Saturday, March 30, 2013

Rihlah walimah | Edisi Wahyu&Nisa

Selamat ya .. buat pasangan pengantin. saya berdoa untuk kalian yang sedang dalam peraduan kasih, mempertemukan cinta. Menapak sebentuk kasih yang Allah anugerahkan kepada manusia. berkeluarga.

Barokallahulaka wa baroka 'alaikuma wa jama'a bainakum fi khoir... Amin..


Memenuhi panggilan wahyu

Ini mas Wahyu, bukan wahyu firman Tuhan...

Akh.. jangan lupa besok jum'at sore ant ngisi mentoering.

Sebuah SMS masuk ke Andro-ku. bebarap waktu lalu, akh wahyu, koordinator mentoring STTNAS mennghubungiku untuk membantu mendampingi kegiatan mentoring. sebenarnya ini kali kedua. Ini juga berkat bujukan mulus (mekso...) dari senior akhowat UNY. Sebut saja Hara**i. Terdesak tak bisa menolak.

Pertemuan pertama kemarin menyenangkan. Di UNY sangat sulit menemukan saudara sedaerah. Rata-rata mahasiswa UNY adalah warga jawa tengah bagian barat, denga bahasa uniknya Ngapak. Purworejo, kebumen, dan seterusnya. yang kira-kira masih serumpun.

Wednesday, March 27, 2013

Mensyukuri nikmat mudah

Memilih jalan yang sukar seringkali bukanlah ide yang bagus. Kita lebih memilih mengambil yang termudah. Karena kita tahu betul kedua jalan itu meiliki perbedaan yang sangat besar. Sudah menjadi sifat manusia, lebih suka memilih yang mudah.

Bukan berarti kemudahan yang kita milliki itu buruk. Justru yang kita minta pada Tuhan seringkali adalah kemudahan. Kemudahan disemua urusan. Ketika bekerja kita berharap kemudahan dan dijauhkan dari marabahya. Ketika kita menghadapl ujian kita berharap dlberi kemudahan.

Tuesday, March 26, 2013

Ingat-ingat rumah, memupuk semangat yang mulai pudar

jambu mete di ladang
Coba-coba ingat rumah. Coba-coba menggali motivasi hidup yang kian menghilang. Pasalnya "gagal" seringkali menjadi kawan, kawan yang terlampau akrab.

Ini cara untuk rihlah pikir, enteng khayal.. 
Ingat-ingat,...
Ingat. setiap musim jambu mete, ketika bunganya mulai kuncup, pohon dengan bau daun yang khas itu mulai diselimuti warna hijau, merah, dan putih.. Bunga mete. Biasaya itu terjadi dimusim kemarau akhir, angin bertiup lebih kencang dari biasanya. membelai dedaunan, seperti seorang ibu yang mengusap kepala anaknya, bedanya mete mengeluarkan bunga sedang sang anak tertidur pulas.

Kalau musim bunga itu datang, maka kerja sambilanku adalah membersihkan gulma yang memadatai hampir seluruh area lahan jambu mete. Ini kerja tahunan, hanya setahun sekali. karena lahan yang ditanami mete, apalagi metenya sudah besar, maka tidak ada ruang untuk tanaman holtikultura yang lain, karena daun-daun jambu mete lebat menghalangi matahari yang dibutuhkan oelh tumbuhan holtikultura dibawahnya. situ sebabnya kerja ini hanya setahun sekali. karena memang tidak ada tanaman lain selain jambu mete. kecuali ditebang, dan diganti dengan tanaman lain.

Dosa-dosa PKS

PKS bekerja untuk Indonesia
Sumbergambar : pks.or.id
PKS. Lagi-lagi PKS. Ni partai emang ga berhenti berbuat ulah. Ada aja ulahnya yang bikin gue dongkol bin sebel. Yg terakhir ini, gara-gara mentan yang dari PKS tuh, harga daging sapi, bawang, sekarang cabe, pada naik semua. Gila-gilaan naiknya. Masa bawang putih sampe 100 ribu/kg, gimana nanti enyak gue bikin soto di warung. Dinaikin harganya pembeli kabur, gak naikin rugi mulu.

Kali ini udah sebagian gue rangkum, dosa-dosa yang pernah (dan masih) diperbuat PKS, antara lain:

1. PKS ngelawan keinginan Amerika Serikat

Sunday, March 24, 2013

Mengulas Filem Republik Twitter

Rupanya saya agak telat nonton filem ini. Sudah tayang tahun kemaren. Ide ceritanya menarik, fresh, kita sering menyebutnya dengan kontekstual. Ya.. berhasil menangkap fenomena yang tengah berkembang ditengah-tengah masyarakat sosial saat ini. Yaitu  menjamurnya kecenderungan masyarakat untuk memindahkan dunianya ke Dunia Maya alias internet. Dan apartemen yang mereka tuju adalah jejaring sosial, atau lebih familiar dengan media sosial (medsos). Dan kamar yang paling sering menjaid persinggahan adalah FB atau Twitter. 

Said Syahid Ramadhan Al Buthi, Sikap Saya!

Sikap saya terhadap kematian Said Ramadhan Al Bouti
Sumbergambar : muslimvillage.com
Said Ramadhan Al Bouti, beberapa waktu lalu, dalam release sebuah berita dinyatakan meninggal dunia. Melalui serangan bom bunuh diri. 

Sedikitnya, saya mengenal beliau dari salah satu karyanya yaiut Kitab Sirah Nabawiyah. yang mengupas perjalanan hidup Nabi Saw. dengan menjabarkan hikmah-hikmah atas peristiwa yang terjadi.

