Sunday, October 26, 2014

Elegi Zaman

Ini zaman penuh ketidak percayaan. Sebagian besar ingin menjadi pemenang dalam sebuah persaingan, yang kita sebuh kehidupan. Ya, hidup adalah tempat kita berlomba, berkompetisi untuk menjadi pemenang. Kalau sebuah perlombaan, tujuannya sama, maka berlomba jadi menyenangkan, sportif dan ksatria.

Tapi, ini zaman, dimana kita berlomba di jalur yang sama tapi tujuannya tidak sama. walaupun finishnya boleh jadi pada garis yang sama.

Orang berkeras menjadi pemenang dengan menghalalkan segala cara. Tak hanya mendopping diri agar jadi kuat, namun menjegal dan meracuni kompetitor, hingga mereka hancur dan tak sanggup berlomba merupakan salah satu jalan.

Inilah kehidupan. Yang "cerdik" yang banyak jadi pemenang. Cerdik menyikut lawan, memanfaatkan kawan. Seolah kompetisi dalam kehidupan ini adalah satu-satunya tempat manusia tinggal.

Ada dua malaikat, kawan, yang mencatat dan merekam amal perbuatan. Mana-mana saja sikap sportif dan curang dalam perlombaan akan menjadi sebab baik-buruknya kehidupan mendatang.



Monday, October 20, 2014

Nisrina, Kebakaran itu, dan Pelajarannya...

Alloh Swt, Mencintai hambanya dengan berbagai bentuk peristiwa yang berikan kepada setiap hambanya. Seorang hamba diberi nikmat, itu adalah tanda cinta Alloh, dan semakin indah jika hamba bersyukur. Juga ketika diberi ujian, musibah, juga tanda cinta Alloh kepada hambaNya, dan semakin indah jika hamba tersebut bersyukur.

Setidaknya kejadian malam ini (Kos Nisrina Kebakaran), memberi pelajaran berharga bagi setiap orang yang dapat mengambil hikmahnya. Tetapi juga hati-hati dalam mengambil kesimpulan atas peristiwa tersebut, apalagi judgment atas sebab-sebab kejadian yang kurang tepat.

Saya dengar dari orang-orang dan warga yang ada disana, ketika membantu proses evakuasi. Dan pesan pendek dari salah seorang kolega. Kira-kira intinya, musibah ini disebabkan karena penghuni kos tidak srawung dengan warga, kurang respek terhadap warga sekitar, tidak unggah-ungguh, tertutup dan tidak membuka diri dengan masyarakat.

Saturday, October 4, 2014

Menyikapi Perbedaan hari Raya Qurban.

Seorang ahli ilmu, kalau benar ijtihadnya, dapat dua pahala. Kalau salah Ijtihadnya dapat satu pahala. Keputusan yang diperoleh melalui jalan Musyawarah, Sangat dekat dengan ketakwaan. Meski boleh jadi keputusan itu salah. Lalu bagaimana dengan Keputusan yang dilakukan oleh ahli ilmu melalui musyawarah?.~~
Disebabkan oleh perbedaan waktu antara Indonesia dan Mekkah, menyebabkan perbedaan dalam menentukan waktu Pelaksanaan 'Idul Qurban. Tetapi Perbedaan itu sama-sama dihasilkan melalui jalan Ijtihad. Dengan rasionalisasi hukum yang sama-sama benar.

Saya, termasuk yang 10 Dzulhijahnya tanggal 4 Oktober. Hanya saja kalau dipikir2 ya.. seandainya saya berada pada zaman dimana teknologi belum secanggih sekarang ini, mungkin saya akan Berhari Raya Qurban pada tanggal 5 Oktober. Lho kok bisa? iya soalnya pada saat tanggal 29 Dzulqoidah, menjelang tanggal 1 Dzulhijah bulan ga keliatan. Jadi sesuai petunjuk Nabi, Genapkan jadi 30. sehingga tanggal 10 Dzulhijah bertepatan pada tanggal 5 Oktober. Tapi sekarang teknologi canggih, biisa tahu informasi dari mana saja. Jadi ya.. yang berpuasa pada tanggal 4 Oktober adalah hasil dari ijtihadnya para ilmuwan ('Ulama).

