Showing posts with label ramadhan istimewa. Show all posts
Showing posts with label ramadhan istimewa. Show all posts

Sunday, July 1, 2012

Rindu Ramadhan

suatu hari abah dan umi tiba2 menyembelih ayam, aku disuruhnya mencabuti bulu2 ayam itu, higga bersih tak tersisa. Konon katanya jika masih ada bulu2 halus itu tanda kau banyak cakap dalam bekerja. Pleaselah.. Do more talk less…
satu, dua, kali ini tiga ekor ayam dipotongnya.
Tiga adikku yang lain, nampaknya sibuk juga, yusro, ia sibuk dengan sepeda motornya kewarung koh alin, ke warung mbah kiyem, ke warung bu ning,.. berangkat kosong pulang sayur mayor dan bumbu Nampak memenuhi keranjang motor, kali ini ia jadi kurir bumbu.. memang, ia sudah cukup besar, sudah bisa mengendarai motor.. dulu aku yang mengerjakan.
Lalu Fatkhi, Nampak menetes air mata kepipinya… hahaha beruntung punya adik perempuan, ia membantu urusan dapur ibuku, kali ini ia yang mengupas bawangmerah… sudahlah, kalau sibungsu, cukuplah bermain, itu sudah cukp membantu.. karena kalau tidak, maka ia akan sangat merepotkan dengan permintaan yang macam2.

Thursday, June 28, 2012

Meramadhankan dirimu

Bilang kalau kau tak bahagia tentang hadirnya. 
Katakan bila kau tak merindunya.
atau Tak perlu kau mempersiapkan kedatangannya.
maka rugi... seperti ruginya seorang pebisnis, yang meniggalkan peluang terjadinya keuntungan yang sangat besar bagi dirinya.
Ramadhan adalah dimensi waktu, yang memiliki awal dan memiliki akhir, tak akan sama ramadhan kali ini dengan ramadhan tahun kemarin. dan perbedaan itu tidaklah sama untuk semua orang. Pada akhirnya perbedaan itu mengakibatkan munculnya tiga golongan, yang pertama adalah mereka menyia-nyiakan bulan penuh berkah ini, mereka adalah serugi-ruginy pebisnis, karena tidak mealukan amal-amal yang istimewa dibulan ini. Yang kedua adalah mereka yang biasa-biasa saja, tidak ada peningkata. mereka tak untung dan tak rugi. dan yang ketiga adalah mereka yang benar-benar meningkatkan kualitas amalnya dibulan ramadhan. mereka ini yang menjadi pebisnis super untung.
layaknya balap MotoGP. kulitas keuntungan kita dibulan ramadhan ditentukan seberapa jauh menempuh suatu jarak dengan waktu yang telah ditentukan. kalau MotoGp siapa cepat dia menang, kalau Ramadan siapa menempuh jarak terpanjang dia menang. seberapa banyak amal yang dilakukannya maka ia menjadi pemenang ramadhan.
Namun perlu diperhatikan juga, kendaraan yang digunakan untuk berpacu dalam ramadhan. pastikan kondisinya prima. perlu persiapan. bagaimanamungkin kita akan kuat baca Qur'an sepuluh jus perhari, kalau dalam sehari satu jus saja berat dilakukan diluar ramadhan. atau sholat malam, atau sedekah, atau berbuat baik pada orang lain, atau membantu kesulitan orang lain.. pada intinya semua itu perlu untuk dilatih sebelum ramadhan. Latihan denga berpuasa senin kamis ata puasa sunnah lainnya, latihan sholat malamnya ditingkatkan, membiasakan diri untuk tilawah denga jumlah yang sedikit lebih banyak. dan seterusnyalah...
setidaknya berikut ini adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang ramadhan:
1. Mendalami ilmu tentang ramadhan
2. Berpuasa sunnahnya ditingkatkan
3. Tilawahnya ditingkatkan
4. Sholat-sholat Sunnahnya ditegakkan
5. Manajemen waktunya diperbaiki
6. Persiapan fisik, dengan olahraga teratur
7. Biasakan diri dengan memelihara Wudhu
8. Bermuhasabah sebelum tidur
9. Menertibkan adab-adab kehidupan yang sesuai dengan sunnah
10. Tanamkan rasa bahagia untuk menyambu hadirnya
sehingga ketika ramadhan tiba, kendaraan kita benar-benar dalam kondisi prima. siap berpacu, menjadi yang terdepan.
oleh karena itu "ramadhankan dirimu" sebelum ramadhan tiba. sehingga ketika ramadhan tiba kita menjadi jawara.

