Friday, June 29, 2012

Mi'raj

apa  yang kamu pikirkan jika ada satu lembaga antariksa menawarkanmu untuk jalan-jalan keluar angkasa selama seminggu? atau bekal apa yang bakal kamu siapin?

kalau ngebayangin camping, maka setidaknya persiapan ini bakal nongol dalam pikiran kita. Makan, minum, pakaian hangat, pakaian ganti, sleeping bag, kompor, dan lain-lainnya lah.. yang jumlahnya luar biasa banyak, dan berat untuk dibawa. apa lagi kalau campingnya diluar angkasa, pasti bekal yang akan dibawah jauh lebih banyak. iya kan?

alhasil semua itu hanya akan menambah berat beban sang roket.

Saudaraku yang dirahmati Allah, Mi'rajnya Rasululla SAW , ke Langit tertinggi. setela beliau di lucuti oleh Allah SWT. meniggalnya khadijah, meninggalnya Abu Thalib, di campakkannya beliau oleh Thaif. sungguh Muhammad sedang di lucuti Oleh Allah SWT. 

maka jangan sisakan beban yang memberatkanmu ketika ingin menjadi manusia sempurna dihadapan Alla SWT. buang semuanya ketempat sampah. raihlah kedudukan Tertinggi, dengn meringankan diri seringan-ringanya, seperti kapas yang dihalau angin.

Beban-beban itu adalah dosa. baik dosa kecil ataupun dosa besar. baik yang disengaja atau yang tidak disengaja. karena dosa, membebani, menghalangi tercapainya tingak keimanan yang baik dsisi Allah SWT.

Thursday, June 28, 2012

Ramadhankan Hatimu

"Apa sih istimewanya ramadhan? "
Sembari membolik-balik lembar demi lembar kitab Riyadhus Sholihin, Andrea masih saja menggumamkan kalimat itu. sejuk AC kamar sepertinya tak lagi mampu mendinginkan suasana pikirannya yang panas mencari jejak-jejak sebuak kata, "Ramadhan".

******
"Awas.....! minggir...!"

Meramadhankan dirimu

Bilang kalau kau tak bahagia tentang hadirnya. 
Katakan bila kau tak merindunya.
atau Tak perlu kau mempersiapkan kedatangannya.
maka rugi... seperti ruginya seorang pebisnis, yang meniggalkan peluang terjadinya keuntungan yang sangat besar bagi dirinya.
Ramadhan adalah dimensi waktu, yang memiliki awal dan memiliki akhir, tak akan sama ramadhan kali ini dengan ramadhan tahun kemarin. dan perbedaan itu tidaklah sama untuk semua orang. Pada akhirnya perbedaan itu mengakibatkan munculnya tiga golongan, yang pertama adalah mereka menyia-nyiakan bulan penuh berkah ini, mereka adalah serugi-ruginy pebisnis, karena tidak mealukan amal-amal yang istimewa dibulan ini. Yang kedua adalah mereka yang biasa-biasa saja, tidak ada peningkata. mereka tak untung dan tak rugi. dan yang ketiga adalah mereka yang benar-benar meningkatkan kualitas amalnya dibulan ramadhan. mereka ini yang menjadi pebisnis super untung.
layaknya balap MotoGP. kulitas keuntungan kita dibulan ramadhan ditentukan seberapa jauh menempuh suatu jarak dengan waktu yang telah ditentukan. kalau MotoGp siapa cepat dia menang, kalau Ramadan siapa menempuh jarak terpanjang dia menang. seberapa banyak amal yang dilakukannya maka ia menjadi pemenang ramadhan.
Namun perlu diperhatikan juga, kendaraan yang digunakan untuk berpacu dalam ramadhan. pastikan kondisinya prima. perlu persiapan. bagaimanamungkin kita akan kuat baca Qur'an sepuluh jus perhari, kalau dalam sehari satu jus saja berat dilakukan diluar ramadhan. atau sholat malam, atau sedekah, atau berbuat baik pada orang lain, atau membantu kesulitan orang lain.. pada intinya semua itu perlu untuk dilatih sebelum ramadhan. Latihan denga berpuasa senin kamis ata puasa sunnah lainnya, latihan sholat malamnya ditingkatkan, membiasakan diri untuk tilawah denga jumlah yang sedikit lebih banyak. dan seterusnyalah...
setidaknya berikut ini adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang ramadhan:
1. Mendalami ilmu tentang ramadhan
2. Berpuasa sunnahnya ditingkatkan
3. Tilawahnya ditingkatkan
4. Sholat-sholat Sunnahnya ditegakkan
5. Manajemen waktunya diperbaiki
6. Persiapan fisik, dengan olahraga teratur
7. Biasakan diri dengan memelihara Wudhu
8. Bermuhasabah sebelum tidur
9. Menertibkan adab-adab kehidupan yang sesuai dengan sunnah
10. Tanamkan rasa bahagia untuk menyambu hadirnya
sehingga ketika ramadhan tiba, kendaraan kita benar-benar dalam kondisi prima. siap berpacu, menjadi yang terdepan.
oleh karena itu "ramadhankan dirimu" sebelum ramadhan tiba. sehingga ketika ramadhan tiba kita menjadi jawara.

