manutan, maka akan sangat mudah bagi mereka mewujudkan tujuan-tujuan destruktif.
Dan saat ini, kita tengah berada dalam situasi politik dimana masih ada partai politik yang peduli pada penegakkan hukum murni, tetapi mendapat tekanan yang sangat tinggi oleh pihak-pihak yang memiliki visi destruktif. Mereka bersaing untuk menjadi pemenang dalam persaingan poltik ini.
Sebab menang adalah tujuan persaingan ini, seringkali dalam prosesnya menghalalkan segala cara. Mulai dari mendemarketisasi lawan politik, hingga melakukan kecurangan dalam Pemilu.
Dan Inilah realitas politik kita.
Seberapa kuat aturan undang-undang mengikat warganegara? Jawabannya tidak begitu kuat, kecuali hanya kepada warganegara yang lemah, rakyat bawah, wong cilik.
Sedang kaum penguasa dan para pemilik modal seringkali keluar dari ikatan undang-undang. Hukum tak mampu menyentuh mereka, sebab hukum dinegeri ini begitu mudah untuk dibeli.
Wong cilik berbuat salah, tak ada ruang bagi mereka membela diri, sanksi terberat kerap menjadi keadilan bagi mereka.
Sedang yang punya kuasa, seringkali lolos dari jerat hukum. Kalaupun terhukum, hanya yang paling ringan. Sebab keadilan telah dibeli.
Keadilan hukum seperti ini imbas dalam aktivitas politik, politik menjadi sangat menyeramkan, mengerikan. Banyak orang menjadi alergi dan takut politik.
Imbasnya lagi, jika orang sudah takut berpolitik, maka hal ini akan sangat menguntungkan orang-orang yang menjadikan politik sebagai sarana untuk menghancurkan hak-hak kemanusiaan, menodai negara, merusak sistem, dan menghancurkan peradaban.
Kalau sudah seperti ini, jadilah negara mafia. Negara yang menyebabkan malapetaka yang sangat besar ditengah-tengah masyarakat. Kelak hak pertama yamg dicabut adalah kebebasan berpendapat, lalu setelah itu merembet pada pencabutan hak-hak yang lain. Hingga negara akan benar-benar memperbudak rakyatnya sendiri. Kalau rakyat manutan, maka akan sangat mudah bagi mereka mewujudkan tujuan-tujuan destruktif.
Dan saat ini, kita tengah berada dalam situasi politik dimana masih ada partai politik yang peduli pada penegakkan hukum murni, tetapi mendapat tekanan yang sangat tinggi oleh pihak-pihak yang memiliki visi destruktif. Mereka bersaing untuk menjadi pemenang dalam persaingan poltik ini.
Sebab menang adalah tujuan persaingan ini, seringkali dalam prosesnya menghalalkan segala cara. Mulai dari mendemarketisasi lawan politik, hingga melakukan kecurangan dalam Pemilu.
Dan Inilah realitas politik kita.
Friday, April 4, 2014
Netralitas dalam Politik?
Dalam UU Pemilu, ada beberapa tempat yang diharamkan bagi partai politik untuk melakukan kampanye, salah satunya adalah institusi pendidikan. sedang dalam Peraturan DIKTI, Partai politik dilarang melakukan aktifitas politik praktis di kampus. Ya, di kampus, dilarang untuk kampanye terbuka dan kegiatan politik praktis. Artinya kampus adalah wilayah netral bagi persaingan partai politik. Tetapi bukan berarti jauh dari dunia politik.
Bahwa kampus merupakan tempat yang netral dari persaingan partai politik, dimaksudkan agar tujuan utama kampus untuk menyelenggarakan aktifitas pendidikan (proses pembelajaran) tidak terganggu. Tidak dikotori oleh kepentingan-kepentingan tertentu, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih kondusif dan terjaga. Sistem pendidikan dirancang dan dilaksanakan tidak untuk mendukung partai tertentu.
Bahwa kampus merupakan tempat yang netral dari persaingan partai politik, dimaksudkan agar tujuan utama kampus untuk menyelenggarakan aktifitas pendidikan (proses pembelajaran) tidak terganggu. Tidak dikotori oleh kepentingan-kepentingan tertentu, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih kondusif dan terjaga. Sistem pendidikan dirancang dan dilaksanakan tidak untuk mendukung partai tertentu.
Monday, November 12, 2012
Jeda, lalu bekerja lagi.
::Kantor Qur'an::.
Hari ini saya memutuskan untuk berkunjung ke kantor itu ba'da dzuhur. lantaran ada sms, yang menanyakan kapan kekantor. "P rama kapan bisa kekantor?". biasanya saya akan membalaskan "iya ibu, siang ini mungkin." tapi kali ini agak berbeda. saya balas dengan singkat saja "ba'da dzuhur, bgmn?". dia jawab Ok.
| Doc. Della |
Kantor itu. ruang itu tak seperti kantor pada umumnya. ya secara fisik ia mirip, mendukung fungsional operasional perkantoran. pada saat tulisan ini ditulis, tampak kesibukan orang-orang ada didalamnya seperti hari-hari biasanya. tapi bukan itu. ini sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. kantor itu, adalah tempat bertemunya hati*.
*yaitu kesadaran untuk menyatukan visi dalam gerakan menghafal Qur'an yang besar.
Meski sadar bagiannya tak besar. tapi kecilnya peran, tetaplah kontribusi yang memberi dampak pada perubahan.
Di kantor ini saya bertemu dengan orang-orang yang luar biasa. yang memberi inspirasi dengan cara yang berbeda. bukan lewat ceramah-ceramah, atau paksaan. mereka memberi inspirasi melalui canda yang terlewati menghiburi diri. Canda mereka adalah inspirasi, tidak menyakiti, lebih banyak menyembuh yang sedang tersakiti, atau menghibur yang sedang galau. tapi tak jarang bikin galau yang lagi konsentrasi.
Tuesday, November 6, 2012
Hibrido transistor, Kelas-kelas pasar
Rupanya tak cukup menganalisis sinyal kecil (baca sinya ac) pada rangkaian transistor. Transistor Efek Medan terurai dalam kusutnya pemaparan yang ringkas padat. bukan karena aku tak paham penjelasan sang guru, tapi ruangan kelas itu lebih layak pasar dari pada tempat belajar. Setiap orang berbisik, berbisik dengan suara yang keras. desibel demi desibel saling berbenturan. menutup celah sistem audio sang guru mengirim longitudinal gelombang suara menuju port mebran telingaku.
Benarkah golongan darah A lebih menykai olahraga yang menekankan daya fokus? sepertinya perkuliahan hari ini perlu di isi oleh mereka-mereka itu. Dan aku rupayan iya bergolongan darah .
Benarkah golongan darah A lebih menykai olahraga yang menekankan daya fokus? sepertinya perkuliahan hari ini perlu di isi oleh mereka-mereka itu. Dan aku rupayan iya bergolongan darah .
Paramater Hibrid, mengapa disebut hibrid, karena ia merupakan campuran dari berbagai notasi satuan listrik.
Subscribe to:
Posts (Atom)