Monday, August 1, 2011

lalai sebabkan penyakit hati

Kultum pagi hari mujahidin,,

Bagaimana penyakit hati dapat bercokol dalam diri kita? Padahal tidaklah diciptakan manusia itu selain hanya untuk menyembah pada Allah, beribadah dan mengagungkannya.., sejatinya fitrah kita itu adalah satu kondisi diri yang suci lagi bersih dari noda-noda khianat dosa. Namun kenyataanya tidaklah semudah yang kita bayangkan, bahwa fitrah kemanusiaan yang diberikan oleh Allah kepada manusia mudah membawa kita pada kondisi statis penghambaan kepada Allah.
Inilah tabiat manusia, berbeda dengan malaikat yang statis keimanannya atau syetan yang durhaka pada Allah, manusia memiliki tabiat keimanan yang dinamis, jika baik, maka ia lebih baik dari malaikat, jika khianat, maka ia lebih bruk dari Iblis.
Iman yang dinamis ini bukanlah lantas menjadi kelemahan manusia, namun suatu kelebihan yang menguatkan eksistensi manusia sebagai mahluk yang sempurna,. Adakah didunia ini kesempurnaan yang lahir tanpa optimalisasi? Rumah misalnya, tidaklah dianggap sempurna jika tidak ada proses panjang rancang bangun desain dan pembangunannya. Atau atelit, tidaklah sampai pada kesempurnaan fisik yang baik bila tidak ada latihan secara rutin berkala dan meningkat dalam prosesnya.
Maka dengan demikian, adanya manusia dengan tabiatnya yang dinamis, sangat rentan terjerumus ke lembah nista khianat dosa.
Ada banyak penyakit hati yang dapat bercokol dalam hati manusia, dalam kondisi apapun ia dapat menyerang melumpuhkan bagai gempuran balistik.
Namun tidaklah penyakit hati muncul dan bercokol dalam diri manusia jika tidak disebabkan oleh suatu factor. Faktor yang sangat mempengaruhi munculnya penyakit hati adalah kelalaian seseorang dalam mengingat Allah.
Kelalaian membawa seseorang pada tingkat kesadaran diri yang rendah, sehingga imunitas keimanan dalam dirinya sulit untuk menahan datangnya badai penyakit hati ini. Sekuat apapun ia berjuang melawan penyakit hati ini, maka semua itu sia-sia saja jika ia membiarkan dirinya tetap dalam kelalaian…,
Kelalaian pula dapat mendorong seseorang melakukan kebodohan yang besar. Tanpa sadar ia akan berbuat kesalahan yang panjang dan rumit penyelesaiannya. Terlebih jika semua itu berangsur-angsur dibiarkan menjalar, bahaya! Dapat merubah standar normal dalam hidupnya. Tidak ada lagi pembatas antara yang baik dan buruk, salah atau benar, pahala atau dosa. Karena kelalaian telah merubah paradigma tentang kehidupannya.., yang benar menjadi salah dimatanya, dan yang salah menjadi benar bagi dirinya…
Berhati-hatilah terhadap factor yang menyebabkan munculnya penyakit hati..
Bertobat adalah satu sarana yang tepat guna mengikis penyakit hati..
Rasulullah SAW tidak kurang dari 100 kali memohon ampun kepada Allah padahal dia adalah al Ma’shum yang dijanjikan surge oleh Allah SWT.
Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita menjaga hati kita dari kelalaian…, mari memohon ampun pada Allah SWT.

Malam pertama Sholat tarawih, Rektor UNY tekankah pentingnya pendidikan karakter..

Malam pertama Sholat tarawih, Rektor UNY tekankah pentingnya pendidikan karakter..