Ketika awal mendengarnya saya cukup kaget, berkelindan beberapa pertanyaan dalam pikiran saya berikut ketidakpercayaannya. Bukankah di Suriah tengah terjadi pertempuran antara rezim Bashar al 'Asad, yang di dukung oleh golongan Syiah dan negara iran. dengan kalangan oposisi yang notabene adalah mujahidin dari Sunni. Dalam pemberitaan, beliau terbunuh melalui bom bunuh diri oleh kalangan oposisi. Berarti dhilakukan oleh kalangan mujahidin. padahal jika dilihat dari pemikirannya, beliau itu tergolong penganut mazhab 'Asy'ariyah, Sunni. 

Terimakasih kawan, sejauh ini saya bertahan

Terimakasih, sejauh ini saya mahasih bertahan. Kita sangat mafhum, bahwa tak ada yang seindah selain rencana Allah untuk kita. Dan diantara rencanaNya itu, terhampar samudra cinta untuk kita. Kita percaya satu perhentian yang kelak akan menjadi labuhan perjuangan ini akan menjadi indah pada akhirnya. 

Saturday, March 23, 2013

KMM Ceria 2013 : Kepedulian kita adalah sumber tenaga kita

Keluarga muslim al musthofa FT UNY sedang Open House Ormawa
Persiapan, selesai sudah. hanya Helm, dan sebuah jaket saja. ditambah sarung tangan untuk mengurangi dinginnya malam.

Usai Sholat Isya' berjama'ah di masjid tercinta al Mujahidin UNY, saya dan tiga kawan lainnya akhuna rizki, ahmad dan hidayat. bertolak kelokasi Up Grading KMM 2013. Jarang-jarang saya melakukan perjalanan seperti ini. Dulu sering, pergi kemana-mana baik jadi peserta atau jadi panitia. Mungkin saat sekarang ini adalah waktu untuk rehat dari aktivitas yang padat. Tapi berharap tak berhenti, itu saja.

Sampailah kami di perhentian pertama, untuk menunggu jemputan panitia. Sambil menunggu, kawan bertiga itu pergi kesupermarket terdekat, membeli beberapa camilan dan minuman.

Thursday, March 21, 2013

Elektabilitas PKS di dunia maya | Nike!

Elektabilitas PKS di media sosial
PKS Populer di Youtube


Tidak dapat dipungkiri, sosial media juga turut memberi andil yang sangat besar bagi keberhasilan seseorang untuk memperoleh ketenaran. sudah berapa kali, kita menemukan, sebuah trend berkembang begitu cepat karena memanfaatkan media internet atau sosial media. baik teks, gambar maupun video.

Thursday, March 14, 2013

Muhammad Rifai : K.H. Hasyim Asy'ari --biografi singkat 1871-1947--


K.H. Hasyim Asy'ari biografi singkat 1871-1947
Belajar dari Muhammad Rifai melalui buku K.H. Hasyim Asy'ari; Biografi singkat 1871-1947.

K.H. Hasyim Asy'ari disebut sebagai pemilik darah biru dan darah putih. Keturuan bangsawan disatu sisi dan keturunan 'alim dari arah yang lain. Dia adalah keturunan dari raja majapahit terakhir Prabu Brawijya VI (lembu peteng). 

Muhammad Rifai menuliskan silsilah beliau menurut Akarhanaf sebagai berikut. K.H. Hasyim Asy'ari bin Halimah binti Layyinah binti Sichah bin Abdul jabbar bin Ahmad bin Pangeran Sambo bin Pangeran Banawa bin Jaka Tinkir bin Prabu Brawijaya VI.

Beliau lahir pada tanggal 24 Dzulqa'dah 1287 H atau 14 Februari 1871 M. Putera ketiga dari sebelas bersaudara. Nama lengkap beliau Muhammad Hasyim Asy'ari bin Abdull Wahid bin Abdul Halim, yang bergelar pangeran Bona, bin Abdul Rohman Rahman yang dikenal dengan Jaka Tingkir Sultan Hadiwijoyo, bin Abdullah bin Abdul Aziz bin Abdul Fatih bin Maulana Ishaq, dari Raden 'Ain al Yaqin yang disebut Sunan Giri. Jadi, dari nasabnya beliau merupakan campuran darah biru dan darah putih. Campuran kalangan ningrat, priyayi, keraton dan kalngan tokoh agama, kiai, santri.


Inilah K.H. Hasyim Asy'ari, santri yang gemar mengaji, merasa tidak cukup belajar dari ayah dan kakeknya Kiai Usman, pada usia 15 tahun K.H. Hasyim Asy'ari remaja berkelana dari satu pesantren kepesantren lain untuk menuntut ilmu. mulai dari pesantren Wonokoyo (Probolinggo), pesantren langitan (Tuban), sampai pesantren Trenggilis (semarang). lalu dilanjutkan ke pesantren Kademangan (bangkalan) selanjutnya kepesantren Siwalan (sidoarjo). dan dipesantren terakhir inilah agaknya K.H. Hasyim Asy'ari berguru agak lama dari Kiai Ya'qub, lalu dijadikan menantu.

Pada kesempatan selanjutnya, K.H. Hasyim Asy'ari juga belajar dimana dari sumber mata air Islam, Makkah al Mukarromah. Disinilah beliau memperdalam Islam, dan berinteraksi dengan santri-santri dari berbagai negara. lalu pada kali kedua kesempatan beliau ke Makkah, ia bersama bebarap 'ulama dari berbeagai negara lain, bersepakat mengabdikan dirinya untuk menyebarluasakan Islam, dan bertekad untuk melakukan perubahan terhadap negerinya, yang notabene negeri para pelajar itu masih berada dalam invansi negara lain.

K.H. Hasyim Asy'ari adalah sosok revolusioner, pembaharu sekaligus penjaga jejak keaslian cara pandang Islam.

