Thursday, February 28, 2013

Menjaga amanah

Jum'at. Amanah, berikanlah kepada orang yang tepat, orang yang ahli pada bidangnya. jika tidak. maka tunggulah kehancurannya.

Setiap orang, disetiap waktu dan kondisi. senantiasa terbebankan oleh amanah. Cleaning service memiliki amanah untuk menjaga kebersihan dilingkungan tugasnya.

Murid memiliki amanah untuk menuntut ilmu. guru memiliki amanah untuk mendidik para anak didiknya, mencerdaskan mereka dan mengentaskan kebodohan diantara mereka.

Pemimpin dan wakil kenegaraan memiliki amanah untuk menyelenggarakan kehidupan tata negara yang baik dan mensejahterakan rakyat.

Kecelakaan besar bagi mereka yang tidak amanah. Oleh Allah dia dicap menyandang salah satu ciri orang munafik.dan tentu menyebabkan kehancuran yang berefek sistemik dilingkungan kerjanya.

Seorang pemimpin yang tidak amanah akan menyebabkan, organisasi secara keselurahan akan kacau balau. para bawahan akan mulai menduga-duga dan tidak percaya lagi. sehingga akan kacau.

Amanah adalah salah satu karakter para nabi. dengan menjaganya berarti kita telah menjaga risalah kenabian tetap tertanam dalam diri kita. bukan berarti kita nabi. tapi kemuliaan para nabi turut tersandang dalam sifat dan karakter kita tentunya.

Wednesday, February 27, 2013

Habiskan 30 M untuk kampanye Aher-Demiz

 14 Hari Kampanye, Heryawan Habiskan Rp 30 Miliar

Begitu kira-kira apa yang diberitakan sumber kompas.com. saya membaca komentar-komentar yang berkembang dikolom komentar, dan saya melihat banyak sekali komentar yang bernada skeptis dan pesimis. Kalau dari berita dengan jelas mengatakan sumber dana berasal dari mana sja. sebagian besar dari kandidat.
Mengapa pesimis? mungkin ini karena pikiran kita tentang sistem pemerintahan yang berkembang telah terlanjur terdoktrinasi bahwa segala cara halal untuk meraih kekuasaan. saya rasa media memiliki andil yang sangat besar dalam perkara ini.

Sehingga menurut mereka seberapapun besaran dana yang dubutuhkan untuk meraih kekuasaan akan dicari, darimanapun sumbernya, karena perkara mengembalikan itu perkara mudah, "tinggal" korupsi aja nanti waktu udah jadi penguasa. Ini adalah pemahaman orang-orang yang merasa menjadi "korban", dan tidak memiliki inisiatif untuk memperbaiki, sehingga lebih baik memberik komentar saja, yang bernuansa hujatan, cemoohan bahkan fitnah. korban siapa? tentu saja korban media (tapi bukan berarti media salah besar). Pembaca perlu sedikit lebih cerdas untuk menyerap informasi dari berbagai media yang berkembang saat ini.
 Saya masih memiliki harapan, bahwa ditengah ketidakjelasan negara ini, manakah yang berkata benar atau manakah yang memang salah, atau salah tapi dianggap benar, atau benar tapi dinyatakan salah. ditengah itu semua, saya yakin masih ada orang-orang yang secara tulus memang berjuang untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Saya ingin berkaca pada generasi kepemimpinan Islam pada masa ekspansi Islam. agar kita memiliki pembanding terhadap peristiwa masa kini. sehingga kita bisa berimbang dalam menyikapi sesuatu.
Adalah Abu Bakar, seorang sahabat Nabi Muhammad Saw. yang dikenal sangat lembut, santun, secara fisik lebih kecil dari Umar. dan merupakan salah satu orang terkaya Makkah kala itu, pun ketika dia hijrah ke Madinah juga  kaya.

Disinilah letak, perbandingan yang ingin saya sampaikan. Pada perang Tabuk, yaitu perang yang dilakukan umat Islam pada 630 M atau 9 H, ke Tabuk, yang sekarang terletak di wilayah Arab Saudi barat laut. Untuk salah satunya sebagai bentuk tindakan preventif atas serangan yang akan dilakukan bizantium.
Rasulullah Saw. mengumpulkan kekuatan kaum muslimin. salah satunya dengang mengumpulkan dana perang. Sehingga terjadilah peristiwa ini. Kompetisi amal. Umar ra. adalah orang yang dikenal sangat kompetitif terhadap Abu Bakar ra. dalam bentuk apapun  amal yang bisa dia lakukan, dia  ingin mengungguli Abu Bakar ra. terlihat bagaimana ia begitu sumringah ketika menyumbangkan setengah dari seluruh harta yang dimilikinya untuk persiapan perang.

Tapi memang rupanya Abu Bakar ra ini adalah sahabat pilihan. Sang Umar serta merta mengakui kekalahannya, ketika Abu Bakar ra justru menyumbangkan seluruh harta kekayaannya. Abu Bakar, sungguh sebuah sikap yang tak mampu di bandingkan oleh bahkan ketika seluruh manusia terbaik di Dunia dikumpulkan.
Rasulullah SAW. bertanya perihal bantuan Abu Bakar ini "Apa yang engkau sisakan untuk keluargamu?" tanya Rasulullah kepada Abu Bakar.

"Allah dan Rasul-Nya!" jawab Abu Bakar tanpa keraguan sedikitpun.
 Begitulah Abu Bakar ra., profil pribadi yang mulia. 

Saya belum menemukan berapa besaran dana yang disumbangkan Abu Bakar untuk perang tabuk itu, tapi dalam beberapa situs menampilkan kemampuan Abu bakar dalam membebaskan budak sebesar 40.000 dirham yang setara dengan 2,8 Milyar rupiah. Jadi kalau bicara seluruh harta kekayaannya?!.. Ah mungkin dana pemilukada ini terlampau kecil, padahal besaran itu sudah merupakan patungan beberapa pihak. sekali lagi sungguh mulia Abu Bakar.

Lantas mengapa Abu Bakar, melakukan hal tersebut?! berkorban begitu besar untuk sesuatu yang boleh jadi justru mengancam jiwanya. perang. 

Memang, jika kita menggunakan logika untung rugi duniawi, apa yang dilakukan oleh Abu Bakar adalah tindakan yang konyol. ini pula yang menyebabkan barat dengan berbagi metodenya dalam memahami Islam dan pergerakannya tidak akan menemukan titik temu, sebab logika yang dibangun dalam memahami islam dan gerakannya didasarkan pada sisi keduniaan semata. 

Logika Abu Bakar ra adalah logika Iman, logika cinta. perhatikan jawabannya ketika ia ditanya, lantas apa yang disisakan untuk dirinya dan keluarganya. Jawabannya singkat dan sederhana.  "Allah dan Rasul-Nya!" jawab Abu Bakar ra.

Jadi logika seperti apa yang mau anda bangun untuk menyikapi ini?
---------------------------------------------------------------------------------
Lah trus hubungannya Aher dengan Abu Bakar apa?... ah cari aja sendiri. 

Jelas beda,.. Abu Bakar ra kan jelas jihad fi sabilillah, Aher, jelas2 membela sistem kufur. demokrasi. dia mengajak orang untuk berdemokrasi? sudah bid'ah, sesat lagi.

Grrr.....r. siapa juga yang bilang demokrasi halal. kalau halal sdh tak makan. Tugas kami bekerja, silahkan anda bicara, dan biarlah Allah SWT. yang menilai.

Klarifikasi terhadap pernyataan Seorang Da'i

Entahlah, apakah da'i yang mengatakan persoalan itu berkata secara sadar atau tidak. Dia mengatakan bahwa ada empat amalan masjid yang utama. Pertama beribadah, kedua ta'lim, ketiga dakwah, dan yang keempat pelayanan. 