Rama dan Sinta

Kisah-kisah cinta ini penuh makna, menghamburkan inpirasi tentang luapan rasa pada keindahan dan perumpamaan kesempurnaan.

ini bukan tentang kisah ramayana, atau kisah mahabrata yang menghadirkan rama dalam kesempurnaan kisah, menggubah kasih dalam kisah-kisah. atau sinta yang menjadi tokoh yang menjadi mula sebuah perang besar mahabrata.

Tapi apa yang berada didalamnya benar terinspirasi oleh keduanya. bicara tentang ekspresi keindahan. bukan soal cinta semata. tapi Semua keindahan yang memang patut untuk di apresiasi. lewat kata-kata aku coba mengapresiasi keindahan itu.

Tak pernah berharap aku pada karyaku sebuah pujian, namun tak akan mengelak aku pada hinaan juga. yang terpenting buatku. aku mengapresiasi keindahan.

Keindahan yang mengantarkanku menjadi pribadi yang disukai Tuhanku..
karena aku adalah miliki Tuhanku..

Setetes Media, Mencorak Peradaban

Jika Masyarakat adalah sebuah air dalam gelas, maka media adalah tetesan warna yang siap mengubah segalanya.

Bagaimana mungkin warga Amerika, berbeda pendapat dengan Masyarakat Islam terkait Palestina? atau kasus lainnya.

Kasus terakhir adalah Cina, tentang Aborsi seorang wanita, yang menurut pemberitaan beberapa media, wanita itu dipaksa aborsi calon anak keduanya. Padahal usia kandungan sudah menginjak tujuh bulan, karena tidak mampu membayar denda akibat melanggar aturan satu keluarga satu bayi.

bagaimana pendapat masyarakat Dunia? masih di media yang sama, menyamapaiakan bahwa Masyarakat dunia mengecam tindakan aborsi paksa itu. tetapi yang apa yang terjadi didaerah peristiwa? justru keluarga wanita itu mendapat banyak  protes dari berbagai elemen. persoalannya adalah media, segmentasi pembaca, dan cara menyajika sebuah berita, menyebabkan perbedaan dalam memandan sebuah topik yang diberitakan.

 Media sendiri memiliki corak. Dan coraknya itu sangat dipengaruhi oeleh beberapa hal. yang pertama adalah ideologi, yang kedua adalah ekonomi, yang ketiga adalah politik.

Wednesday, June 27, 2012

Merenda kasih yang terlupakan


siapa yang paling kucinta? 
siapa yang paling kurindu? 
siapa yang patut ku bahagiakan?

Ibuku...

(46. Al Ahqaaf:15) Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

Sunday, June 24, 2012

Pemilu Mesir; Mursi menang

Ahad, 24 Juni 2012, pukul 21.40 (WIB) KPU Mesir menyatakan pemenang dalam pilpres Mesir adalah Dr. Muhammad Mursi, capres Ikhwan dengan meraih saura 13.230.131 suara, sedangkan Syafiq meraih 12.347.380 suara.