Beliau adalah orang yang gigih, dalam menyebarluaskan Islam, pilihan daerah Tebuireng sebagai tempat langkah awal mendirikan institusi pendidikan pesantren adalah sebuah pilihan yang "aneh". Sarang penyamun, perampok, dan lokalisasi prostitusi. sebuah medan dakwah yang sangat berat. Tapi beliau sadar betul, dakwah itu bukan untuk orang-orang yang 'alim, yang sudah jelas keilmuannya terhadap agama. Dakwah itu justru terhadap orang yang buta terhadap agama. Memberikan edukasi dan pencerahan, mengenalkan agama pada mereka, membina dengan sabar, melakukan langkah-langkah yang sistematis, serta menerangkan tujuan-tujuan hakiki kepada mereka itu. Itulah dakwah. Tentu tidak mudah, awal-awal Pembukaan pesantren Tebuireng, selama dua tahun pertama mendapat tanggapan yang kurang dari masyarakat sekitar, tidak jarang berbagai ancaman bahkan godaan sering menghadang dakwah yang mulia itu.

Tapi Allah Swt senantiasa bersama orang-oragn yang sabar, dan berdakwah dijalanNya. hingga akhirnya kita mengenal Tebuireng sebagai Institusi pendidikan pesantren yang memiliki pengaruh yang sangat luas. tidak hanya sebagai corong pengembangan pesantren dinusantara, tapi juga diperhitungkan dalam kancah perpolitikan nasional, baik masa penjajahan belanda, jepang, masa mempertahankan kemerdekaan hingga saat ini.

Kontribusi besar beliau tidak cukup pada pendirian Pesantren Tebuireng.  K.H. Hasyim Asy'ari juga turut dalam upaya pemersatua ummat. baik skala nasional maupun internasional. dalam skala internasional, beliau mengutus K.H. Wahab Hasbullah dalam Muktamar Khilafah yang diselenggarakan oleh Saudi Arabia. walau akhirnya utusan ini ditolak karena persoalan administratif, namun peran beliau tidak surut. Pada kesempatan berikutnya beliau mengutus KHM Bisri Syamsuri dan KH Asnawi ke Arab Saudi guna menyampaikan surat mengenai kemerdekaan menerapkan mazhab empat ahli fiqh (Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali), perbaikan mekanisme Haji, dan seruan untuk menjaga tradisi yang dinilai positif menurut pandangan K.H. Hasyim Asy'ari. Surat inipun mendapat respon dari Kerajaan Arab Saudi kala itu Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman Al Su'ud.

Dalam skala nasional, K.H. Hasyim Asy'ari tidak bisa dilepaskan dari keberadaan NU, MIAI, dan Masyumi. 

Kita mengenal ketiganya memiliki peran yang sangat besar dalam upaya menyebarluaskan Islam, mempersatukan Ummat dan perjuangan membentuk negara yang menegakkan nilai-nilai Islam.

Pemikiran K.H. Hasyim Asy'ari

Nahdhotul 'ulama
Dalam bidang pendidikan, K.H. Hasyim Asy'ari menyatakan tujuan diberikannya pendidikan kepada manusia itu ada dua. Pertama menjadi insan purna yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. jadi semata-mata pendidikan itu diselenggarakan dalam rangkah beribadah kepada Allah Swt. Hal ini berakibat pada pengharaman mempelejarai ilmu-ilmu yang membawa manusia pada kesyirikan dan kesesatan pemahaman terhadap Islam seperti, perdukunan, sihir, nujum kebatinan, dan filsafat.

Kedua menjadi insan purna yang bertujuan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. hal ini, merupakan konsekuensi logis bagi para penuntut ilmu. Pehamannya terhadap suatu hal akan menjadikan dirinya mampun bersikap dengan tepat terhadap kondisi yang dihadapinya pada posisi yang tepat pula. disamping itu, para 'alim adalah orang yang tenang hidupnya karena telah menyingkap berbagai tabir alam semesta melalui kepakarannya dalam bidang ilmu tertentu.

Dalam bidang Tasawwuf, K.H. Hasyim Asy'ari berusaha menempatkan tasawwuf pada tempat yang semestinya. Yaitu praktek-prakte kesufian harus berada dalam bingkai syariat. tidak keluar darinya atau bahkan tidak meninggalkan aspek syariat lainnya. Dia mengecam praktek sufi yang melanggar syara' atau bahkan meninggalkan syara', dan hanya fokus pada kesufian semata. 

Dalam bidang pemikiran Fiqh dan Hadist, K.H. Hasyim Asy'ari dikenal memegan kuat tradisi mengikuti mazhab empat (hanafi, maliki, syafi'i dan hambali). Walau saat ini, pada prakteknya mazhab syafi'i mendapat porsi yang lebih besar dalam penerapannya.

K.H. Hasyim Asy'ari menyatakan bahwa perbedaan pendapat diperkenankan selama masih dalam bingkai syariah dan tidak keluar dari ajaran-ajaran islam. Jadi sebenarnya beliau adalah orang yang paling luwes dalam mengambil pendapat fiqh dari empat mazhab tersebut. Padahal empat mazhab tersebut memiliki perbedaan hingga pada 6000 persoalan. Tapi inilah, Khazanan islam. Perbedaan ini bagi para pendirinya mengantarkan mereka para pribadi yang tinggi penghormatannya, dan kuat persatuannya.

Dalam bidang nasionalisme, K.H. Hasyim Asy'ari adalah orang yang paling tinggi nasionalismenya dalam memperjuangkan Islam, yang berdampak pada sikap anti penjajahannya. Serta bagaimana Resolusi jihadnya dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI pada awal-awal kemerdekaannya. Jadi sesungguhnya Nasionalisem kebangsaan yang dimiliki oleh K.H. Hasyim Asy'ari adalah nasionalisme yang bersumber dari nasionalismenya terhadap Islam.