Dai itu menyampaikan beribadah, ta'lim dan pelayanan telah diterapkan di masjid (AL Mujahidin UNY) ini, namun kalau dakwah belum. Sebagai penutup ia mengajak jama'ah untuk "berdakwah" menyeru orang orang dengan cara mendatangi ke rumah-rumah mereka, ke masjid-masjid, dengan melakukan perjalanan.

Karena kurang sependapat, akhirnya saya temui da'i tersebut. melakukan klarifikasi sekaligus meminta kesediaannya untuk meminta maaf kepada takmir masjid Al Mujahidin UNY. Karena menurut saya dia telah menciderai "citra" Masjid berikut ketakmiran yang mengelolanya yang menurut saya telah melakukan dakwah Islamiyah secara intensif dan masif.

Usut punya usut, memang ada sedikit perbedaan dalam memahami dakwah. tapi dengan mengatakan bahwa masjid/takmir masjid Al Mujahidin belum berdakwah merupakan sebuah kesalahan. untuk itu kami meminta beliau untuk melakukan klarifikasi terhadap apa yang telah disampaikannya kejama'ah. Hal ini sebagai bentuk penjagaan terhadap konsistensi kebenaran informasi.

Demikian, meskipun berbeda dalam memahami sesuatu. sebaiknya tidak berakibat pada perpecahan. tetap kita berdakwah, menegakkan Tauhid, meskipun dengan metode yang berbeda, yang kita perlukan adalah saling menghormati dan menghargai, saling mendukung dan saling melengkapi. 

Tuesday, February 26, 2013

Kau Boleh Panggil Aku Akhwat 'Sesat'

Suntuk, tak ada inspirasi menulis.. saya jalan-jalan ke blog tetangga. Mmm.. tetangga jauh. dan ketemu blog yang hampir usang,. sebut saja blognya iva wulandari, intinya saya copas ya.. puisinya. tujuannya sederhana. karena saya ingin menyimpannya, unik saja. diblog pribadi saya. Tapi kalau tak berkenan bisa hubungi admin.

Kau Boleh Panggil Aku Akhwat 'Sesat'

Kau ini bagaimana?
atau
Aku harus bagaimana?
Kau bilang dakwah itu gak pilih-pilih, tapi kau memandangku nyinyir saat aku dengan senang hati menerima tawaran mengisi diskusi keislaman yang pesertanya laki-laki dan perempuan, kau bilang aku kebablasan, kau bilang tak seharusnya aku menerima tawaran itu
Aku harus bagaimana?
mengisi kajian kemuslimahan? kala kaidah sadzudzdzari'ah telah lelah kita perdebatkan
Kau ini bagaimana?
Kau minta aku gunakan facebook sebagai salah satu sarana dakwah.
Kupajang foto aktivitas-aktivitas dakwah dan keseharianku di facebook, fotoku kala aksi, fotoku kala diskusi dan kajian, fotoku kala terpilih sebagai wakil dari kampus ke konverensi di luar negeri, fotoku kala bergaul sehari-hari; kau anggap aku nakal. Sementara aku hanya ingin berdiplomasi 'tanpa kata' bahwa menjadi aktivis dakwah itu gak kuno, menyenangkan, banyak pengalaman serunya. Kau bilang hapus saja foto-fotonya
Aku harus bagaimana?
memajang foto bunga-bunga atau dedaunan yang dengannya foto-fotoku tak mampu bicara dan menembus dinding hati, memikat mad'u-ku untuk tertarik menjadi aktivis dakwah, 
bahwa menjadi aktivis dakwah itu gak primitif, 
menjadi aktivis dakwah itu masih bisa asik-asikan
menjadi aktivis dakwah itu nggak kaku
menjadi aktivis dakwah itu nggak eksklusif
dengan melihatnya dari facebook yang kau bilang ia adalah salah satu sarana dakwah yang sejauh ini efektif karena hari ini eranya dunia maya
Sementara terlalu banyak mereka dijejali dengan foto-foto kegiatan hedonis anak muda yang mereka anggap itu 'biasa dan sah-sah saja'
Kau ini bagaimana?
Kau bilang belajar itu bisa sama siapa saja, dimana saja, kapan saja. Sebagaimana hadits yang tempo hari kau sampaikan bahwa hikmah itu adalah milik muslim yang hilang, dimanapun ia menemukannya, ia berhak mengambilnya.
Ku banyak bertanya dan diskusi soal siyasah, harokah, sosial-politik ke senior-senior ikhwan, kau bilang aku ganjen. Kau minta aku tanya saja sama yang akhwat. Kutanya padamu, kau tak tau. Kutanya pada yang lain, mereka tak membidangi. 
Aku banyak baca buku feminis, marxis, sosialis, kau bilang aku kebarat-baratan
Aku harus bagaimana?
mematikan rasa keingintahuanku, memuaskan diri dengan jawaban-jawaban yang tak memuaskanku, atau berpuas diri dengan bertanya pada yang tak membidanginya, asal ia wanita, BUKAN pria.
Aku harus bagaimana?
Membaca buku tazkiyatun nafs saja agar pikiranku nggak 'keblinger'?
Kau ini bagaimana?
Kau bilang performansi diri aktivis dakwah dihadapan mad'u itu harus diperhatikan.  Aku pakai baju dan jilbab cerah, kau bilang aku kemayu. Kau bilang aku sengaja memakainya untuk terlihat cantik. Kau suruh aku memakai baju se'wajar'nya.
Aku harus bagaimana?
memakai pakaian wajar sepertimu yang kadang 'balapan', kurang matching, ASAL warnanya gelap dan model/potongannya 'gak neko-neko.'
Kau ini bagaimana?
Kau suruh aku lebih banyak berinteraksi dengan teman-teman ammah,
Ku datangi teman-teman ammah dan kuajak mereka diskusi dikantin, di rumah makan, di tempat mereka menghabiskan waktu, malah kau curigai aku ikut hedonis.
sementara engkau malah bersembunyi di sarang orang-orang shalih mencari kenyamananmu sendiri. menikmati khusyu' tilawah Qur'anmu seorang diri.
Aku harus bagaimana?
mengajak mereka diskusi manhaj dakwah di masjid? atau minta mereka ikut kajian kitab? sementara yang mereka butuhkan masih setahap menertibkan sholat 5 waktu
Kau ini bagaimana?
Kau suruh aku ittiba dan tidak taklid. Ketika pilihan sikapku lain denganmu, kau bilang aku akhwat 'sesat'. Ku baca buku  seri Kebebasan Wanita dan kujadikan ia landasan sikapku, kau bilang ikuti saja "umum"nya akhwat.
Aku harus bagaimana?
Ngikut kebanyakan akhwat saja, manut kata ustadz A,B,C saja, manut murobbi saja, tanpa kau beri kesempatan aku untuk benar-benar 'mencari' kebenaran Dienku 
Kau ini bagaimana?
Kau ingatkan aku: "Khilaf atau perbedaan pendapat dalam masalah fiqih furu' (cabang) hendaknya tidak menjadi faktor pemecah belah dalam agama, tidak menyebabkan permusuhan dan tidak juga kebencian. Setiap mujtahid mendapatkan pahalanya. Sementara itu, tidak ada larangan melakukan studi ilmiah yang jujur terhadap persoalan khilafiyah dalam naungan kasih sayang dan saling membantu karena Allah untuk menuju kepada kebenaran. Semua itu tanpa melahirkan sikap egois, debat yang tercela dan fanatik buta."
Tapi, kau juga yang paling keras menyerangku kala kita berseberangan pilihan sikap dan batasan kemoderatan.
Aku harus bagaimana?
Aku bilang aku manut kamu, kamu tak mau
Aku bilang yasudah manut kita, kamu tak suka
Aku bilang, aku manut diriku, kamu mencaciku

*terinspirasi dari puisi karya Gus Muh  dengan judul Kau ini Bagaimana? Aku Harus Bagaimana?

Jogja, 11 September 2012
Iva Wulandari

Suasana hati siapa yang tahu

Rasa-rasanya baru kemarin, lubang dalam hati menganga semakin lebar. Serasa beban hidup begitu  berat, terlampau berat untuk dijalani, begitu pikirku.