Allah SWT pasti akan memenangkan orang-orang yang gigih memperjuangkan agamaNya. 
 
Allahu Akbar wa Tahya Mishr, Allahu Akbar wa Lillahil Hamd.

siratan impian

Allah memenangkan dengan kekuatan, dan tidak ada kekuatan selain kekuatan Allah. Dan bagi umat manusia, kekuatan berarti tingginya peradaban, tetapi bukan peradaban yang parsial, yaitu peradaban yang hanya sekedar dibangun diatas satu kepentingan tertentu dan melupakan universalitas harmoni kemanusiaan yang luas. tak sekedar dibangun diatas kekuatan militer namun melupakan pembangunan, tak hanya sekedar dibangun diatas kesejahteraan sosial dan melupakan pertahanan, atau mementingkan kekayaan lalu meninggalkan pengembangan ilmu pengetahuan. terlebih ketika peradaban itu dibangun dengan meninggalkan pemurnian etika kemanusiaan, moral kemanusiaan. Peradaban yang dibangun dengan model ini, sejarah telah memberikan gambaran atas apa yang akan terjadi padanya, kehancuran dalam waktu yang dekat.

maka ketinggian peradaban sesungguhnya sempurnanya kebutuhan dasar manusia yang disampaikan dalam Alqur'an Al karim, yaitu sempurnanya manusia dalam beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. yang beribadah itu berdiri diatas sarana prasarana yang kita sebu dengan Dunia, sedang dunia itu mencakup sagala aspek fisik yang bersentuhan langsung dengan kehidupan kita. baik itu yang telah ada, atau yang belum ada (penemuan).

sehingga untuk menyempurnakan peradaban umat Islam diperlukan kekuatan-kekuatan fisik yang mampu menegakkan bentuk-bentuk peribadatan kepada Allah SWT, meliputi seluruh aspek kehidupan manusia. pendidikan, teknologi, ilmupengetahuan, pengelolaan sumberdaya alam, kesejahteraan sosial dan masih banyak lainnya.

ini harus menjadi Proyek setiap Muslim, untuk memastikan segala hal yang berhubungan dengan dirinya (dunia) adalah sebagai upaya untuk menyempurnakan ibadah kepada Allah SWT.


Palestine

Palestina, padanya digantungkan sebuah harapan. harapan yang telah tertanam kuat dalam sanubari setiap Mukmin di seluruh dunia. setiap mukmin yang menjadikan hari-harinya, diluputi kerinduan. kerinduan atas apa yang dialami oleh para mujahid yang menyandang gelar syahid dimata Allah SWT.

bukankah Allah telah menjanjikan kemenanan yang besar kepada orang-orang yang beriman? kemenangan yang oleh Allah diberikan dalam dua bentuk. kemenangan yang diwujudkan dalam bentuk kemenanga lahiriah, takluknya musuh-musuh Allah oleh Umat Islam, terbebasnya wilayah kuffar. atau kemenangan yang kedua, diberikan dalam bentuk kemenangan yang hakiki, yaitu ketika seorang muslim yang berperang dijalan Allah, lalu dalam perjuangan itu ia meninggal. maka matinya itu adalah syahid, sungguh kemenangan ini adalah kemenangan yang begitu dirindukan oleh setiap muslim.

Thursday, June 21, 2012

Naluri-Naluri Dakwah


perjalanan singkat menelusuri jalan-jalan kota jogja dan beberapa meter sekitarnya. bertemu dengan beberapa orang, berdiskusi, sharing, dan saling tukarpikirian.

pendukung banyak ok, pendukung loyal ok.. tapi pendukung yang mau bergerak itu yang dibuthkan. bergeraknya seseorang atas kesadaran, bahwa apa yang dilakukannya semata-mata karena Allah SWT. ini berkaitan dengan dua sikap yang harus dimiliki oleh seorang aktivis dakwah kampus sekaligus. yakni instingnya untuk senantiasa bergerak-movement-. dan yang kedua adalah keikhlasannya atas apa yang dilakukannya tersebut, ikhlas yang Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.”

maka keduanya harus tampil secara bersamaan.

dakwah kampus membutuhkan pelaksana yang mampu bergerak dengan pemahaman yang tertanam menjadi naluri.

naluri-naluri dakwah...