**Ada yang sangat menarik bagi saya terkait pandangan beliau terkait agama dan negara. Dinyatakan bahwa beliau merasa sedih, karena Islam dalam negara tidak menjadi bagian yang penting dalam praktek tatanegara. Tetapi Islam hanya dijadikan oleh sebagian orang sebagai kendaraan politik untuk meraih kekuasaan.
Oleh karena itu menurut saya, perjuangan Islam dipemerintahan harus terus digerakkan. menjadikan Islam sebagai bagian penting untuk menjalankan praktek tatanegara adalah impian dari K.H. Hasyim Asy'ari itu sendiri. Sehingga tercipta Negara yang dapat mengakomodasi praktek-praktek dari nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi keberagaman, kesejahteraan, keadilan, hak asasi manusia dan tentu yang paling utama adalah beribadah kepada Allah Swt.
Oleh karena itu, beliau menganggap tujuan akhir dari politik Islam di Indonesia adalah pelaksanaan ajaran-ajaran (nilai-nilai Islam) dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemikiran K.H. Hasyim Asy'ari dalam aspek demokrasi lebih terlihat dari praktek kehidupan beliau selama berkiprah sebagai Ulama. barangkali beliau tidak mengenal baik frase demokrasi itu secara langsung, namun secara subtantif, beliau justru giat dalam menerapkan nilai-nilai demokrasi, yang mana saat ini demokrasi hanya dilihat dari penerapan demokrasi secara struktural. Sehingga kita melihat ada sebagian orang yang alergi terhadap istilah demokrasi dan sampai mengaharam-haramkannya.

Ya.. Praktek demokrasi yang K.H. Hasyim Asy'ari lakukan terlihat dalam upaya beliau mengelola pesantren Tebuireng, yang terbuka pada arus modernisasi. Tentu melalui proses seleksi dan adaptasi. juga pada bagaiman sikap beliau dalam menyelesaikan konflik melalui penekanan asa musyawarah bersama, serta upaya beliau dalam mempersatukan ummat.

Mengenal K.H. Hasyim Asy'ari

K.H. Hasyim Asy'ari biografi singkat 1871-1947
Belajar dari Muhammad Rifai melalui buku K.H. Hasyim Asy'ari; Biografi singkat 1871-1947.

K.H. Hasyim Asy'ari disebut sebagai pemilik darah biru dan darah putih. Keturuan bangsawan disatu sisi dan keturunan 'alim dari arah yang lain. Dia adalah keturunan dari raja majapahit terakhir Prabu Brawijya VI (lembu peteng). 

Muhammad Rifai menuliskan silsilah beliau menurut Akarhanaf sebagai berikut. K.H. Hasyim Asy'ari bin Halimah binti Layyinah binti Sichah bin Abdul jabbar bin Ahmad bin Pangeran Sambo bin Pangeran Banawa bin Jaka Tinkir bin Prabu Brawijaya VI.

Beliau lahir pada tanggal 24 Dzulqa'dah 1287 H atau 14 Februari 1871 M. Putera ketiga dari sebelas bersaudara. Nama lengkap beliau Muhammad Hasyim Asy'ari bin Abdull Wahid bin Abdul Halim, yang bergelar pangeran Bona, bin Abdul Rohman Rahman yang dikenal dengan Jaka Tingkir Sultan Hadiwijoyo, bin Abdullah bin Abdul Aziz bin Abdul Fatih bin Maulana Ishaq, dari Raden 'Ain al Yaqin yang disebut Sunan Giri. Jadi, dari nasabnya beliau merupakan campuran darah biru dan darah putih. Campuran kalangan ningrat, priyayi, keraton dan kalngan tokoh agama, kiai, santri. Readmore

Wednesday, March 13, 2013

PKS di mata saya..

logo pks
Sumber : http://www.kabarduri.com
Soal PKS, saya tidak tahan untuk tidak mencurahkan perasaan tentangnya. Bermula dari dihantamna PKS oleh badai -meminjam istilah Anis Mata- konspirasi yang mengena telak ke presidennya langsung Lutfi Hasan Ishaq. Saya hampir selalu mengikuti perkembangan yang ada di media. terutama opini yang berkembang bebas di Kompasiana. dan informasi yang saya dapatkan di PKS Piyungan, sebagai 400-an website politik terakses terbanyak di Indonesia versi alexa rank.

Ditambah rasa kagum saya karena partai ini menejadi tranding topik di dunia maya terutama sosmed diKompasiana terbanyak, terakhir saya buka 355.000 postingan. Wow!. di ikuti demokrat  sebanyak 107.000 postingan lalu disusul golkar 34.800 postingan.

Tentu saja postingan terkait PKS itu sangat beragam, setidaknya mereka semua terbagi menjadi tiga golongan. golongan pertama adalah golongan yang kontra terhadap PKS, bahkan hingga taraf menjelek-jelekkan PKS. Yang kedua adalah golongan yang lebih cenderung untuk mengamati perkembangan. 

Saturday, March 9, 2013

Tidak takut bermimpi lagi..

berdiri ditepi pantai ngobaran
Rihlah di pantai Ngobaran


Senja ini, ingin kutuliskan sebuah mimpi. Bermimpi diatas pasir, selamanya menggoreskan inspirasi-inspirasi baru, tak peduli walau ombak datang dan menyapu habis seluruh bangunan impian pada akhirnya.

Karena... yang kuperlukan adalah bermimpi lagi. Berani bercita-cita lagi diatas puing kehancuran impian lama. Tak akan menyerah pada kehilangan satu kemenangan. Takakan hilang dihempas ombak bergantian. Selama masih ada 'azzam dalam oase jiwa, selama Iman masih bertahta disingasana cinta, selama itu pula kuperanikan untuk terus bermimpi.

Mimpi, yang kadang-kadang membuatku merasa terasing diduniaku sendiri. Mimpi yang kadang-kadang membuatku tersudut dari keramaian. Mimpi yang sewaktu-waktu mungkin menyekap jiwaku didalamnya.

Tetap akan kuberanikan bermimpi. Mimpi yang jauh lebih tinggi dari dahan bertenggernya bintang. Mimpi yang jauh lebih indah dari paduan warna pelangi. Mimpi yang jauh lebih kuat dari dentuman kuantum. Mimpi yang jauh lebih tegar dari karang pesisir pasifik.

Karena aku pemimpi..