Tiga tahun terakhir, ada satu surat dalam Al Qur'an yang menjadi favoritku. Al Insyiroh. Surat yang mengjarkan tentang harapan hidup yang lebih tinggi. agar tetap optimis sampai finish begitu ungkapan yang sering terlontar dari kawanku.

Ya,. tiga tahun terakhir, dan tahun ini adala puncaknya. Jika bukan karena karunia Allah tentu aku tak akan mampu melewatinya. Allah tunjukkan padaku simpul-simpul ibrah dari serentetan peristiwa. kuhabiskan malamku dengan renungan panjang, nyaris tak ada malam yang kulalui sedang karuniaNya mengitariku. Allah juga yang memberi kesabaran yang lebih, ketegaran yang lebih, khusnudzon yang terbaik.

menengok tiga tahun terakhirku, penuh dengen kepengecutan dan kemalasan. disorientasi dan kebingungan. sampai Allah yang Maha Agung menunjukiku jalan. bersabar lebih, ber-tegar lebih, berkhusnudzon lebih, berikhtiar lebih.

Namun tak pernah terbersit bahwa kini aku adalah lembaran kertas putih, yang kutahu aku adalah kaca bernoda, aku ingin membersihkannya sampai terlihat kembali cermin diri yang pernah hilang. menggosoknya sampai bersih.

Memang ada luka yang begitu lebar, tapi rupanya pasti ada kejutan  yang lebih sejuk menyembuhkan luka, menggelorakan jiwa, menghangatkan suasana, menunjukkan arah, membentangkan tujuan, lalu hidup dalam gempita syukur.

Monday, February 25, 2013

Selamat Jalan Isteriku, Engkau Layak Atas Karunia Syahid itu...

Sumber : PKSPiyungan
17 tahun yang lalu, saat masih aktif menjadi penulis buletin dakwah, aku membaca nama pelanggan yang memesan buletin tersebut. Hj. Robiatul Adawiyah, pasti wanita yang sudah tua. Sudah naik haji dan namanya jadul sekali. 
“Akhi, seperti apa sih ibu Robiatul ini,” tanyaku kepada Pak Marjani yang bertugas mengantar buletin. ”Ndak tahu, nggak pernah ketemu, yang saya tahu dia pesan buletin itu untuk dikirim via bis ke Kotabangun”.

Wah wanita yang mulia, mau menyisihkan uang untuk berdakwah kepada masyarakat di hulu sungai Mahakam. Tak lama kemudian setelah kita menikah, Buletin Ad Dakwah dari Yayasan Al Ishlah Samarinda diantar ke rumah. Ternyata wanita mulia tersebut adalah engkau istriku, bukan wanita tua seperti yang kukira. Melainkan mahasiswi yang aktif mengajar di Taman Al Quran.

Pemuda dan Masjid Kampus

"Biarkanlah masjid kampus itu dikelola oleh orang muda..."
Quote diatas sangat tepat jika dijadikan sebagai seruan atas upaya melakukan terobosan pendidikan karakter bagi bangsa Indonesia.

Ada ribuan kampus tersebar diseluruh Indonesia, dan sebagian besar mereka memiliki masjid kampus. Tapi hanya sebagian kecil yang masjidnya makmur. mengapa?

Ya!., karena masjid kampus itu hanya dijadikan sebagai tempat untuk menyelesaikan hasrat ibadah sholat semata. padahal kalau kita bercermin pada sejarah, di masa Rasulullah SAW., masjid tidak hanya sekedar sebagai tempat untuk melaksanakan Sholat. memang fungsi utamanya adalah sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT., tapi Rasulullah memberi contoh tentang penggunaan masjid tidak sekedar Sholat semata. Rasulullah mengadakan ta'lim dimasjid, membina ummat. diwaktu yang lain masjid kala itu digunakan untuk menyembuhkan pahlawan perang yan terluka.

Teks Tausyih tilawatil Qur'an

Al Qur'an lengkap diturunkan selain memiliki makna mengenai aturan-aturan hidup, ibadah, akhlak, dan syariat, juga mengandung nilai seni yang tinggi dari segi pelafalan. setidaknya berkembang tujuh jenis lagu dengan berbagai variannya untuk memperindah bacaan qur'an seseorang.

Berikut saya kutipkan dari blog tetangga tentang teks Tausyih yang digunakan untuk belajar lagu-lagu dalam Al Qur'a. sedangkan untuk audio/video latihannya yang secara langsung diaplikasilkan pada ayat-ayat Al Qur'an dapat dilihat di sini

1. Lagu Bayyati
 

Negeri bergetah

"Di negeri yang bergetah, terkadang kita teramat sulit untuk percaya. Sekedar membaca berita pun kita tetap bersikap waspada. Sebab memercayai kesalahan tak akan mengubah yang salah menjadi benar." (Ust Dwi Budiyanto)
Tetapi ada pernah, suatu negeri yang bersalju dimusim panas dan hangat dimusim dingin. Negeri dimana semua kebutuhan terpenuhi, keinginan dikabulkan, perjalanan panjang sangat aman. Negeri yang para pemintannya nyaris tidak ada. Negeri dimana para kaya bingung menyalurkan zakatnya kemana. Negeri dimana Ilmu berkembang dengan pesat, budaya tumbuh menjadi keindahan, dan seni menjadi aluan merdu suasananya.

Begitu nyamannya sehingga bak bersalju dimusim panas dan hangat dimusim dingin. Sebuah penggambanran negeri yang susah dicari tandingnya.

bersambung..

Menara cinta di kampus biru

Tower air UNY
Sumber gambar :  bit.ly/12v1QNh
Tulisan ini terinspirasi dari status salah seorang friend di facebook, judul statusnya "Menara cinta di kampus hijau". Saya mengubahnya agar lebih sesuai dengan kampus yang saya diami saat ini. Universitas Negeri Yogyakarta.

(*)=======================

Menara cinta itu bernama dakwah. ya.. dakwah memang cinta, adakah cinta yang lebih besar dari kepedulian seorang hamba terhada saudaranya agar dia tak terjerumus kelembah bernama neraka? adakah cinta yang lebih besar dari seorang yang menginginkan kebersamaan kekal hingga kesurga? adakah cinta yang lebih hebat dari seorang yang mengharapkan pertemuan dengan Tuhannya?. Sungguh cinta yang lebih besar dari dakwah itu tak ada.

Dan di masjid  (Masjid Al Mujahidin UNY) ini, aroma cinta bersebaran hingga kepelosok kalbu setiap orang yang berada dalam jangkauannya. memberi nuansa pada jiwa yang sendu, melepas dahaga bagi hati yang kehausan, memberi arah bagi jiwa yang kebingungan.

Cinta itu kini telah bermetamorfosa, menjadi lembaga-lembaga dakwah yang dikaruniai semangat juang yang tinggi, tinggi melebihi para pendahulunya, dikaruniai impian yang lebih jauh dari para gurunya. dan mereka menyebar, menebarkan cinta, menunjukkan arah, membina jiwa, mengasah kalbu. berharap satu, bahwa pada satu waktu mereka menghadap Tuhannya, mereka diluputi rasa cinta.

Mereka yang kalbunya diliputi cinta, penuh suka cita bekerja. bekerja untuk dakwah. bekerja siang dan malam menebarkan rasa cinta. tidak pernah lelah. bahkan menjadikan kelelahannya itu sebagai anugerah. semakin ia lelah, semakin asyik ia memanjatkan doa-doa cinta pada Rabbnya. 
"Ya Rabb.. bukankah pena telah diangkat dan tinta telah kering, bukankah ada kehidupan sesudah mati. bukankah ada surga disisiMu. bukankah Kau Maha rahman dan Maha Rahim..
Kau beri aku begitu banyak kenikmatan. Tapi Kau bilang ada satu kenikmatan yang tak akan bisa dibandingkan dengan apapun bahkan surgaMu. Kau bilang kenikmatanan itu adalah pertemuan seorang hamba dengan Rabbnya, hamba sangat menginginkannya,..".
Doa-doa cinta terucap syahdu. berdua saja. ditengah sejuknya suasana malam, ditengah heningnya suara-suara malam, ditengah lelapnya mata penuh kantuk. Hamba yang diliputi cinta, tersungkur mengadu. mengadukan kerinduan, mengadukan kelemahan, mengadukan permohonan ampun.

