Friday, August 8, 2008

Kau yang Cantik




coba saja cermin pun akan bicara

akan menjawab "kau"

terang saja semua takkan berbeda

kecantikan yang tulus tangkas,

dengan kekuatan yang mengelabui


sajak pengembara takkan mampu

bukan karena cinta tapi cantikmu memikat


untukmu

wahai dara kelancangan ini ku ciptakan

jangan kutuk aku karena itu

satu waktu

terakhir kali kan kudengungkan kembali suara dendangku
walau setetes embun tak lagi jatuh untuk mu
bahkan tuan tak lagi bangun untuk menuah

di kejauhan aku bukan lelah tapi
namun hanya kebiungunngan yang mampir
dari kejauhan aku bimbang dan lagi aku salah

mungkinkah akan ada
jiwa yang selalu tenang dalam sentuhan hakiki
mungkinkah ada jiwa yang selalu hilang
mungkinkah ada jiwa yang selalu bangkit

kini tak algi aku
bersuara dari kejauhan
takut akan derita
berani menantang meski mengorbankan seribu nyawa

Tuesday, June 24, 2008

wanita dan aku

ahaiii...
aku bernyanyi sendiri
menikmatinya sendiri
menambatkan layangku atas lemahnya aku
karena wanitaku..

aku dan jaring kehidupan meski hilang
wanitaku membcakan gaun tidur untuku
tak lagi ada cerita yang sama dan sayu

satu-satunya wanitaku
yang jauh menjamah dalam kesadaran gilakui
aku tahu Ia, Tuhan jadikan aku mencintai wanitaku

Terakhir Kali, Melihat Bulan

berimbuh dengan pualam malam
berdenyut jantung dengan keluarga dari rutan
tak pernah aku merasa jauh dari kehidupan
saat hidup rupanya tak lagi mau menghidupiku

aku coba berlari dan menjauh
aku untuk terlelap dan mati
namun terasa hangat masih dalam pelukanmu
segar bait puisi yang kau lantunkan

ingin ku berucap
jauhkan aku dari liar cintamu
terhimpit aku, sesak
terjatuh aku, dalam

terakhir kali melihat bulan

berimbuh dengan pualam malam
berdenytu jantung dengan keluarga dari rutan
anak kua berlari-larian
bersedu-seduan

bertanya akan keelokan purnama
temaram dalam keheningan yang tak surut walau bebas
terindah dalam kehancuran yang melenakan

takan bertanya lagi aku
telah cukup rundukan padi menghadangku dalam kenistaan peluhku
kini aku hilang tak peduli lagi jika harus menyisakan tambung bertuah
kutukanku telah tiba
purnama tak menampakan wajahnya untuku

kubayangkan bulan itu
namun tak lagi ada
dalam hayal, ingatan, ataupun memori
selamta tinggal bulan kutukanku telah tiba

Monday, June 16, 2008

kerang laut

berjibaku dengan ombak dan pesisir yang hilang
mungkin dan mungkin

jauh sangat memilukan nyanyian burung pelatuk tua
bercerita tergagap dan mati
mungkin juga hal ini
sultan yang agung menuai kuasa

dibawah kungkungan zaman yang... herannya takut pada laut
oh..kerang yang malang jauh tak sampai dan dekat tak mampu

terakhir

जौह्कन दरी अप यांग मेंजादी पेंगुकिर सिसक दादा इनी
सुन्ग्गुह्पू अकू यांग सेलालू अदा
तपी अकू यांग अकन मेंघिलंग दरी हिदुप्मु