Sumber: http://www.dakwatuna.com

Wednesday, June 20, 2012

Menuliskan apa yang dirasakan

apa yang kurasakan tentang dakwah.

bukan, bukan tulisan seperti Abang Ayip yang banyak mengupas tentang dunia Fisika dengan apik. aku merasakan alunan katanya berpindah dari satu kalimat ke kalimat yang lain mengandung gaya tarik yang luar biasa menggugah akal-akal untuk menikmat suasana.

atau tulisan pak cahyadi yang deskriptif, provokatif dan inspiratif itu... ah.. mungkin judge-ku kurang tepat soal beliau. tapi itulah yang kurasakan, membaca tulisannya seperti diajak berdialog secara langsung. hadap menghadap secara langsung, tak sering tulisannya mampu menggugah kesadaran dan menggerakkan pikir untuk merealisasikan segalanya.

terlebih tulisanya Salim A Fillah. tak diragukan, jika kau membaca sebagian atau seluruhnya, maka kau akan bertrasnformasi menjadi jiwa-jiwa yang seolah berada didunia lain yang jauh berbeda dengan yang kita alami. ya.. ia mampun merangkai kata-kata sehingga memiliki kekuatan untuk memperlihatkan kata. mem-visual-kan kisah. kisah dalam kata.

mereka adalah inpirasi.

tulisanku,,,.

ah tak bermakna menggurui, tak juga ingin menekankan untuk kau mengerti ketika membacanya. karena terkadang kata yang dalam memori-memori otot ini tak mampu melukiskan rasa yang bergejolak dalam hati atau mendeskripsikan narasi yang bercokol dalam alam pikir.

karena yang ku inginkan hanyalah menuliskan apa yang kurasakan itu saja.

Deadline Your Work

setiap orang akan menjadikan waktu-waktunya penuh dengna kesibukan yang baik, bilamana ia tahu betul tentang urgensi perjalanan waktu.

waktu yang kita berada didalamnya, berpindah dari satu waktu kewaktu yang lain, meninggalkan apa yang kita sebut masa lalu dengan apa yang kita sebut masa kini. adalah sebuah dimensi yang mencatat cetak sejarah atas apa yang kita perbuat dalam dimensi itu.

kita bukan sedang memposisikan diri kita agar orang lain mengenal kita dengan sejarah yang gemilang, atau kisah heroik yang sesaat wah dan memberi kesan yang tinggi. lalu kemudian mengendur dan hilang dalam cetakan sejarah lainnya...

tetapi cetakan sejarah seharusnya dapat kita bentuk bahwa disetiap hentakan waktu yang beralalu itu ada sebuah prasasti yang akan menjadikan diri kita bangga akan hal itu.

maka menjadikan setiap waktu dalam hidup kita dengan berjuanga adalah sebuah kepastian. berjuang agar menjadi pribadi yang baik, berjuang agar dapat memberi manfaat, berjuang memastika bahwa waktu yang terlewati bukanlah kesia-siaan.

sampai disini, tidak ada lagi waktu yang terlena, tidak ada lagi waktu yang terbuang, tidak ada lagi waktu yang terkesampingkan.. semua waktu adalah kisah terbaik.

Tuesday, June 19, 2012

Masa kecilku

"teringt masa kecilku.."

Ada band, ditengah suasana pagi yang indah.. berhamburan cahaya hangat dari sang mentari. pagi benar, siulan burung-burung kian menambah indah suasana.

pikiranku melayang pada satu rumah. nun jauh, padangan mata tak mampu menjangkaunya, hanya hati yang mencoba meraba-raba, mengembalikan kenangan pada satu rumah. rumah yang menyimpan kebahagiaan, kebersamaan, kesedihan juga.. pengalaman, cinta, kashi sayang, yang bercampur aduk menyatukan mimpi-mimpi untuk kehidupan.

teringat masa kecilku.." ds.t..

