Sunday, March 15, 2015

Penyesalan Terdalam

Kau yang tak pernah hilang dari baris khayalku, aku merindukanmu dengan segenap jiwaku. Jauhmu dariku, menguatkan asa bertemu. Namun kau tak lagi ada. Hatiku keruh. Tenggelam dalam duka dan nestapa.

berjuta peristiwa bersamamu, adalah kasih sayang saat itu.
Kini ia menjadi bara yang membakar luruh semangat hidupku.
Menjadi racun yang mengeroposi asaku
Hingga aku jadi debu.

Penyesalan terdalamku.
Pada rembulan,  disebelah duniaku.

No comments:

Post a Comment

Pembaca yang baik meninggalkan jejak..