Hingga ketika fajar mengintip, hati yang tengah merajuk semakin sedih, ditinggal malam yang hanya sebentar.
"ah.. waktu telah lagi berlalu, sedang rindu, dan rajukku belum terpenuhi"
Semakin sakit manakala mentari mulai meniggi, perlahan ia bangkit memantapkah hati, memantaskan diri. mengumpulkan semangat malam yang terserak. menyimpannya rapat-rapat dalam ruang hati dan lalu meledakkannya menjadi energi.

Energi yang memberinya kekuatan, bahwa anugerah malam belum berhenti. ada, waktu ketika ia bekerja sedang Allah pasti melihatnya. Harapan muncul, 'azzam terus bertumbuh, dan hari  itu, sang hamba benar-benar menjadi entitas yang baru. terbarukan, dan penuh kebaikan. Siap menebarkan aroma cinta keseluruh penjuru dunia.
"Bismilllah..."
Terikrar sudah, sebuah 'azzam yang agung. Bahwa cinta yang bergelora itu atas nama Allah Ar Rohamanurrahim.

berlanjut..

Bercermin pada hatimu | DH Devita

Tidak sengaja, saya menemukan buku ini ketik sedang mendengarkan tilawah diperpustakaan masjid Al Mujahidin. tergeletak diatas meja baca, mungkin ada pembaca yang enggan mengembalikannya atau mungkin baru saja dikembalikan oleh peminjam dan belum sempat disirkulasi oleh petugas perpustakaan.

Saya mulai membuka beberapa lembar, membaca beberapa tema tulisan, melompat lompat pula mbacanya. lalu meletakkan kembali ketempat semula. Selanjutnya saya kembali mendengarkan tilawah.

Dalam mendengarkan tilawah, saya merenungkan sesaat buku yang baru saja saya baca. Eits.. saya rasa saya tertarik dengan renungan DH Devita. beberapa tema yang disuguhkan dalam buku itu benar-benar mewakilkan sebagian renungmalam yang akhir-akhir ini menggelayut dalam kepala, ujian ukhuwah, menjadi pilar, biarkan jatuh kejurang, menjadi ruh dan beberapa lainnya. Meskipun dibeberapa tulisan lainnya terlihat DH Devita mengkhususkan bagi kaum perempuan. atau jangan-jangan memang buku ini khusus untuk para hawa ya (hadeuh..).

Akhirnya saya putuskan untuk membacanya.


Saya benar terbawa goresan tinta DH Devita. Mengikuti dengan seksama perjalanannya memenuhi undangan salah seorang teman yang baru dikenalnya. Perjuangannya mengalahkan rasa malas yang mendera ketika hendak menghadiri agenda pembinaan. Juga tekadnya ketika menghadiri mabit. saya juga merasakan bagaimana ruhnya kembali segar setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Di waktu yang lain, saya dapat pula memahami kerumitan DH dalam membuat pilihan-pilihan dalam kehidupannya. menjadi seseorang yang being annoyed by others, terutama keluarga, sehingga seolah pilihan-pilihan sikap yang hendak kita ambil belum dianggap matang, pilihan merekalah yang terbaik. Juga ketika pilihan ketika menjabat amanah yang diluar minatnya. menjadi bagian dari divisi pembinaan, tapi justru dari situlah pengalaman dan pengjaran banyak diambil.

Di lembaran yang lain, saya menyaksikan keharmonisan keluarga DH. harmonis bukan karena semua dalam kesempurnaan. Saya adala pembicara aktif sedang suami adalah pasif, begitu yang disampaikan DH dalam salah satu tulisannya. bagaimana tidak, DH memag suka tantangan, dia putuskan menikah dengan orang yang belum pernah dikenalnya, bakan teman sepermainan, bukan teman sepekerjaan, dan juga bukan teman sekuliahan. biar seru, ada tantangan.. begitu katanya.

Dan masih banyak lagi kisah lainya dituliskan dengan kalimat yang tidak membuat jenuh, terutama tentang dunia para hawa.

Pada akhirnya Menjadi pilar & menjadi ruh adalah renungan yang sangat berbekas dalam diri saya. barangkali disuatu waktu nanti saya akan membuat renungan serupa, versi saya tentunya.

Intinya kita adalah bagian dari dakwah, salah satu kekuatan yang menopang dakwah itu berdiri. Jadi jangan biarkan diri kita hancur, karena akan menghancurkan bangunan dakwah, meski dengan skala yang kecil.

Saturday, February 23, 2013

Menyimak Quick Count Jabarsatu

24 Februari 2013, jabar satu digelar. Warga jabar bergerak memberikan pilihan suara kepada calong gubernur yang menjadi pilihannya.

Quick count adalah salah satu cara untuk menghitung prakiraan suara peserta pemilukada. salah satu metode yaitu dengang menggunakan metode sampling. bebrapa tps dipilih sebagi perwakilan seluruh tps yang tersebar diwilayah perhitungan suara.

Meski demikian peran teknologi sangat dominan kali ini. informasi tidak hanya berasal dari satu sumber sja, jadi kita bisa membandingkan perolehan quick count dari berbagai media yang menampilkan acara yang serupa.

Dengan hadirnya teknologi, akses terhadap informasi terbuka secara bebas. para pelaku media tentu harus berhati-hati dalam menampilkan informasi. Kini masyarakat tak bisa lagi dibohongi dengan cara melakukan manipulasi informasi oleh pelaku media. pasalnya masyarakat akan segera tahu apakah informasi yang disajikan itu benar atau tidak.

Terkadang media dalam menyajikan informasi mengarahkan pembaca ke arah tertentu, yang terkadang menurut pihak-pihak tertentu itu sangat merugikan dirinya. beruntung dengan keberadaan teknologi informasi pada era sekarang ini, hal tersebut akan segera terendus.

Benar bahwa media sulit untuk dikatakan netral sebagai pihak yang menyebarluaskan informasi. tetapi masyarakat telah menjadi lebih pintar dalam menyikapi berbagai informasi yang diberitakan oleh media.

Maju masyarakat Indonesia, masyarakat cerdas menyikapi informasi.

Ulahnya melukai

Manusia terluka karena ulahnya
Ia memenuhi dirinya dengan sampah
Sampah yang membusuk dalam tubuh yang kian busuk

Busuknya hingga membuat cidera suasana
Suasana yang kadang kita butuh
Butuh karena kita suka
Suka dalam kondisi yang mejarah perasaan.

Menggenggam Matahari


Gambar ini memberi inspirasi buat saya untuk menulis "Menggenggam Matahari". gambar ini saya ambil dari PP FB salah seorang kawan, cek saja linknya http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/62181_525842104105979_1293285345_n.jpg . Namanya Hasan Asy Syukri, Ketua UKMF Al Huda Periode 2013 ini. Salah satu SKI yang menurutku "yunik".

All about them is "yunik". Suasananya, orang-orang yang berada didalamnya, kisahnya, candanya, marahnya, lebaynya, bikin kesalnya, bikin tertawanya. ya.. walau saya hanya outsider. tapi sejujurnya, saya jatuh cinta.

Menggenggam matahari..

Impian, itulah matahari. Impian adalah arah yang memberi jalan. Jalan yang tak pernah surut akan cobaan, jalan yang membentangkan kehidupan diatas nada-nada yang naik turun, rendah tinggi.. agar indah suasana serasa. 