Aku tak akan taku bermimpi lagi. Seperti dulu itu. Ketika kita masih bersama...

PERIH CINTA ; Ar Rummy



Perih Cinta inilah yang membuka tabir hasrat pencinta:
Tiada penyakit yang dapat menyamai dukacita hati ini.
Cinta adalah sebuah penyakit karena berpisah, isyarat
Dan astrolabium rahasia-rahasia Ilahi.
Apakah dari jamur langit ataupun jamur bumi,
Cintalah yang membimbing kita ke Sana pada akhirnya.
Akal ’kan sia-sia bahkan menggelepar ’tuk menerangkan Cinta,
Bagai keledai dalam lumpur: Cinta adalah sang penerang Cinta itu sendiri.
Bukankah matahari yang menyatakan dirinya matahari?
Perhatikanlah ia! Seluruh bukit yang kau cari ada di sana.

---------Ar Rummy-------------


Sihir media

Ada dua buah profesi yang identik, tetapi keduanya saling bertolak belakang. Nabi dan penyihir. Nabi dan penyihir sama-sama berusaha mempengaruhi manusia. mengajak manusia mempercayai apa yang dibawanya. 

Namun meskipun identik, tapi keduanya saling bertolak belakang, saling berlawanan. Para Nabi, mengajak manusia kepada kebenaran yang hakiki. menyadarkan manusia dari tipuan. Seperti Nabi Muhammad Saw., yang meluruskan cara berpikir manusia tentang Tuhan. apa yang dibawanya adalah benar, yang dilakukan olehnya adalah mengajarkan manusia agar meninggalkan kesalahan, fatamorgana dan tipuan menuju kebenaranyang haq.

Sedang penyihir, mengajak manusia mempercayai kebohongan. Mereka menipu penglihatan manusia. menjadi sesuatu yang kecil menjadi besar. seperti penyihir Fir'aun ketika menghadapi Nabi Musa As., menjadikan tali terlihat berubah menjadi ular dimata manusia. Namun hakikatnya tali itu tetap tali. itulah kebenarannya. menipu. menyesatkan, membodohi.

Itu profesi penyihir masa lalu. Di era saat ini, yang memilki profesi seperti penyihir adalah media. Media seperti penyihir yang mengajak manusia agar mengikuti apa yang dikatakannya. mereka berusaha mempercayai kebohongan yang mereka jadikan sebagai sebuah kebenaran. membredel perjuangan seseorang sehingga dia nampak buruk dikhalayak. 

Tapi apa ayal. Penyihir tetap penyihir. kebohongan tetap kebohongan, dan kebenaran tetap kebenaran. Maka berhati-hatilah terhadap media. jelilah dalam memilih informasi. jelilah dalam menyikap ajakan media.

*)tapi tidak semua media berlaku sebagai penyihir...

Restrukturisasi Takmir

Hari ini, kami putuskan dalam rapat untuk melakukan pembentukan ulang struktur takmir. Kami harapkan dnegnan bentuk struktur yang baru dapat memberikan perbaikan bagi kualitas pelayanan terhadap jama'ah masjid Al Mujahidin UNY.

keputusan ini merupakan hasil dari evaluasai kebelakang, yang memberikan banyak pelajaran berharga. Dan juga terutama kondisi yang telah berbeda. menuntut organisasi takmir agar lebih meningkatkan kualitas pengelolaan masjid dan pelayanan jama'ah.

Selain itu dibutuhkan pula anggota-anggota takmir yang memiliki skill pengelolaan yang bagus, disamping kemampuannya dalam Tsaqofah Islamiyah yang menjadi kompetensi dasar sebagai prasyarat masuk menjadi anggota takmir.

Semoga kepengurusan Takmir Masjid Al Mujahidin UNY kedepan lebih baik.


Thursday, March 7, 2013

Rihlah walimah, Edisi Etik&Arwyn


pernikahan penuh barokah
Sumber : www.flexmedia.co.id
Lagi... ada sahabat yang menikah. tanggal 7 Maret 2013. Etik Trisnawati dan Akhmad Arwyn. bertempat di daerah Playen, Gunungkidul. Keduanya, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah, dan penuh keberkahan.

Semoga dari mereka, tercipta keluarga dakwah yang dapat memberi sumbangsih bagi kemenangan dakwah. semoga dari mereka terlahir putera-puteri pejuang Islam, yang bergelora untuk menegakkan Dien di muka Bumi ini. menjadikan Islam sebagaimana karakternya yang mulia, rahmatan lil 'alamin..

Teruslah berjuang wahai sahabatku.. setelah ini, separuh hidup yang akan datang, adalah perjuangan benar-benar full sudah ga setengah-setengah lagi.. 

Wednesday, March 6, 2013

Metamorfosis Cinta

Jadi, apa cintamu?
Cinta yang tenggelamkah? atau cinta yang berlayar?
Mengarungi samudra luas.

Cinta yang tumbuh, bermetamorfosis.
membuat pecinta menjadi pejuang.

Mensyukuri Kesempurnaan

bersyukur atas nikmat
sumber gambar : http://quantumikhlas.com
Mungkin kita terlampau meniali apa yang kurang dari diri kita, daripada mencari apa yang telah Tuhan berikan kepada kita.

Saya secara tidak sengaja menyaksikan On The Spot Trans7. Episode kali ini menayangkan beberapa kisah mereka yang terlahir berbeda. kita yang terlahir sempurna, dengan kelengkapan fisik. penglihatan, pendengaran, dua tangan, dua kaki, wajah, kepala, tubuh, seluruhnya yang terlahir sempurna. Kisah mereka adalah yang ditakdirkan berbeda. Kembar siam.

Ada diantara mereka yang kecewa dan frustasi, lalau mengakhiri hidupnya. tidak tahan dengan kondisi kembar siamnya. bagaimana tidak, kemba siamnya menempel dikepala belakang dengan sebentuk wajah tanpa ekspresi. dia frustasi, karena seperti mendengar desisan-desisan aneh yang menempel dibelakang kepalanya itu. di usia 23 tahun, dia putuska akhiri hidupnya.