Melaui visi Takwa, mandiri, cendikia, wujudkan kampus yang mendukung terlaksananya upaya-upaya dalam melaksanakan pendidikan karakter.
Begitulah, minggu, 31 Juli bertempat di masjid Al Mujahidin UNY, Prof. Dr. Rocmat Wahab, M.Pd.,Ma. Memberikan tausiyah sekaligus membuka serangkaian Gema Ramadhan di Kampus UNY 1432 H/ 2011M.
Ramadhan kali ini memang Istimewa, selain karena memang Allah menjadikan ramadhan disetiap waktu sebagai karunia terbesar bagi kaum Muslimin, dimana amal ibadah yang dilakukan didalamnya dilipatgandakan pahalanya, serta di mudahkan urusannya. Pintu langit dibuka lebar-lebar agar gaung doa-doa yang dipanjatkan segera sampai di haribaan Allah SWT. Pintu surge dubuka, pintu neraka ditutup, syetan-syetan dibelenggu… inilah karunia terbesar dari Allah untuk kaum Muslimin. Namun yang lebih menambah Istimewa adalah bahwa Ramadhan kali ini jatuh bertepatan dengan Pelaksanaan Ospek UNY, sehingga memberi nuansa baru dalam aktivitas akademika kita sebagai masyarakat kampus.
Mahasiswa baru itu harus kita sambut dengan sentuhan-sentuhan yang baik, sehingga kelak mereka mengenyam pendidikan di UNY juga dengan kebaikan, dan Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat guna menebarkan kebaikan. Berlomba menuju kebaikan. Bersemangat gapai impian., menjadi mahasiswa yang baik luar dalam, baik akhlaknya baik penampilannya baik segalanya.., jika semua baik, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Akhirnya tausiyah singkat itu ditutup dengan pembukaan secara simbolis Gema ramadhan di kampus UNY 2011 itu dengan mengucap tasmiyah..
Semoga ramadhan kali ini penuh berkah, bagi diri…


Monday, July 18, 2011

ramadhan tiba1

Suatu hari Di bulan yang mulia. Ketika kedatangannya semakin dekat… semua orang Nampak bahagia dan penuh keceriaan.. banyak orang tua yang mengajak jalan2 anak2nya, mereka berjalan2 keliling kampong bersepeda, bermotor, bahkan berjalan kaki. Mentari sore itu begitu hangat, menyinari duyun barisan manusia yang berbangga hati menyambut bulang suci… langit yang merah cerah, indah, udara sore yang hangat, member kenyamanan pada gerakan lincah anak2 yang bersenda gurau menemani ayah ibu mereka menuju surau..
Hari itu Nampak beduk2 bersahut2an mengiringi datangnya senja, cerubung2 bambu menggelegar2 mengeluarkan bunyinya sungguh ramai.. beberapa anak bernyanyi riang..
Mereka semua gembira dengan datangnya ramadhan.
Hanya dibulan ramadhan…

Tuesday, July 5, 2011

Ramadhan Istimewa

Ramadhan adalah bulan yang mulia, diawal khutbah menyambut ramadhan, rasulullah SAW menyampaikan
” Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan ALLAH dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi ALLAH. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Memohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya”.

Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, hari, malam dan jamnya adalah yang paling utama, dimana kita menjadi tamu Allah dan dimuliakanNya, nafas menjad tasbih, tidur menjadi ibadah, amal2 diterima, dan doa diijabah.. maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?!
Allah SWT, telah menjadikan ramadhan sebagai hadiah terindah bagi kaum muslimin, tidak ada didalamnya melainkan kebaikan yang dilakukan oleh seorang hamba akan dilipatgandakan pahalanya, diampuni dosanya, dan dikabulkan doanya, Subhanallah…


Begitu istimewanya ramadhan, sehingga setiap umat muslim selalui merasa bahagia akan kedatangannya, berdebar-debar rasa segera bertemu dengannya, terharu atas nikmat yang ada padanya, bangga atas kelebihan umat yang tidak diberikan pada umat yang lain. sehingga setiap muslim yang merasakana kebahagiaan atas kedatangannya, maka Allah SWT menjanjikan bahwa jasadnya tidak akan tersentuh oleh api nereka. “Barangsiapa yang bergembira datangnya bulan Ramadhan, diharamkan Allah jasadnya menyentuh api neraka”. (An-Nasa’i).