Terkadang hidup serasa menikmat senja ditepian pantai, tapi kadang perlu mendaki untuk memandang awan dan terbitnya matahari di tanah tinggi pegunungan. terkadang kita harus berbicara banyak, tapi terkadang kita perlu lebih banyak mendengar. sedang tindakan kita adalah bukti.

Matahari adalah simbol cahaya dalam kehidupan, yang memberi terang arah jalan yang kita inginkan. Atau bahkan matahari itu adalah tujuan jalan kita. bagaimana cara kita memandang matahari bergantung pada bagaimana cara kita berkawan dengan matahari.









Ngeblog is Ngejozzz...


Blog bagi saya ada tempat untuk mengekspresikan segala bentuk buah pikiran. Kadang butuh waktu yang lama bagi saya untuk merenungkan apa yang saya tuliskan, membuka berbagai referensi, jurnal, koran, majalah untuk meningkatkan daya renung terhadap beberapa hal. Tapi terkadang saya lebih sering menuliskan apa saja yang telintas dalam pikiran saya.

Tulisan ini salah satunya. Menuliskan apa yang tiba-tiba hadir dialam kepala ini. Tapi memang keputusan menulis tema ini berkaitan dengan informasi yang masuk kedalam otak saya beberapa waktu lalu berkaitan tentangn blog tetangga yang menuliskan tentang tekadnya untuk menulis diblognya, padahal tulisan terakhirnya Maret 2012.., Eh jadi dah saya nulis tulisan ini.. Saya rasa ini akibat dari kerja otak. yang supercanggih buatan super desainer, Allah SWT.

Ngeblog, lebih saya sukai daripada menulis di jejering sosial, facebook atau twitter. Entahlah. mencurahkan perasaaan dan buah pikiran bagi saya lebih enjoy kalau dituangkan diblog. Mungkin karena saya kurang bergaul kali ya.. 

Mmm... Lebih tepatnya mungkin karena informasi yang tampil dalam jejeraing sosial saya kadang tidak membuat hati saya tenang, baik itu informasi, atau status2 yang aleoi.. sehingga hanya sesekali saja saya menulis dijejaring sosial itu. Mungkin lain waktu saat dimana saya bisa menemukan letak ke-enjoy-annya saya akan menggunakan jejaring sosial itu. belum saatnya saja.

Ngeblog buat saya itu Ngejozz., pasalnya saya bisa menuliskan apa saja, apa saja yang berkaitan dengan tema utama blog ini. sehingga terasa nikmat ketika menuliskan kata-kata merangkai kalimat dalam blog ini. sebab keinginan saya yang paling utama adalah semua konten dalam blog ini memiliki nilai dakwah, memberi pesan positif bagi pembaca. baik itu tulisan yang bersifat formal, artikel lepas, puisi, video, foto, atau sebentuk informasi kegiatan, semua dalam kerangka dakwah.

Pernah sih suatu waktu buat blog yang kontennya lebih kearah cerita-cerita pribadi, tapi ga betah. trus dihapus. 

ya.. pada akhirnya ngeblog adalah cara yang simple buat making ekspression to be real. karena ngeblog buat saya tak perlu ngejar rating, kadang sehari ga ada pengunjungnya. enjoy aja.. yang penting suasana hati saya telah tercurahkan. Marah, cinta, benci, rindu, sayang, kaget, kagum, dan de el el..


Ngeblog.. jozz gandos!

Wednesday, February 20, 2013

Kecap Tahun..!

Kecap Tahun ya...!


Selamat ulang tahun, untuk yang berbahagia pada pertambahan jumlah usia kali ini. Ups... semoga begitu. Setidaknya seorang anak akan merasa sangat bahagia jika hari lahirnya dirayakan. Kue ulang tahun, lilin menyala. dibelahan dunia lain sang ibu membuat acara selametan, atau kadang-kadan dengan cara sederahana sang anak diberi "ucapan" selamat saja. apapun bentuk selebrasinya sang anak sangat gembira..

Namun semakin bertambah usia, terkadang anak mulai membandingkan, pengalaman dalam hidupnya melihat berbagai bentuk selebrasi ulang tahun menjadikannya pribadi yang menuntut. menuntut ini, menuntut itu.. Tapi  tidak lama kemudian dia menyadari betapa dirinya penuntut dan itu tidak berguna sama sekali. Sehingga kembali ia kemasa kanaknya, tak penting bentuk selebrasi yang diperolehnya.. jika saat kanak memang karena tidak memahami apa yang dilakukan orang dewasa dalam selebrasi ulangtahunnya, kini selebrasi sederhana itu tak menuntut bentuk, terpenting baginya adalah makna. 

Terjebak Kotak Kaca

Kembali,..
Malam ini disudut-sudut jemariku aku merenung
Merenungkan kebebabanan yang serasa berat

Kau pergilah sesuatu., pergi yang jauh.
Berharap berganti. 
Seperti bergantinya hujan dengan pelangi
Bergantinya malam dengan fajar
Bergantinya kesulitan dengan kemudahan

Aku terjebak dalam kotak kaca...

Menonton Debat Jabar Satu

Jabar satu, 20 Frebuari dalam acara debat kandidat menuju Jabar Satu yang diselenggarakan oleh TV One, menyaksikannya, lewat streaming benar-benar luarbiasa. 

Begitu banyak kesan yang muncul atas pribadi-pribadi yang sedang menjabarkan visi dan misi untuk melaju menjadi jabar satu. 

Ada yang berusaha mendeskripsi diri sebagai pemimpin yang berhasil, bujuk rakyat agar beri kesempatan agar membangun Jabar sekali lagi, ada pula yang membuat program hampir sama dengan pemenang pemilu disebuah kota di Indonesia. ada pula yang hendak keluar dari zona nyaman menuju pembaharuan yang lebih baik lagi, ada yang relegius, ada yang berusaha memprioritaskan pendidikan.

Ya, dari apa yang kami saksikan, kami jadi tahu mana yang memang benar-benar memiliki tekad untuk membangun Jabar. berbicara berdasarkan Ilmu, fakta-fakta dan data, seorang orator tapi juga rendah hati. Tidak sekedar mengikut tapi tulus ingin membangun.

Tapi ada terasa juga bagaimana beberapa pasang calon coba saling menjatuhkan, mencoba menjebak dengna kata-kata, agar yang sedang di "tanya" tersudut dan berharap secara tidak sengaja ia mengeluarkan pernyataan yang dapat merusak citra dirinya.

Kadang-kadang jebakan itu dengan kata-kata yang sangat halus, tapi juga secara langsung. kadang lewat sindiran, tapi kadang juga pemaparan secara langsung.

Ditengah persaingan dan upaya saling menjatuhkan dan membangun citra diri yang positif, ada juga yang berupaya membangun kemungkinan kerjasama bilang salah satu pasang calon tak terpilih dalam pemilihan besok. 

Sesekali terselip pujian, dan dilain waktu terlontar cercaan. ya.. bagaiman kita melihat bagaimana ekpresi calon yang kehabisan waktu ketika sedang menyampaikan gagasannya, atau salah satu pasang calon yang mengalami gangguan teknis.

Tuesday, February 19, 2013

Cinta bersemi dijalan dakwah

"Pokoknya cinta bersemi dijalan dakwah."

Tulisan ini berkenaan dengan hadirnya undangan walimah beberapa detik sebelumnya. dari seorang karib yang juga dijalan dakwah. beberapa undangan sebelumnya juga berasalan dari para karib yang saya temui dijalan dakwah.

Belum ada semisal dari kawan se SMA dulu atau Se SMP.. mungkin karena jauh kali ya..

cinta bersemi dijalan dakwah. disetiap prosesnya kita berharap keberkahan dari Allah Swt.

dan tentu doa keberkahan untuk mempelai yang mengantarkan undangan hari ini.

Barokallahulaka wa baroka 'alaikum wa jama'a bainakuma fi khoir..

Kepada Calon pengantin yang berbahagia.

Etik dan Arwyn 

Manajemen Strategik Dakwah Kampus


Visi Dakwah.