Monday, March 4, 2013

dibawah atap masjid

Disini, bekas ribuan sujud terhampar
Sujud ribuan hati yang meminta

Dalam syahdu.
terbata mengucap pinta.

Saturday, March 2, 2013

Masjidku, laboratoriumku

Masjid Al Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta
Sumber gambar : galeri.uny.ac.id
Masjid Kampus adalah masjid yang memiliki cita rasa yang unik dan cenderung berbeda dengan masjid-masjid yang berada ditengah-tengah kampung atau desa. Terutama dalam upaya pembinaan jama'ahnya.

Masjid kampung, memilki jama'ah yang relatif tetap. Orang-orangnya yang beribadah dimasjid kampung adalah mereka yang berdomisili di wilayah tersebut. sehingga daris segi pembinaan sebenarnya memudahkan dalam mencanangkan target-target pembinaan terhadap jama'ah. contoh yang paling real adalah masjid Jogokariyan. Berkembang dan bertumbuh membina jama'ah selama duapuluh-an tahun, dan saat ini bisa kita lihat hasilnya. dikenal sebagai salah satu masjid yang konsisten jumlah jama'ahnya bahkan cenderung meningkat. dari segi fungsi juga semakin berkembang. tidak sekedar tempat ibada mahdhoh semata, tapi bentuk pelayanan yang diberikan juga beragam. mulai persoalan kesahatan, sampai percetakan buku.

Sedangkan Masjid Kampus, jama'ahnya adalah jama'ah yang berganti ganti dalam kurun waktu yang sangat singkat. disamping itu, mereka tidak tetap dalam menggunakan masjid. Sehingga dari segi pembinaan hal ini cukup memberi tantangan yang besar. tetapi disinilah letak keunikannya. menantang. menuntut model pembinaan jama'ah yang cocok dan sesuai dengan karakter masjid kampus. belum lagi karakter jama'ah yang dihadapi juga beragam.

Goresan cinta untuk akh Feri | Sebuah Nasihat

goresan cinta untuk akh Feri
Sumber gambar: http://kopihijau.info
Assalamu'alaikum..

Teriring doaku pada kalian, para veteran dakwah kampus. Betul bahwa kalian telah menjadi veteran, tetapi semangat itu aku harapkan senantiasa berkobar. Aku yakin kalian adalah generasi terbaik yang terlahir dari rahim dakwah kampus, mewarisi keberanian untuk mengubah. mengubah diri menjadir pribadi Rabbani, mengubah orang lain agar menjadi masyarakat yang madani. Dan akhirnya berjumpa di surga. Di surgalah tempat kita berharap bertemu kembali. Mengenang masa-masa perjuangan menegakkan Tauhi pada diri dan orang lain.

Saya yang tertatih mengobarkan nyala api yang sewaktu-waktu nyaris redup, dan diwaktu yang lain kadang saya rasa ia akan mati. ya.. saya rasakan dakwah begitu menggigit. menekan pundak yang kian rapuh. merongrong semangat yang kian renta. Tetapi tetap, ku semangat-semangati juga.

Begini,. bukankah. kalian telah menjalani fase kampus!. Tentu keberadaan kita dimasa kini, mengakibatkan fase kampus itu menjadi masa lalu. dan konsekwensi masa lalu adalah "Pelajaran". Rangkaian pelajaran itu, akan menjadikan diri  kita siap untu menghadapi peristiwa-peristiwa masa depan atau sekarang, yang memiliki kemiripan dengan masa lalu itu (Sejarah).

Saya merasa bahwa pelajaran itu adalah mutiara. Sesuatu yang sangat berharga. Sangat sayang jika hanya menjadi koleksi pribadi saja. Saya ingin, kalian, dengan pelajaran berharga masa lalu itu, memberikan nasihat kepada seseorang.

Anggap saja namanya Feri (bukan nama sebenarnya), dia adalah seorang aktivis dakwah kampus yang datang belakangan sesudah kita. Mungkin semangatnya mengguli semangat kalian, kecerdasannya mengungguli kecerdasan kalian, atau daya tahannya melebihi daya tahan kalian. Tapi tetap saja, yang datang belakangan akan senantiasa mengharapkan nasihat dari yang berjuang duluan.

Saya ingin kalian memberikan nasihat kepadanya, tentang dakwah kampus. nasihat apa saja. apa saja yang boleh jadi kecil tapi penting menurtu kalian. 

Tuliskan nasihat itu, layaknya kalian sedang berbicara kepadanya. Kalian bebas menggunakan gaya bahasa model apa. Gaya bahasa mpu, gaya bahasa guru, gaya bahasa sahabat, gaya bahasa kakak, senior, ayah, ibu, lo-gue. Mau berbentuk artikel, cerita, cerpen, prosa, atau novel terserah.. **jangan puisi. kalaupun puisi, itu bersifat insert item, yang disematkan dalam nasihat tersebut.

Dan tulisan itu, akan kita hadiahkan kepadanya sebagi hadiah terindah. Bahwa kita, mencintai dakwah. Agar ia, pun lebih mencintai dakwah.

Kumpulkan tulisan ke sulhan89@gmail.com, atau inbox FB saya Mustaghfiri Ramadlan.
paling lambat 22 April 2013 


Setiap aku | Episode kehidupan

renungan doa pada sang pencipta
Sumbergambar : http://ujiankusukses.files.wordpress.com
Setiap aku memiliki episode kehidupannya masing-masing. Hanya kadangkala episode aku, saling keterkaitan dengan episode aku yang lain. 

Episode itu kadangkala bagi aku nampak begitu indah, mudah, dan penuh dengan nikmat. tapi tidak bagi aku yang lain. bagi aku yang lain, episode kehidupan disuatu waktu terkadang terasa pahit, bergelombang tinggi, menyiksa, menyisakan tangi kesedihan.

