Wednesday, May 7, 2014
Islam Ditengah Peradaban Dunia
Tuesday, April 29, 2014
Peluang 1,3 % masuk surga.
Hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW. bersabda.
“Orang-orang Yahudi terpecah kedalam 71 atau 72 golongan, demikian juga orang-orang Nasrani, dan umatku akan terbagi kedalam 73 golongan.” HR. Sunan Abu Daud.
Jika ummat Islam akan terbagi menjadi 73 golongan sedang yang selamat hanya satu, itu artimya kit memiliki peluang sebesar 1,3 % untuk menjadi bagian dari golongan yang benar. kecil betul!. Ini jika kita menjalankan seluruh ajaran Islam dalam golongan yang benar itu secara benar dan menyeluruh. Bagaimana jika kita hanya menjalankan sebagian saja, ditambah adanya kemungkinan amal-amal kita yang tidak diterima belum lagi dosa-dosa kita yang lainnya. Peluang masuk surga dalam hitung-hitungan ini sangat kecil.
Pada tahun 2012, jumlah penduduk Bumi sebesar 7,064 miliar, dan setiap orang memiliki kemungkinan masuk surga sebesar 1,3 %. artinya jumlah penghuni surga dari penduduk bumi pada tahun 2012 kemungkinan sangat kecil.
Dalam logika bisnis, siapa rela menginvestasikan hartannya dengan keuntungan sebesar 1,3 %? tak ada.
Hanya orang-orang yang mengerti nilai surga, ia akan menginvestasikan seluruh hidupnya untuk meraih kesenangan abadi itu. Orang-orang beriman tahu bahwa surga adalah balasan yang sangat agung, berisi kenikmatan hidup yang kekal, dengan segala kenyamanan yang tak dapat dirasakan dengan logika akal.
Itulah sebabnya, meski dengan peluang yang kecil, Orang-orang beriman yang berusaha, mengerahkan segala kemampuan dan daya yang dimiliki untuk meraih surga.
Dan tiada surga akan dapat dicapai kecual dengan Islam, dan tiada Islam yang benar kecuali yang sesuai dengan Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. Tanpa menambahkan dan tanpa mengurangi.
Gerhana adalah tanda kekuasaan Alloh SWT.
Hari ini Gerhana Matahari. Satu peristiwa alam dimana matahari, bulan dan Bumi berada pada satu garis sejajar. Bulan yang berada diantara Matahari dan Bumi menyebabkan daerah permukaan bumi yang seharusnya terang disiang hari menjadi gelap. Monday, March 31, 2014
Istiqomah Dalam Berjama'ah
Istiqomah adalah kewajiban bagi seorang muslim. Istiqomahlah bersama dengan orang-orang yang beriman.
Jangan meninggalkan orang-orang yang beriman dalam sebuah jama'ah, sekalipun terkadang mereka menyakitkan.
Dan jangan pula meninggalkan orang-orang yang beriman, lalu menuju kesendirian. Sebab sendiri akan lebih mudah terpeleset dalam kekeliruan.
Ikatlah kebersamaan itu dengan Iman. Lalu bersabarlah bersama mereka, dan berIstiqomahlah.
Bagi kita seorang teman dalam keImanan adalah orang yang akan menjaga kita, mengingatkan kita dari kekhilafan, dan mengajak kita dalam kebaikan, dan juga sebaliknya. Sehingga kecil peluang bagi kita untuk melakukan kesalahan, dan besar peluang bagi kuta untuk berlomba dalam kebaikan.
Kita sedih dengan masa lalu yang auram, dan khawatir dengan masa depan yang belum pasti. Hala ini dapat memunculkan galau dalam hati. Ketika hal tersebut terjadi, obatilah dengan Istiqomah dalam melakukan kebaikan. Kelak amalan-amalan yang terus kita lakukan itu akan menghilangkan rasa sedih dan khawatir dalam hati kita.
Seperti air yang melubangi batu, dengan tetesannya yang berkelanjutan, dapat menciptakan lubang dalam batu.
Demikian halnya kerasnya kehidupan yang kita hadapi di Dunia ini tak akan bertahan ketika kita senantiasa Istiqomah dalam menegakkan dien ini.
Istiqomah Dalam Berjama'ah
Istiqomah adalah kewajiban bagi seorang muslim. Istiqomahlah bersama dengan orang-orang yang beriman.
Jangan meninggalkan orang-orang yang beriman dalam sebuah jama'ah, sekalipun terkadang mereka menyakitkan.
Dan jangan pula meninggalkan orang-orang yang beriman, lalu menuju kesendirian. Sebab sendiri akan lebih mudah terpeleset dalam kekeliruan.
Ikatlah kebersamaan itu dengan Iman. Lalu bersabarlah bersama mereka, dan berIstiqomahlah.
Bagi kita seorang teman dalam keImanan adalah orang yang akan menjaga kita, mengingatkan kita dari kekhilafan, dan mengajak kita dalam kebaikan, dan juga sebaliknya. Sehingga kecil peluang bagi kita untuk melakukan kesalahan, dan besar peluang bagi kuta untuk berlomba dalam kebaikan.
Kita sedih dengan masa lalu yang auram, dan khawatir dengan masa depan yang belum pasti. Hala ini dapat memunculkan galau dalam hati. Ketika hal tersebut terjadi, obatilah dengan Istiqomah dalam melakukan kebaikan. Kelak amalan-amalan yang terus kita lakukan itu akan menghilangkan rasa sedih dan khawatir dalam hati kita.
Seperti air yang melubangi batu, dengan tetesannya yang berkelanjutan, dapat menciptakan lubang dalam batu.
Demikian halnya kerasnya kehidupan yang kita hadapi di Dunia ini tak akan bertahan ketika kita senantiasa Istiqomah dalam menegakkan dien ini.
Thursday, March 27, 2014
Manifestasi amal terbaik
Amalan terbaik adalah amalan yg dilaksanakan menurut tata cara dan etika yang diajarkan Oleh Rasulullah Saw. Dalam melakukan suatu amal perbuatan, penting bagi kita untuk meniru Rasulullah Saw. Seperti misalnya ketika kita melaksanakan Sholat, maka Rasulullah memerintahkan kita untuk menikuti beliau.
"Shollu kama roaitumuni Usholli"
Sholatlah kamu sebagaimana kamu melhatku sholat.
Begitu juga dengan amal-amal yang lain, penting bagi kita untuk menyempurnakan syarat, rukun dan etikanya sesuai syari'at Islam.
Namun menyempurnakan amalan secara fisik saja tentu belumlah cukup. Ada aspek lain yang perlu diperhatikan selain menyempurnakan aspek fisik. Yaitu perkara diterimanya amal ileh Alloh Swt. Keikhlasan.
Ikhlasnya amal, di awali dengan niat yang benar. Niat semata karena Alloh swt. Menjaganya dari sifat riya', sombong, dan keinginan untuk di puji.
Semoga Alloh Swt menerima amal-amal yang kita lakukan.