… Bacalah!” Rasulullah Saw. Menjawab, “aku bukan orang yang melek huruf”. Rasulullah bersabda (kepada Aisyah), “Lalu malaikat itu merengkuh tubuhku kuat-kuat sampai aku merasa sesak. Tidak lama kemudian ia melepaskanku seraya berkata, ‘Bacalah!’ Kujawab, ‘aku bukan orang yang bemelek huruf!’ Malaikat itu kembali merengkuh tubuhku sampai tiga kali, kemudian melepaskanku keraya berkata, ‘Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhamu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perataraan kalam(pena). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak ia ketahui’…”

Selanjutnya Dr. Said Ramadhan Al-Buthy menerangkan pelajaran yang terkandung mengenai awal turunnya wahyu, awal diangkatnya Muhammad Saw. sebagai nabi dan rasul.”...ini merupakan dasar yang menjadi titik awal semua rangkaian pengajaran akidah dan syariat Islam. Keyakinan dan pemahanan terhadap hadis ini, tak pelak, akan mejadi pintu gerbang yang tak boleh dinafikan dalam perjalanan menuju keyakinan akan seluruh ajaran yang dibawa Rasulullah Saw., baik berupa berita mengenai hal-hal gaib maupun perintah agama.”

Sunday, February 17, 2013

Tamasya ke Gua PIndul Gunungkidul

Sabtu,16 Februari saya berkesempatan tamasya ke Gua Pindul Gunungkidul Yogyakarta. Menikmati keindahan salah satu kekayaan nusantara.

Gua Pindul ini layaknya gorong-gorong besar. yang dari ujung keujung sekitar limabelas menit. lubang yang menembus gunung.

Gua ini termasuk gua alami, yang terbentuk selama ratusan tahun. hal ini ditunjukkan dengan adanya stalaktitraksasa yang berada ditengah-tengah gua. selain usia yang tua, gua ini menawarkan suasana yang sejuk dan menawan ketika berada didalamnya. beberapa jenis satwa menggunakan gua ini sebaga tempat tinggal, terutama kelelawar jenis pemakan buah, dan juga burung walet.

Setelah menyusur gua, dilanjut dengan arungjeram disungai. 

Luar biasa, kekayaan Indonesia. ada begitu banya potensi alam yang bisa dikelola dan menjadi pemasukan devisa masyarakat.

Diskusi ringan dengan anak rohis mipa UNY

Seharusnya saya hadir dilokasi pada jam 15.30 WIB., tapi beberapa agenda jadinya pertemuan itu dimulai jam 16.35.. Subhanallah,. memang waktu itu saya tidak  bisa datang tepat waktu. Hujan sangat lebat, tidak ada motor dan tidak ada jas hujan. Syukurnya disaat yang mepet itu justru Allah meminjamkan saya mobil. dan akhirnya dengan mobil itu saya bisa melanjut agenda bersama anak rohis MIPA UNY itu.

Saya di minta untuk menyampaikan materi tentang ke-LDK-an. Sejujurnya saya kurang PD jika diminta untuk memberikan materi ini, sejauh yang saya ketahui meski saya lama di LDK, tidak banyak kontribusi yang bisa saya berikan untuk mengembangkan LDK itu sendiri. tapi saya banyak belajar.. Terimkasih.

Kira-kira materi yang saya sampaikan sesuai dengan apa yang saya tuliskan dipostingan sebelumnya. tentang apa itu LDK, urgensi masuk LDK, dan perkembangan LDK di UNY. serta bagaimana hubungannya dengan FSLDK dan Forum-forum fakultas antar kampus yang berkembang juga.

dilanjut diskusi, yang menarik buat saya ketika seorang peserta bertanya kapankah seorang kader atau anggota lembaga layak untuk dikaryakan. Ini mengingatkan saya ketika memberikan materi serupa dibeberapa kampus lain. jadi kapan seorang kader layak untuk dikaryakan?.

Saya menjawab berdasarkan apa yang saya ketahui, disamping pengalaman yang saya dapatkan ketika berada di dakwah kampus. Setidaknya ada tiga tahapan yang perlu dilakukan dalam melakukan pembinaan terhadap kader. pertama adalah ta'rif, dimana seseorang pertamakali diperkenalkan tentang organisasi dawkah atau dakwah itu sendiri, sampai ia direkrut. kedua adalah takwin, ketika seorang kader dibina, dan dibentuk kepribadiannya hingga menjadi pribadi yang baik, dan yang ketiga adalah tanfidz berupa pengkaryaan itu sendiri. dengan diberikan ruang untuk berekspresi, atau amanah-amanah dilembaga.

Ketiganya boleh jadi berurutan dilaksanakan, namun diwaktu yang lain boleh jadi bersamaan dilaksanakan. begitu jawab saya.

Friday, February 15, 2013

Selamat lewat dakwah kampus

Lembaga dakwah kampus (LDK) adalah sebuah organisasi massa. Yang dihuni oleh beragam cita rasa manusia; bahasa, adat istiadat, suku, dan latarbelakang pendidikan. yang dengan keragaman itulah maka mereka memerlukan sebuah system yang dapat mengatur dan mengarahkan mereka pada tujuan, yang kemudian kita sebut dengan organisasi.

Pertanyaannya adalah apa yang menjadi tujuan dari organisasi ini? Atau apa apa sebenarnya tujuan itu sendiri?..

Nah loh bingungkan..? apa lagi saya!

Mari kita mulai dengan mendefenisi apa itu “tujuan” sebelum kita lebih jauh melangkah. Dalam kamus bahasa Indonesia Online, frasa tujuan berarti (1) arah; haluan (jurusan), (2) yang dituju;maksud;tuntutan (yang dituntut).

Tujuan, adalah sesuatu yang dengannya seseorang akan berjuang untuk mewujudkannya (yang dituju). Tujuan adalah akhir dari perjalanan, namun juga merupakan awal dari perjuangan, yang menjadi pijakan, dasar, motivasi untuk bergerak.

Setelah memahami makna dari tujuan, maka selanjutnya adalah menentukan tujuan itu sendiri. Apa yang menjadi tujuan kita? Terutama tujuan hidup kita? Sebagai seorang muslim.

Thursday, February 14, 2013

Penambahan waktu bekam mujahidin Uny

Memang jumlah pasien bekan semakin bertambang setiap minggunya. Para pasien rela mengantri menunggun giuliran untuk dibekam. pada awal bprogram kesehatan ini di buka, memang hanya berasal dari kalangan mahasiswa sja. tapi seiring manfaat yang diperoleh pasca bekam, banyak pasien yang datdang dari berbagai kalangan. mulai dari dosen, wartawan, redaktur, hingga masyarakat umum. 

Karena jumlah pasien yang terus bertambah ini, maka jam pelayanan pasien ditambah. yang biasanya bekam dimulai pada jam 13.00 atau setelah sholat jum'at, kali ini dimulai jam 08.00 pagi. sesi ini dutujukan khusus untuk mahasiswa atau masyarakat dilinkunga masjid Al Mujahidin UNY. sedangnkan session siang akan digunakan untuk masyarakat umum.

Pemilihan wakil Rektor I UNY

Tiga puluh April mendatang jabatan wakil rektor I berakhir, maka berdasarkan statuta UNY pasal 29 ayat (2), paling lambat dua bulan sebelum berakhirnya masa jabatan wakil rektor yang sdang mnjabat, harus sudah dilakukan penjaringa, penyaringan, dan pemilihan wakil rektor baru.