Aku akan terus menjalani episode demi episode kehidupan. Bahagia dan sedih, gembiran dan terluka, indah dan buruk, kuat dan lemah, nyata dan fatamorgana, lapang dan sempit, senang dan kecewa. Setiap aku pasti akan mengalaminya.

Tetapi episode itu tidak hadir melainkan untuk menguji aku. Allah hanya ingin tahu, manakah aku yang paling baik amalnya, atau beruntunglah aku yang menyucikan dirinya. 

Aku terus menerima dengan kesabaran, aku terus bersyukur atas nikmat yang diberikan. aku berdosa, lalu ia bertobat. aku diampuni dosanya, lalu bertobat lagi. aku sombong, lalu beristighfar. aku beramal, lalu mengikhlaskannya.

Aku lemah, maka aku berdoa. berdoa penuh harapan. terkadang aku mengucap doa yang sama selam hidupnya. dan dia tak melihat bahwa doa itu dikabulkan oleh yang Maha Pengabul doa. tidak sadar ternyata doa aku sedang ditangguhkan sementara. sampai suatu waktu ketika aku bertemu denganNya di Surga, aku mendapati apa yang menjadi doanya dulu kala di Dunia.

Aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira,aku bergembira, aku bergembira, aku bergembira...

Aku bersimpuh tersujud syukur. Dalam kasih sayang Allah aku menemui dirinya dilimpahi rahmat. Aku sungguh aku, sungguh aku ingin bertemu dengannya disurga.

Manhaj Tugas Baca KAMMI


Manhaj tugas baca KAMMI
Buku Mantuba AB 1
  • 1. Aqidah Islamiyah Sayyid Qutub
  • 2. Manhaj Haroki Jilid 1 Muhammad Ghadban
  • 3. Manhaj KAMMI Tim Manhaj KAMMI
  • 4. Tafsir Fi Zhilalil Quran Juz 30 (Surat 89-114) Sayid Qutub
  • 5. Madarijus Saihin Ibnu Qayyim Al Jauziyah
  • 6. Ibadah Dalam Islam Yusuf Qardhawi
  • 7. Al Islam Said Hawa
  • 8. UUD 1945 Tim Visimedia
  • 9. Api Sejarah Indonesia Jilid 1 A.Mansur Suryanegara
  • 10. One Purpose Milion Ways Carol Addrienne
  • 11. Pemikiran Politik Dalam Al Quran DR Tijani Abdul Qadir Hamid
  • 12. Membina Angkatan Mujahid Said Hawa
  • 13. KAMMI dan Pergulatan Reformasi Mahfudz Shidik
  • 14. Model Manusia Musllim Abad 21 Anis Matta
Buku Mantuba AB 2
  • 1. Al Wala Wal Bara Muhammad bin Sa’id Al-Qathani
  • 2. Risalah Pergerakan Hasan Al Banna Hasan Al-Banna
  • 3. Komitmen Muslim Terhadap Harakah Islam Fathi Yakan
  • 4. Tafsir Fi Zhilalil Quran Juz 30 (Surat 78-88) Sayyid Qutub
  • 5. Minhajul Muslim (Ensiklopedi Muslim) Abu Bakr Jabir Al-Jazairi
  • 6. Fiqih Sunnah Sayyid Sabiq
  • 7. Fiqih Dakwah Jum’ah Amin
  • 8. Sejarah Islam (sejak nabi Adam hingga abad XX) Ahmad Al-Usairy
  • 9. Pergulatan ideologi partai politik di Indonesia S. Kirbiantoro ,Dody Rudianto
  • 10. Karakteristik Umat Terbaik Prof DR Ali Abdul Halim Mahmud
  • 11. Api Sejarah Indonesia A. Mansur Suryanegara
  • 12. Rahasia Sukses Orang-Orang Sukses FBI Ruslanputra
  • 13. Memahami Ilmu Politik Ramlan Surbakti
  • 14. Re-Code Your Change DNA Rhenald Kasali
  • 15. Skill With People Les Giblin
  • 16. Mencari Format Gerakan Dakwah Ideal Dr Shadiq Amin
  • 17. Menjadi Manusia Pembelajar Andrias Harefa
  • 18. Seven Habits Stephen Covey’s
Buku Mantuba AB 3
  • 1. Menyucikan Jiwa DR.M.Abdul Qadir Abu Faris
  • 2. Pilar-Pilar Kebangkitan Umat Abdul Hamid Al Ghazali
  • 3. Kiat Membersihkan Hati Dari Kotoran Maksiat Ibn Qayyim Al Jawziyyah
  • 4. Energi Ibadah Syekh Tosun Bayrak & Murtadha Muthahhri
  • 5. Relasi Islam dan Negara Perspektif Modernis dan Fundamentalis Kamaruzzaman
  • 6. Dari Puncak Bagdad (sejarah dunia versi Islam) Tamim Ansary
  • 7. Agama dan Negara Perspektif Islam M Natsir
  • 8. Becoming Unstoppable Menang Dalam Olimpiade Kehidupan Anda Ruben Gonzalez
  • 9. Rekayasa Masa Depan Menuju Kemenangan Dakwah Islam Cahyadi Takariawan
  • 10. Super Muslim Imam Munadi
  • 11. Change Renald Kasali
  • 12. Kompetensi Plus Teori,Desain, Kasus dan Penerapan Untuk HR Serta Organisasi Yang Dinamis Parulian Hutapea,MBA dan Dr. Nurianna Thoha,MBA

Friday, March 1, 2013

Manajemen Masjid ; Budiman Musthofa, Lc.

Masjid. apa beda masjid pada masa Rasulullah dan masa kini?!

Saya rasa tidak banyak berubah. perbedaannya adalah bentuk penggunaan sekunder saja yang berubah. diluar fungsi utama sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi untuk membina ummat.