Begitu istimewanya ramadhan, hingga pada bulan ini Allah menurunkan begitu banyak kemenang bagi kaum muslim di berbagai medan pertempuran. sejarah mencatat bahwa begitu banyak kemenangan yang diperoleh di bulan ini, diantaranya adalah Kemenangan yang diperoleh Rasulullah bersama kaum muslimin pada saat 17 Ramadhan 2 H; Perang Badar al-Kubra. Boleh dibilang, ini adalah perang “hidup-mati” antara kaum muslimin dengan orang-orang kafir Quraisy. Sebab, seandainya saja—meski nggak boleh berandai-andai—kaum muslimin kalah, kayaknya tamat deh riwayat Islam. Tapi terlepas dari “seandainya”, ternyata atas izin Allah kaum muslimin berhasil meraih kemenangan gemilang.
21 Ramadhan 8 H; Futuh Makkah (Penaklukan Makkah). Rasulullah saw. keluar dari Madinah tanggal 10 Ramadhan bersama 10.000 pasukan kaum muslimin dan dalam keadaan berpuasaRamadhan 10 H. Rasulullah saw. mengutus sepasukan tentara di bawah pimpinan Ali bin Abi Thalib ke Yaman dengan membawa surat Nabi. Satu suku yang berpengaruh di sana dengan tanpa paksaan langsung menerima dan masuk Islam pada saat itu juga dan mereka shalat berjamaah bersama Ali bin Abi Thalib.
Ramadhan 92 H. Panglima Thariq bin Ziyad bersama armada tempurnya yang berjumlah 7000 pasukan, menyeberangi selat Giblartar (Jabal Thariq) demi melakukan penaklukan di Andalusia, Spanyol. peristiwa heroic ini begitu terkenal Karena sang panglima membakar kapal armada kaum muslimin, sehingga tidak ada jalan bagi kaum muslimin untuk pulang dan menyerah. hanya kemenangan, menang menaklukkan Spanyol, atau menang dalan kesyahidan.
Ramadhan 129 H. Keberhasilan dan kemenangan dakwah Bani Abbas di Khurasan di bawah kepemimpinan Abu Muslim al-Khurasany.
Ramadhan 584 H. Shalahuddin al-Ayubi memperoleh kemenangan besar-besaran atas pasukan Salib Eropa. Tentara Islam menguasai daerah-daerah yang sebelumnya diduduki orang-orang Kristen. Setelah sebelumnya memporak-porandakan kekuatan pasukan Salib di bawah komando Raja Richard III dari Inggris. Raja Richard ini terkenal ganas dan buas, itu sebabnya ia sering dijuluki Richard The Lion Heart—Richard yang berhati Singa. Namun, nyatanya ia bertekuk lutut di hadapan Shalahuddin al-Ayubi yang gagah. Kemenangan itu mengakhiri cengkeraman kekuasaan pasukan Salib atas bumi Palestina. Sejak saat itu, Palestina kembali ke pangkuan Islam.
Inna Fatahna Laka Fatahammubina (Sungguh kami telah memberikan kemenangan yang nyata)


Betapa istimewanya ramadhan, karena pada bulan ini diturunkan pertama kalinya risalah Al Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. sebuah panduan yang mengajarkan kepada manusia tentang jalan kebenaran; Tauhid. mengajak manusia untuk menyembah Allah SWT dengan segala cara yang diajarkanNya.
sungguh ramadhan istimewa, pada bulan ini bertepatan Allah SWT juga mengangkat seorang manusia diantara manusia sebagai seorang nabi dan rasul. dialah al ma’shum Muhammad SAW. seorang manusia yang terjaga dari belenggu dosa, yang santun budi pekertinya, yang dipercaya perkataannya, yang lemah lembut ucapannya, yang berwibawa dihadapan manusia. padanya sebuah beban tanggungjawab yang begitu besar di letakan. dan bukannya lari dari beban itu, bahkan ia memegannya dengan kuat sekuat gigitan geraham. pernah ia bersabda pada pamannya Abu Thalib ketika ditawarkan kedudukan yang menarik agar meninggalkan risalah dakwah yang mulia ini, “Wahai, Pamanku!” seru Nabi SAW. “Meskipun mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan ditangan kiriku, agar aku meninggalkan seruanku. Sungguh, sampai mati pun tidak akan kutinggalkan !”