Berikut adalah jadwal pemilihan wakil rektor I UNY yang dirilis di situs resmi http://www.uny.ac.id.
No
Tanggal
Kegiatan
1
7-12 Februari 2013
Penjaringan dan pendaftaran bakal calon Wakil Rektor I
2
13-15 Februari 2013
Penyaringan bakal calon Wakil Rektor I
3
21 Februari 2013
Pengesahan calon Wakil Rektor I melalui rapat pleno senat
4
28 Februari 2013
Pemilihan Wakil Rektor I melalui rapat pleno senat
Mesik telah berakhir masa jabatan bagi Wakil Rektor I yang sedang menjabat, kami harapkan agar tetap berkarya memberikan yang terbaik untuk agama, dan Negara. Dan kepada Wakil Rektor I yang baru, semoga dapat mejalakan amanah yang diemabnnya. kita senantiasa berharap yang terbaik bagi kemajuan Intitusi ini.

Mukjizat Sholat Malam

Rasulullah Muhammad SAW., Sering mengunjungi rumah 'Ali Ra., pada akhir malam, untuk membangunkan mereka agar menunaikan sholat Tahajjud. 

Rasulullah Muhammad SAW., Pernah suatu waktu meminta izin kepada 'Aisyah untuk Sholat disepertiga malam. Memang 'Aisyash adalah ummul mukminin, bagaimanapun ia memiliki hak pada malam itu, ia relahkan Rasulullah untuk menunaikan inginnya.

Karena seringnya Sang Rasul menunaikan Qiyamullail ini, suatu hari ia ditanya " Bukankah Allah telah mengampunimu dosa yang telah lalu dan yang akan datang? Beliau menjawab: Apakah tidak sepatutnya aku menjadi seorang hamba yang bersyukur" 

Dialah hamba Allah yang penuh syukur. dalam kema'shumannya, diatas jaminan Allah SWT atas keselamatannya atas dosa, ia tekuni beribadah kebapad Allah SWT sebagai bentuk kesyukuran.


Wednesday, February 13, 2013

Kemunafikan dan penyembuhannya

Empat ciri orang munafik :
  1. jika diberi amanah dia berkhianat
  2. jika berbicara penuh kebohongan
  3. jika berjanji dia mengingkari
  4. jika berdebat, keterlaluan
dan obatnya adalah, berjihad diijalan Allah SWT., membaca Al Qur'an terus menerus dan mempelajarinya, menegakkan sholat, berinfak

Happy Hijab Day 14 Ferbuari

Selamat hari Hijab Dunia, 14 Februari..

Hari ini 14 Februari, bertepatan tahun 2013. hari spesial, hari penuh cinta dan kasih sayang. Kasih sayang yang sesungguhnya. Hari dimana cinta menemukan makna yang sesungguhnya.

Kasih sayang yang bersumber pada kebenaran cinta. benar dalam arti yang sesungguhnya, sebab ia dibangun diatas nilai yang benar pula, nilai yang tumbuh jauh dari ketakutan pada dunia, jauh dari keinginan manusiawi belaka, bahkan jauh dari pemaknaan yang inbalance. 

Inilah kasih sayang yang menempatkan manusia, sempurna pada tempatnya. Dengan ukuran yang sempurna pula. 

Kasih sayang pada hari hijab ini, mengembalikan fitrah manusia pada ketinggian kasih yang mulia. menembus batas-batas geografis, dan batas-batas kesukuan, warna kulit, adat istiadat, bahasa dan negara. Mengarah pada satu tujuan mulia, lindungi manusia dari segala bentu keburukan.

Oleh karena itu, penulis mengucapkan selamat hari hijab, 14 Februari bagi merekak yang merayakan. anda telah menjadi bagian dari gerakan kasih sayang untuk melindung manusia dari segala bentuk keburukan. mengembalikan manusia kedalam bentuk hakikinya, kedalam kondisi fitrahnya.

Selamat berbagi hadiah terindah untuk saudara dan saudari kita. Jillbab dan pakaian yang pantas untuk saudara kita.

::Hadiah terindah itu adalah Jilbab::.

Tuesday, February 12, 2013

Nah.. berjilbab cantik kan..

.::Kisah berjilbab ::.
Di UNY, setiap semester akan selalu ada kegiatan unik yang terjadi diluar kegiatan perkuliahan. Semacam agenda perkuliahan, konon dia bernilai “SKS” juga. Mungkin ini adalah satu-satunya matakuliah yang layak mendapat predikat matakuliah terfavorit. Pasalnya ga ada matakuliah lain yang memiliki perangkat seperti ini, pendalaman materi pasca perkuliahan. Duduk melingkar, jumlah peserta sepertiga dari perkuliahan dikelas, bersama seorang tutor, berdiskusi penuh kekeluargaan. Menyenangkan… kegiatan itu yang sering disebut KBM Tutorial, atau Asistensi Agama Islam, atau kegiatan mentoring di beberapa kampus lainnya.

Waktu itu pertemuan pertama tutorial, perkenalan. Tanya-tanya seputar dunia pribadi peserta. Wow…! ternyata ada banyak hal yang belum ku ketahui dari teman-teman sekelas selama ini, padahal sudah cukup lama main bareng.

“Ketemuan besok semua pake jilbab ya…” Deg! tiba-tiba saja mb tutor meminta sesuatu yang belum pernah terpikirkan olehku. Berjilbab.

Memang sejak kecil aku gak terbiasa pake jilbab. Hanya sesekali, pas hari raya saja. Itupun cuma kain yang ditaruh diatas kepala saja. Dan lagi aku ga punya koleksi jilbab kayak mb tutor, rapi, tertutup rapat, dan agak lebar.

Pertemuan selanjutnya, semua peserta tutorial sudah hadir, termasuk aku. Dan sesuai pesen mb tutorku minggu kemarin, kali ini semua peserta sudah mengenakan jilbab. Beruntung sebelum berangkat tadi aku sempat pinjam busana muslimah wiwik, teman sekos-an. Ini juga makenya agak terpaksa, serasa mengenakan jilbab itu telah menghilangkan separuh kecantikanku. Sudah tekadku, usai KBMT aksesoris risih ini akan ku tanggalkan.

Dua jam berjalan, KBMT banyak diisi dengan diskusi seputar Islam, yang temanya tentang jati diri muslimah. Well… aku jadi sedikit tahu kenapa harus berjilbab. Tapi tetap otakku berat menerima, bagaimana mungkin seorang muslimah bisa bebas berekspresi jika dalam bermode saja harus mengikuti aturan yang sangat ketat..

Monday, February 11, 2013

Khutbah jum'at Anis Matta | Transkrip


Khutbah pembuka...

sidang jama'ah jumat yang dirahamati Allah 

ketika bumi ini hanya dibuni oleh adam dan hawa maka syariat yang diturunkan oleh Allah SWT kepada mereka adalah syariat yang sesuai dengan kebutuhan mereka. begitu adam dan hawa mulai beranak pinak dan membentuk keluarga, syariat yang diturunkan kembali disesuaikan dengan kebutuhan keluarga itu.

Begitu keluarga itu membesar, mereka membentuk kabilah. maka syariat yang diturunkan kepada kabilah-kabilah itu sesuai dengan kebutuhan kabilah. Ketika kabilah-kabilah itu berkembang lebih besar lagi menjadi suku bangsa, maka syariat yang ditunkan kepada mereka itu disesuaikan dengan kebutuhan manusia.. dalam siklus-siklus komunitasnya yang besar.

Didalam perkumpulan populasi-populasi manusia itulah Allah SWT menurunkan Nabi-nabi dan Rasul dan jumlahnya secara keseluruhan berbeda-beda didalam riwayat. Salah satunya mengatakan jumlahnya 125.000 nabi dan rasul, dan riwayat lain mengatakan jumlahnya 350.000 Nabi dan Rasul. Sampai kemudian Allah SWT memutuskan bahwa dalam suatu tahapan pertumbuhan manusia, cukuplah bagi Allah SWT meninggalkan kitab suci dan tidak menurunkan Nabi dan Rasul untuk menjelaskan kitab suci itu.