Tapi bukan tanpa tantangan, masjid yang memiki fungsi utama pemersatu dan pembinaan ummat seringkali terbengkalai bahkan ditengah-tengah mayoritas kaum muslimin Indonesia. Tengok saja masjid-masjid yang banyak itu, beberapa diantaranya hanya terisi saat sholat magrib dan Isya' sja, atau diwaktu dzhur dan ashar saja. Orang lebih banyak menghabiskan waktu ditempat kerja yang kadang tak bisa kompromi soal waktu sholat. anak-anak lebih suka bermain ke tempat-tempat hiburan dari pada mengisi waktunya menuntut ilmu dimasjid. ah barangkali memang karena sudah jarang guru ngaji yang mau mengajar mengaji. guru mengaji sekarang adalah usaha sambilan, atau mengajar saat dibayar. Ah.. memang hidup sangat keras. begitulah tantangan zaman.

Belum lagi masjid yang mengalami penyempitan fungsi. hanya digunakan untuk ibadah sholat semata. terbuka lima kali saja dalam sehari semalam, selain itu tutup kunci rapat. orang mengaji dilarang, orang mengadakan kajian dipersulit, orang mengadakan pengembangan masjid dihalang-halangi. Ah.. kalau dibiarkan bisa merusak tatanan masyarakat ita begitu mungkin pikirnya.

Tetapi semua itu tidak serta merta menjadi kesalah orang-orang yang berada disekitar masjid itu (Takmir :red). seringkali kita melihat seseroang melakukan kesalahan, atau perbuaatan buruk secara terus menerus karena memang tidak tahu. Ya.. ketidak tahuan seringkali membuat kita berbuat sesuatu yang secara tidak sadar merugikan pihak lain.

Manajemen Masjid

Oleh karena itu, Buku Manajemen Masjid karya Budiman Musthofa Lc. memberikan pencerahan kepada pembaca tetang bagaimana mengelola masjid, berikut menjelaskan fungsi-fungsi utama masjid dalam membina ummat. Selain itu dipaparkan secara detil terkait struktur, pengangkatan imam, tata letak ornamen masjid untuk memperindah interior masjid, serta beberapa perbandingan masjid-masjid yang berkembang di Indonesia dan perjuangan pendirian masjid-masjid yang berada di luar negeri.

Kata masjid terulang sebanyak dua puluh delapan kali dalam Al Qur'an. Dari segi bahasa, kata tersbeu terambil dari akar kata sajada-sujudun, yang berarti patuh, taat, serta tunduk dengan penuh hormat dan takzim.
Begitulah bunyi paragraf pertama Budiman Musthofa Lc. ketika mengawali pemaparan mengenai manajemen masjid. Beliau mengupas makna masjid sebagai awalan. secara langsung beliau mengutip ayat-ayat Al Qur'an yang menerangkan istilah-istilah yang berkenaan dengan masjid ini, seperti dalam QS Al Jin : 18 dan Qs at Taubah:108.

Peran Masjid yang paling utama  dari sekian banyak fungsi masjid adalah yang pertama sebagai tempat/sentra peribadatan umat Islam, terutama dalam melaksanakan Sholat lima waktu dan sholat-sholat sunnah lainnya.

Kedua sebagai sekolah, tempat berkumpul para ulama besa dalam mengajarkan ilmu, tempat menyampaian penejalsan hukum-hum syariat (taujih as-syar'i) atau arahan-arauhan keagamaan kepada masyarkat (taujih AL Ma'naw). 

Masjid Nabawi sebagai masjid pertama yang diabangun oleh Rasulullah Saw. setelah hijrah ke Madinah, memiliki peran yang sangat besar dalam mengajar dan mendidik ummat tentang perikehidupan Islami yang sesuai dengan wahyu. beberapa fungsi masjid Nabawi kala itu :

  1. Tempat ibadah
  2. tempat konsultasi dan komunikasi (maslah ekonomi, sosial, budaya)
  3. tempat pendidikan
  4. tempat santunan sosial
  5. tempat latihan militer dan persiapan alat-alatnya
  6. tempat pengobatan para korban perang
  7. tempat perdamaian dan pengadilan sengketa.
  8. Aula dan tempat menerima tamu
  9. tempat menawan tahanan perang
  10. pusat penerangn atau pembelaan agama
Begitulah, peran masjid yang sangat luas dipengaruhi oleh masyarakat yang memegang kuat tradisi Iman dan tradisi Ilmu Islam. yang tidak dimiliki oleh masjid masa kini.

Beberapa peran masjid saat ini beberapa memang telah digantikan oleh lembaga-lembaga bentukan pemerintah. tapi tidak berarti masjid tidak mampu menjalankan fungsi tresebut. disamping itu seperti yang dituliskan sebagai pengantar, masjid masa kini sudah mulai ditinggalkan dan mengalami penyempitan makna, hanya sebagai tempat ibadah semata. Menjauhnya ummat dari masjid akan menyebabkan ummat menjadi rapuh dan mudah hancur diserang oleh musuuh-mush Allah, baik serangan langsung, atau melalaui serangan-serangan pemikiran.

Oleh karena itu, gerakan kembali kemasjid merupayakan upaya masa kini yang harus menjadi prioritas kaum muslimin. Menjadikan masjid sebagai sentrum pembinaan dan pembangunan ummat. dari masjidlah peradaban Islam itu akan kembali tegak.

Selanjutnya Budiman Musthofa Lc. menjelaskan tentang bagaimana tahap-tahap membangun sebuah masjid. mulai dari niat yang tulus karena Allah Swt. semata, hingga bagaimana melakukan manajemen masjid agar masjid dapat berfungsi secara otimal.

Dan salah satu yang menarik adalah bagaimana melakukan pembinaan. Baik pembinaan bagi para pengelolanya, maupun pembinaan yang dilakukan terhadap jama'ah masjid itu sendiri. Mengelola masjid berbasis pembinaan.

silahkan lanjutkan dengan mambaca bukunya..