Inilah satu bulan yang di istimewakan, Allah SWT menurunkan satu malam yang mulia pada bulan ini. satu malam yang memiliki kebaikan lebih banyak dari seribu bulan. Pada malam yang mulia ini, para malaikat akan lebih banyak turun ke dunia dikarenakan melimpahnya berkah pada malam tersebut, karena malaikat akan turun seiring turunnya berkah, yaitu keselamatan (yang ditebarkan) hingga terbitnya fajar, seluruh kebaikan terkandung dalam malam tersebut, tidak ada keburukan hingga terbitnya fajar. Pada malam ini, segala urusan yang penuh hikmah dirinci, maksudnya segala kejadian selama setahun ke depan ditentukan dengan izin Allah yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. Penentuan takdir pada malam tersebut adalah penentuan takdir tahunan, adapun penentuan takdir secara umum yang tercantum dalam Lauhul Mahfuzh, maka hal tersebut telah tercatat sejak 50.000 tahun sebelum langit dan bumi diciptakan. “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.” (al-Qadar: 1—5)”

Ramadhan yang istimewa. Dilimpahkannya pahala yang sangat tinggi oleh Allah SWT pada orang yang melakukan amal saleh pada bulan ini. maka marilah kita berlomba-lomba untuk melakukan amal kebaikan sebanyak-banyaknya pada bulan ini, layaknya seorang pengembara yang sedang dalam perjalanan jauh, dalam kedahagaannya yang sangat ia menemukan sebuah mata air yang bening lagi suci, lalu ia meminumnya dengan rakus hingga terlepas seluruh beban dahaga yang dideritanya. inilah ramadhan, Oase amal yang tak terbatas. keluarkanlah energy kita untuk berbakti pada Allah SWT setinggi-tingginya. dan jadilah hamba yang penuh dengan kebahagiaan lantaran rahmat Allah yang diberikan kepada kita. “Siapa saja yang mendekatkan diri kpd Allah dengan perbuatan baik (sunnah/mandub) pada bulan Ramadhan, (ia diganjar pahala) sama seperti menunaikan suatu kewajiban (fardlu) pada bulan yang lain. Siapa saja yang menunaikan kewajiban (fardlu) di bulan Ramadlan , (ia diganjar pahala) sama dengan orang yang mengerjakannya 70 kali kewajiban tersebut di bulan yang lain”. 


Dan pada ramadhan yang istimewa ini Allah SWT menjaga aktifitas kita dalam menunaikan kebaikan dengan mengunci tutup bagi datangnya godaan syetan terhadap anak adam. Abu Hurairah berkata bahwa rasulullah SAW bersabada, “Jika Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan diikat kuat” (Muttafaq ‘Alaih)


Maka dari itu, begitu banyak keutamaan dibulan ramadhan ini, bahkan rasulullah SAW. bersabada “Seandainya umatku tahu keutamaan bulan puasa, tentu mereka akan meminta supaya bulan yang ada dijadikan puasa selamanya… (Ibnu Majah). Ramadhan bulan Istimewa.


Kami sampaikan selamat kepada dunia Islam seluruhnya dengan kehadiran bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, dan kami berharap dan memohon kepada Allah agar dijadikan hilal bulan ini dengan kebaikan, keberkahan dan persatuan bagi umat Islam, kemenangan dan dukungan dari Allah terhadap mereka, sebagaimana kita harus bersimpuh dihadapan Allah agar diikatkan hati-hati kita dengan saudara-saudara kita para mujahidin di berbagai tempat mereka berada.
maraji’:
a. http://www.al-ikhwan.net
b. http://osolihin.wordpress.com
c. http://pmiingalah.wordpress.com
d. http://namakugusti.wordpress.com
e. http://muslim.or.id