Sunday, June 17, 2012

Al Ma'tsurat yang basah

Perlahan ku bolak-balik rendaman cucian itu, pada sepotong baju nampak ada yang mengganjal di kantung depannya.. kotak, berukuran sekitar lima atau enam sentimeter..

semakin penasaran, koko biru itu ku bentangkan di atas bak diameter seperempat. nampak lusuh, dibbeerap tempat ada noda kecil, bintik-bintik tanda usia yang telah tua.

memang koko dengan corak tangkai melingkar-lingkar itu adalah pemberian orangtua, dahulu sekali ketika fitri (lebaran) tinggal beberapa hari lagi. sudah menjadi kebiasaanya (orangtuan) setiap ramadhan dipenghujung perjalanannya, mereka akan memberikan sesuatu yang baru untuk anak-anaknya. Berenam bersaudara kami akan diberikan baju baru, tapi koko ini sepertinya bonus. karena biasanya kami akan diberikan baju baru buatan sendiri.

ibuku penjahit? betul.., entah dari mana keahlian itu dia dapatkan, karena setahuku tak ada tempat kursus menjahit di daerahku, bahkan sampai sekarang "mungkin"... terakhir baru kutahu dari eyang yang di jawa, kalau dulu ketika sekolah di SMA PGRI (dulu apa namanya ya..) setiap usai sekolah ibuku menyeempatkan belajar menjahit pada bu kardi, tetangga sebelah rumah.

makanya, disetiap penghujung ramadhan, ada enam bersaudara yang menggunakan baju baru dengan corak, warna, motif, dan jenis kain yang sama.. sudah seperti polisi saja, "berseragam"...

dan koko itu adalah bonus, entah bonus untuk apa. tapi itu diberikan ketika aku kelas satu SMA, jadi mungkin itu hadiah atas diterimanya masuk disekolah lanjut. "ah... koko yang usah, dia sudah menemani begitu banyak episode yang telah terlewati"...

kotak yang menonjol dalam kantung baju itu akhirnya ku ambil, membuka sedikit ruang sehingga jemariku dapat menjepit benda itu dan menariknya keluar..,

"Sebuah Al Ma'tsurat yang basah..."

sejenak aku termenung. buku kecil ini, yang selalu menemani dikala senja dan pagi menjelang, menggiring ingatanku pada suatu narasi hidup yang panjang. mengumpulkan keping-keping kenangan yang saling bersambungan terikat pada benda mungil Al Ma'tsurat.

Untaian kata yang bermakna puji, mengagungkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, menjadikanNya benar-benar satu yang teragung yang disembah oleh selayaknya seluruh manusia. doa yang mengiringi kekuatan langkah setiap da'i yang senantiasa melantunkannya dipagi dan petang. doa yang dipanjatkan mengharap kesatuan hati pada saudara yang dicinta. cinta yang tumbuh dan berkembang dalam ketaatan kepada penciptanya.

kecil hijau, buku ini. yang serupa pertama kali aku membacanya ketika sholat magrib berjama'ah dengan akhi-akhi dari sebuah LDF, Al Musthofa namanya. dan di Musholla Al Musthofa kami membacanya.

duduk melingkar antara spuluh atau lima belas orang, salah satu diantara kami, memulainya. mengajak membuka Al Ma'tsurat, dan mulailah dzikir itu di lantunkan...

Ta'awudz, basmallah.. surat Al Fatihah... seterusnya..

sungguh ini perasaan yang indah. ku persaksikan diantara mereka wajah-wajah yang bergembira, bergembira atas apa yang Allah telah berikan pada mereka. ku lihat rautnya yang senantiasa membawa kebahagiaan ketika bertemu. senyum keikhlasan, perhatian yang tulus telah menjadikanku husyu' dalam alam ukhuwah.

hari-hari selanjutnya adalah hari yang mengantarkan pribadi yang jauh dari mengenal Islam ini bertemu dengan keindahan cahaya Islam. tak kulihat Islam itu anarkis seperti yang selalu kudeengar dari radio, tak kulihat Islam itu keras, kejam dan bengis seperi yang kudengar dari kebanyakan. yang kutemui Islam itu sempurna, diturunkan oelha yang maha sempurna, disampaikan oleh manusia sempurna. mengamalkannya adalah kesempurnaan, meninggalkannya adalah kerugian.

bersambuang.......