Sunday, February 10, 2013

Kaderisasi dakwah kampus

Kaderisasi adalan bagian utama dalam gerakan apapun yang memiliki yang tinggi dan proses yang berkelanjutan. Seperti dakwah, kaderisasi merupakan satu cara untuk memastikan nilai-nilai dakwah tetap utuh, dan bertumbuh bersama para pelakunya. Nilai-nilai itu bergantian diusung oleh bergenerasi-generasi orang. punah generasi lama, melalui upaya pengkaderan dalam kaderisasi lahir generasi baru. dengn semangat baru, strategi baru namun tetap dengna nilai yang sama. yang dengna nilai inilah generasi baru ini terbentuk.

Kaderisasi pula yang menjadikan dakwah kampus terus berkembang. meluas, melahirkan generasi baru dalam barisan dakwah. menarik perhatian mereka, membentuk karakter mereka, hingga ada saat dimana generasi baru itu siap untuk bergerak memenuhi panggilan dakwah itu sendiri.


Orbit Dakwah Kampus

Siapa yang tidak mengenal dakwah kampus? dakwah kampus telah lestari sejak prinsip dasar pendidikan Indonesia dibangun. bahkan mungkin jauh sebelum itu.

Dakwah akan terus hidup mengikuti segala kondisi yang ada disetiap zaman, berkolaborasi, berasimilasi, berelaborasi, berkonstruksi, bertumbuh dengan setiap tantangan di setiap zaman. 

Sejak pendidikan bermakna luas sebagai upaya pembelajaran seumur hidup, dimana saja, kapan saja oleh siapa saja. hingga mengalami penyempitan makna dalam bentuk institusi pendidikan, dakwah terus hidup didalamnya. Dakwah yang tadinya dianggap hanya dilakukan oleh kaum tertentu berlabel ahli agama lulusan lembaga khusus pendidikan agama, hingga meluas dilakukan oleh semua orang yang memiliki interest didalamnya. Terus berkembang, mengikuti perkembangan zaman.

Ya.. urusan dakwah memang tidak bisa diembankan hanya kepada satu orang atau sebagian orang saja. sebab tugas dakwah secara eksplisit menjadi tugas bagi setiap muslim. hanya saja setiap orang menanggung beban tahapan dakwah yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. ada yang tahapannya baru untuk dirinya sendiri, sedang diwaktu yang lain ada untuk orang banyak. ada yang di sektor pendidikan, ekonomi, dan dibidang lain. Beda kondisi tidak berarti menyebabkan dakwah menjadi berbeda. Tujuan utamanya adalah melakukan pembinaan dan ajakan dengan cara-cara yang tepat dan sesuai dengan kondisi untuk menegakkan syariat Islam. Tetap dakwah adalah tugas setiap orang Islam.

Dakwah kampus, tumbuh sejak institusi pendidikan tinggi itu sendiri ada. Sebab pendidikan secara subtantif memiliki kesamaan dengan dakwah. 

Saturday, February 9, 2013

Menghadiri dua pernikahan

Ada yang Istimewa dalam walimah kali ini. ini dua pernikahan yang saya ikuti dari awal sampai akhir prosesi. Yang pertama adalah pernikahan Sdri Dwi Nur Jannah, Mahasiswa UNS Solo. acaranya sendiri berlangsung di Klaten, sama dengan pernikahan kedua yang saya ikuti. yakni pernikahannya  Fifit Astuti & Galuh. Keduanya cuku Istimewa, karena memberikan kesan yang identik buat saya.

Pertama, Nyasar!.. (makanya bawa peta). tapi ga jauh-jauh kok. dan yang terpenting tidak mengganggu proses acara yang akan berlangsung, karena kedatangan rombongan kami hadir tepat sebelum acara dimulai. ya.. tepat sekali. dalam pernikahan Sdr Dwi & Suami, kami hadir sebelum pengantin pria berada dilokasi Aqod. dalam pernikahan mb Fifit kami hadri tepat beberapa menit setelah kedatangan rombongan pengantin pria.

Friday, February 8, 2013

Getaran cinta

Rasa apakah ini?
Sebentuk prasangka yang mengobarkan asa
Manabur kembali mimpi-mimpi diatas singasana cinta

Kau tak beri dia bentuk
Namun jelas langkahmu telah hadir memberi kesan pada jiwa

Jiwaku bergelora
Menghendaki cintaku berbalas cinta

Cinta yang tak cukup dalam prasangkan
Namun cinta yang hidup dalam realita
Realita dakwah cinta

Orasi Bung Anis Matta dihadapan lautan masa ribuan kader PKS Jogja | Video

Pidato Presiden PKS Bung Anis Matta dihadapan ribuan kader dan simpatisan PKS Yogyakarta di gedung wanabaktiyasa. Juma'at, 8 Februaru 2013.
sumber : http://www.pkspiyungan.org/2013/02/orasi-bung-anis-matta-dihadapan-lautan.html


Tiga prinsip keluar dari kesulitan

Tiga prinsip keluar dari kesulitan :
  1. Selalu berbahagia
  2. Berpikir sesuatu yang tidak dipikirkan orang lain

Tiga Inspirasi kegemilangan

Tiga inspirasi kegemilangan Anis Matta Lc :
  1. Kisah nabi musa dalam menyeru fir'aun
  2. Kisah Nabi Muhammad SAW
  3. Kisah Mission Imposible 4 : "Ghost Protocol"

Khutbah jum'at Anis Matta | Video

Video Khutbah Juma'at Ust. Anis Matta, 8 Februari 2013. Di Masjid Al Mujahidin UNY
Transkrip Khutbah : Klik sini

Friday, February 1, 2013

Cobaan yang memperkuat

Cobaan dan gangguan.. akan selalu hadir menerpa eksistensi sebuah entitas. Terlebih entitas dakwah.. Sejarah telah memperlihatkan kepada kita betapa ujian dalam dakwah begitu besar, bertubi-tubi, silih berganti. Cobaan itu hadir hendak menghapus eksistensi gerakan dakwah.

Alih-alih menghancurkan dakwah, justru berbagai macam cobaan dan ujian yang mengguncang gerakan dakwah akan semakin memperkuat eksistensi dakwah itu sendiri. Selama orang-orang yang berada didalamnya menjadikan Iman sebagai sumber kekuatan. Selam iman masih memancar dalam dada.

Berapa kali Allah memenangkan orang-orang beriman atas orang kafir padahal jumlah mereka sangat sedikit dibandingkan mereka yang menghendaki terhapusnya dakwah?!

Di muladi dari kisah para nabi, para 'ulama atau sekedar kisah mereka yang tak bernama. Berapa kali Allah SWT mengulang kisah Nabi Musa dalam Al Qur'an dalam babak perjuangan dakwah menyeru Fir'aun? beragam situasi yang dialami olah Nabi Musa dikisahkan dengan gamblang dan lugas. tentang bagaiman jumlah yang sedikit senantiasa dimenangkan oleh Allah SWT. begitu juga perjuangan Nabi-Nabi Allah yang lain. Nabi Yusuf, Ibrahim, Isa, Muhammad dan yang lainnya.

Karena tujuan dakwah itu begitu indah, maka akan terus ada generasi yang sukarela akan memperjuangkannya. bukan karena inginnya, tapi karena Allah SWT telah menentukan dirinya berdiri dalam barisan itu. berjuangan, berpeluh, berrsakit, dan tentu berbahagia dalah kehidupan abadi InsyaAllah.


TIga syarat kemenangan

Pasca ditetapkannya Anis Matta sebagai presiden PKS menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq yang mundur dari jabatan kepresidenan, menyampaikan tiga syarat untuk meraih kemenangan.

Tiga Syarat tersebut adalah :
  1. Memperbanyak berdoa kepada Allah SWT
  2. Memperkuat Soliditas internal
  3. Bekerja keras, lebih keras lagi. disegala bidang amal.
syarat kemengan diatas senada juga dengna materi Khutbah Jum'at yang disampaikan oleh Ust Khoerudin P.Hd. di Masjid Al Mujahidin UNY siang tadi. Bahwa sumber-sumber kemenangan dakwah bersumber dari kekuatan Allah.., kekuatan soliditas tim, dan kekuatan kerjakeras.