Monday, September 29, 2014

Cahaya Mata

Sudah rebahan sebenarnya. Raga ini sudah menyentuh media paling nyaman sedunia. lembut nan menenangkan. Lelah juga sudah, seharian mengahadiri beberapa forum diskusi dengan beberapa tema pembicaraan. Hingga membuat tubuh merespon cepat segera tidur.

Sekejap merebahkan badan, menelaah dunia alam bawah sadar. Pejamkan mata namun tak jua lelap. Pikiranku masih tertinggal, pada sosok pemuda yang memliki semangat tinggi lakukan perubahan. pada sorot matanya memancar cahaya obsesi dan semangat yang seolah tak akan padam.

Saturday, August 23, 2014

Simulasi Digital semudah yang kita bayangkan

Ketika pertama kali mendengar? Simulasi Digital pastinya berhubungan dengan materi-materi berkaitan dengan komponen elektronik yang dijalankan secara simulatif, menggunakan software simulasi, semisal EWB, Proteus atau yang lainnya.

Materinya seputar merangkai beberapa komponen kelistrikan lalu diujicobakan secara simulatif. Materi tentang gerbang-gerbang, dan lalu beberapa materi kelistrikan yang lain yang bisa dijalankan menggunakan software tertentu..

Ta..da..! All is miss. Digital Simulation is a lesson that educate student's about how to use an online facilities such as social network, an email, or website, etc. to study, like in the regular class.
so.. its seem like we migrate our phisical class to the online class.

Ofcourse, its surprised me. Coz, i really dont have any idea about what it is. But up till now, when I search the information about it, I found that the digital simulation  class was an amazing class.

Beberapa materi merupakan produk baru, sehingga menarik untuk dikembangkan. Bahkan thanks To Allah, karena aku mengajar mata pelajaran ini, aku bisa ambil data skripsi. Alhamdulillah.

Monday, July 28, 2014

Pendewasaan diri

Kita dilahirkan ke Dunia sama sekali tak membawa apa-apa, demikian juga ketika mati, tak membawa apa-apa, melainkan apa-apa yang telah ditetapkal oleh Allah sebagai bekal yang layak untuk kita, berdasarkan apa yang telah kita lakukan selama hidup di Dunia.

"Tua itu pasti, tapi dewasa adalah pilihan". Begitu kira-kira yang sering kita dengar. Manusia lahir, tumbuh dewasa, menjadi tua dan mati. adalah Sunnatullah yang tak bisa dibantah. setiap organisme yang ada di Dunia ini mengalami fase yang sama. Lahir, tumbuh dan lalu mati. Kecuali Jin, mereka ditakdirkan hidup selamanya hingga pada saatnya nanti kiamat akan datang. tapi biarlah, mereka tidak masuk dalam pembahasan "organisme" kali ini.

Saturday, June 21, 2014

Pilih Pemimpin Yang Kuat & Amanah


Terdapat keterangan yang bagus yang dijelaskan Syaikhul Islam dalam karyanya as-Siyasah as-Syar’iyah tentang kriteria pemimpin yang baik. Beliau menjelaskan,

وينبغي أن يعرف الأصلح في كل منصب فإن الولاية لها ركنان : القوة والأمانة

”Selayaknya untuk diketahui siapakah orang yang paling layak untuk posisi setiap jabatan. Karena kepemimpinan yang ideal, itu memilikidua sifat dasar: kuat (mampu) dan amanah.”

Kemudian beliau menyitir beberapa firman Allah,

إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ

“Sesungguhnya manusia terbaik yang anda tunjuk untuk bekerja adalah orang yang kuat dan amanah.” (QS. Al-Qashas: 26).