Showing posts with label kontemplasi. Show all posts
Showing posts with label kontemplasi. Show all posts

Tuesday, March 26, 2013

Ingat-ingat rumah, memupuk semangat yang mulai pudar

jambu mete di ladang
Coba-coba ingat rumah. Coba-coba menggali motivasi hidup yang kian menghilang. Pasalnya "gagal" seringkali menjadi kawan, kawan yang terlampau akrab.

Ini cara untuk rihlah pikir, enteng khayal.. 
Ingat-ingat,...
Ingat. setiap musim jambu mete, ketika bunganya mulai kuncup, pohon dengan bau daun yang khas itu mulai diselimuti warna hijau, merah, dan putih.. Bunga mete. Biasaya itu terjadi dimusim kemarau akhir, angin bertiup lebih kencang dari biasanya. membelai dedaunan, seperti seorang ibu yang mengusap kepala anaknya, bedanya mete mengeluarkan bunga sedang sang anak tertidur pulas.

Kalau musim bunga itu datang, maka kerja sambilanku adalah membersihkan gulma yang memadatai hampir seluruh area lahan jambu mete. Ini kerja tahunan, hanya setahun sekali. karena lahan yang ditanami mete, apalagi metenya sudah besar, maka tidak ada ruang untuk tanaman holtikultura yang lain, karena daun-daun jambu mete lebat menghalangi matahari yang dibutuhkan oelh tumbuhan holtikultura dibawahnya. situ sebabnya kerja ini hanya setahun sekali. karena memang tidak ada tanaman lain selain jambu mete. kecuali ditebang, dan diganti dengan tanaman lain.

Sunday, November 6, 2011

Camar yang tak pernah lupa

bilakah camar pergi dari pagi?
jika terjadi beritahu aku, karena aku tahu dan yakin dia tak akan pergi

camar tak seperti manusia, yang panda menghianati janji Tuhannya
camar tak seperti manusia yang tak pandai mensyukuri nikmat
camar tak seperti manusia yang lautan tak mampu obati dahaganya

camar tahu diri pada janji
janji untk mengingat Tuhannya
janji untuk beribadah pada Tuhannnya
janji untuk kembali pada-Nya
janji untuk selalu hidup karena-Nya

camar berkata pada manusia
"hai manusia ku ingatkan padamu tentang sebuah janji, janji yang telah lama kau ucapkan. bukan pada sesuatu yang lain, melainkan janji yang mulia, janji pada Tuhanmu, janji pada Tuhanku janji pada Tuhan kita semua, janji pada Allah SWT"
"kala itu kau masih dalam kandungan, belum lagi genap anggota tubuhmu lengkap sempurna Allah meniupkan Ruh dan berkata"
"Bukankah aku ini Tuhanmu?" lalu kau menjawab "aku bersaksi bahwa kau adalaha Tuhanku"

kini kembalilah pada janjimu wahai manusia, sembahlah Tuhanmu. dengan cara yang Allah titahkan padamu.
seperti kicauanku di pagi dan petang hari,itu adalah ibadahku pada Tuhanku.