Tuesday, July 3, 2012

Sesingkat waktu dihari kiamat

Bila datang Hari kiamat, maka seolah mereka yang mengalaminya merasakan hidup ini hanya sehari saja, diwaktu pagi atau diwaktu sore.

Begitu dahsyat kejadian hari kiamat. itulah sesingkat-singkat waktu yang akan dirasakan manusia yang hidup pada peristiwa itu. terlalu banyak hal yang harus dilakukan oleh manusia, begitu banyak urusan yang dirasa belum selesai, sementara pada waktu itu pula bilangan waktu telah berhenti, Bumi memuntahkan isinya langit menjatuhkan apa yang disangganya.



Ada seorang ayah yang tidak sempat menyelamatkan anaknya, ada seorang ibu yang tidak sempat melahirkan anaknya, ada seorang anak yang tidak sempat menyelamatkan ibunya, ada seorang kawan yang tidak sempat menjenguk kawannya, ada seroang tukang bangunan yang tidak sempat menyelesaikan pekerjaannya, ada seorang guru yang tidak sempat menyelesaikan pengajarannya, ada seorang gembala yang tdak sempat memasukkan gembalaannya kekandangnya.

Ada pula seorang wanita yang tak sempat mengenakan busananya, ada seroang laki-laki yang belum menyelesaikan tugasnya, dan ada pula- dan  ada pula. Semua mereka itu tidak dapat menyelesaikan urusannya dikarenakan waktu yang tak berputar lagi, dikarenakan Hari Kiamat telah menghancurkan semua.

Sekejapnya hari kiamat itu, sesungguhnya dapat kita renungkan diakhir-akhir kala kita berada dipembaringan menjelang tidur.
Coba renungkan, seberapa lama waktu yang kita lewati dalam hari itu? sehari ketika kita terbangun, beraktifitas, lalu tidur kembali? semua serasa begitu singkat. ditambah ada begitu banyak pekerjaan yang belum terselesaikan hari itu dan harus dilanjutkan keesokan harinya. tak masalah jika kita terbangun, bagaimana jika tidak!

No comments:

Post a Comment

Pembaca yang baik meninggalkan jejak..